31 Okt 2014

Ngeblog, Antara Hobi dan Pundi-Pundi

Cimahi, 31 Oktober 2014

Bismillah

Sepekan ini mulai mendalami dunia perblogan kembali, jadi mulai mengerti dan paham ternyata di dunia blogger juga terdapat kubu-kubu an ya.  Ada istilah blog sampah ternyata... blog yang isinya curhat-curhatan doang katanya.  Ada yang menganggap memang itu fungsi blog mengeluarkan isi hati dan berbagi kalau mau bikin berita mah sudah saja jadi wartawan sekalian....

Awalnya saya ngeblog tahun 2007 di Multiply yang sekarang sudah wafat isinya kebanyakan tentang anak-anak. Perkembangan mereka, kejadian sehari-hari yang lucu, yang menegangkan apa pun tentang anak-anak rasa-rasanya saya tulis deh. Sedikit curhat juga ada, kalau mau dibilang blog "sampah" oleh mereka yang berpendapat demikian  mungkin iya juga hehe...

Sampai akhirnya multiply wafat yang membuat semangat ngeblog menjadi memudar. Ada waktu tenggang sih untuk memindahkan tulisan-tulisan tapi tetap saja membuat ribet dan saya tidak melakukan itu.  Hanya sebagian kecil isinya yang saya transfer ke blog ini.

Yang jelas dari ngeblog saya banyak menarik manfaat.  Kak Azizah bisa menghasilkan buku-buku juga karena awalnya ngeliat si umi ngeblog, ikutan ngeblog eh keasyikan nulis.   Kalau teteh Fathiya lebih karena kedorong-dorong aja.  Zaman dia mah uminya sudah jarang nulis.  Tapi alhamdulillah walau dia suka nulis dalam kondisi kepepet (pas perlu uang hahaha...buat dikirim ke media ) sudah ada buku antalogi juga, bahkan Fathiya lebih beruntung karena dia dari kecil sudah mulai kedorong-dorong nulis, bisa ikutan Konfrensi Penulis Cilik Indonesia sampai empat kali termasuk yang bulan November nanti,  KPCI ajang keren buat anak-anak pengalaman jauh dari ortu, nginep di hotel berbintang, ketemu penulis cilik se Indonesia, jalan-jalan ke tempat wisata, ada pelatihan gratisnya eh pulang2 dibekalin uang juga hehe...

Alhamdulillah hobi ini sangat baik, cuman si sayahnya aja yang maju mundur cantik haha... Yang jelas walau tidak diseriusin juga berawal dari ngeblog inilah saya punya beberapa buku antalogi tiga sudah terbit, beberapa gak jadi terbit, ada juga yang gak jelas... ya sudah rapopo. Beberapa kali menang lomba-lomba dapat hadiah ballpoint cantik, modem (yang dipake sekarang internetan),tas, buku-buku senilat jutaan rupiah itu juga dari ngeblog. Memang masih sangat-sangaaaat jauh dari teman-taman yang lainnya tapi pokoknya hobi ini memang sangat baik dan bermanfaat, selain itu manfaat lainnya antara lain  mengasah kemampuan menulis kita, ,memaksa untuk rajin membaca, mengisi waktu luang, menyalurkan hobi menulis, hobi curhat (curhat kok hobi xixixi...) dsb.  Tinggal saya seriusin pasti makin banyak manfaat yang saya dapat termasuk orderan menulis sampai jt jt seperti teman-teman yang sudah lama malang melintang di dunia perblogan atau minimal dari iklan-iklan yang dipasang.


Sepekan terakhir ini saya mulai aktif menulis lagi.  Belum seminggu sudah banyak yang saya dapatkan termasuk uang hasil reportase.  Waah senang dong dari hobi jadi duwit, walau sempat di protes anak-anak, karena yang biasanya si umi banyak stand by di rumah atau pun kalau pergi mereka bisa ikut, tiba-tiba mulai pergi-pergi an tanpa mereka boleh ikut serta.  Tapi alhamdulillah pas pulang bawa oleh-oleh hadiah dari penyelenggara. Wuiiih rebutan, mereka seneng juga uminya bawa oleh-oleh, ini berkat ngeblog kata si umi, padahal mah modus biar mereka tidak protes kalau si uminya ngelayap terus hehe...

Anak-anak sudah beranjak besar, misua sudah nawarin untuk meng upgrade blog biar diseriusin tinggal sayanya aja yang suka maju mundur cantik (keukeuh hihi..).  Bukan apa-apa siih, saya kan bussiness woman skala nasional (wkwk... Amin aja deh... ) jadi masih disibukkan sama hal-hal sedemikian itu yang terkadang menguras waktu, pikiran dan tenaga yang lumayan...belum urusan IRT dll.. jadi begitu deh.  Mudah-mudahan saja bisa, saya mau lihat lima - enam bulan ini, kalau saya konsisten oke deh.. saya seriusin.... 

Semoga bisa ya.... harus bisa ... insya Alloh bisa.... Aamiin Allohumma Aamiin

28 Okt 2014

Tips Cerdas Finansial dari Reksadana Manulife

Cimahi, 28 Oktober 2014

Bismillah,



Beruntung sekali saya bisa mengikuti Roadshow Investalk 3I (Insyaf, Irit, Invest)  yang diadakan oleh Reksadana Manulife hari Minggu 26 Oktober 2014 di Giggle Box Istana Plaza Bandung.  Mengapa saya merasa beruntung ?  Karena saya mendapat banyak pencerahan dari acara tersebut, pengen dong saya share keburuntangan ini buat teman-teman.. okey deh saya share di blog ini saja ya...

Share ini dulu deh :)
Ada tiga langkah cerdas yang harus kita miliki ketika kita ingin masa depan kita terencana dengan baik.

1. Sadar

Sadar disini berarti kita mengetahui atau memahami bahwa:

Kebutuhan di hari tua itu besar
Harga akan semakin mahal
Hidup itu harus Nanti Bagaimana jangan Bagaimana Nanti

Rata-rata usia orang Indonesia sekarang adalah 75 tahunan, usia pensiun rata-rata 55 tahun.  Tersisa 20 tahun, saat dimana kita tidak memiliki penghasilan. 20 tahun kali 12 bulan adalah 240 bulan.  Ada 240 bulan masa pensiun tanpa penghasilan coba kita kalikan dengan biaya hidup kita sebulan.  Sejumlah itulah yang harus kita persiapkan untuk masa pensiun kita.

Sadar bahwa harga makin mahal, kita bandingkan saja ya.
Tahun                    Harga Beras
2000                          2.624
2003                          3.062
2013                          8.000
2023 (prediksi)         19.185

Sadar bahwa bila ingin masa depan kita cerah maka hidup kita harus Nanti Bagaimana jangan Gimana Nanti, berarti kita harus mempersiapkan segala sesuatunya untuk kehidupan kita nanti.

2, Irit

Tips irit yang paling penting adalah belanja harusnya lebih kecil daripada penghasilan.  Irit banyak caranya, yang paling utama adalah irit dalam kehidupan kita sehari-hari karena itu pengeluaran terbesar kita.  Selain itu langkah irit yang lain adalah Pay yourself first.  Kita harus menabung terlebih dahulu, baru sisanya untuk kehidupan sehari-hari kita. Dengan cara itu kita dipaksa untuk menabung dan dipaksa menggunakan uang sisa untuk kehidupan sehari-hari.

3,  Investasi





Dengan fluktuasi inflasi di negara kita, kita bisa lihat di gambar atas bahwa dengan berinvestasi keuntungan yang akan kita dapatkan lebih besar.  Daripada menabung di rumah atau bahkan di bank, bunga atau bagi hasil yang kita dapat tidak akan dapat mengejar kenaikan harga yang ada.

Reksadana Manulife memberikan sebuah alternatif investasi yang terjangkau alias murah karena dengan uang Rp 100,000 kita sudah bisa mulai investasi kita.  Mudah,  karena tidak ribet, uang kita dikelola oleh ahlinya.  Ada Manajer Investasi yang berpengalaman yang akan mengelola uang kita.  Bebas Pajak, transparan karena informasi Nilai Aktiva Bersih dan kinerja reksadana dapat diakses dengan mudah melalui surat kabar atau situs internet di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan sesuai dengan UU Pasar Modal.


Itulah tiga tips langkah cerdas finansial, jadi yang harus kita lakukan adalah :

  • Pay Yourself First,        amankan dulu hari depan kita baru yang lainnya.
  • Regular                         berinnvestasi secara regular (bulanan)
  • Act Now                      menunda itu mahal, makin lambat kita berinvestasi makin banyak                                              yang harus kita sisihkan dari pendapatan kita tiap bulannya
  • Disiplin                        bisa pakai fasilitas debet otomatis anti repot, anti lupa
  • Hubungi                      Reksadana Manulife........... :)       

Ok segitu deh sharing dari saya asyiik kan? Hehe... semoga bermanfaat ... jangan lupa untuk selalu merancanakan masa depan kita.


27 Okt 2014

Segarnya Green Paradise di Nien's Corner

Cimahi, 27 Oktober 2014

Bismillah,

Berwisata kuliner di kota Bandung memang mengasyikan, salah satu tempat kuliner yang layak untuk dicoba  adalah Nien's Corner yang berlokasi di Jl. Natuna No 16 Bandung. Mini Resto pendatang baru yang mengusung konsep minimalis serta semi terbuka ini memang cukup mungil. Saya menebak tempat ini tidak akan muat untuk kami yang datang berkelompok.  Tapi ternyata tebakan saya salah Nien's corner menyediakan meja kursi di halaman resto bila pengunjung membludak.

Salah satu sudut di Nien's Corner
Ketika saya menanyakan menu apa yang menjadi andalan resto ini, pelayan menjawab Green Paradise, karena penasaran saya memesannya, sementara untuk makanannya dijawab dengan Tenderloin My Style, tapi saya lebih tertarik memesan spagheti.  Ternyata spagheti disini macam-macam  ada Spagheti Chiken Cream spageti yang dicampur dengan ayam, Spageti Pistacora yang dipadukan dengan sea food, ada Spageti Mushroom yang dipadukan dengan jamur ada juga spageti bolognise,  Saya memilih Spagheti Bolognise, spagheti original kesukaan saya. Rasanya memang yummy, lebih enak dari spagheti yang biasa saya makan.
Green Paradise
Green Paradise memang layak menjadi menu minuman andalan, minuman yang merupakan paduan jus sawi hijau dibagian atas dan lemon dibagian bawah ini memang memiliki sensasi yang luar biasa. Minuman ini pantas menjadi pilihan karena selain menyehatkan juga rasanya yang memang enak dan segar.  Saya tidak menyangka jus sayuran kalau pandai memadupadankan dan mengolahnya ternyata bisa seenak ini.

Selain itu saya juga mencoba Chiken Caprittada, menu paduan antara ayam, kentang, wortel dan brokoli ini memang layak untuk dicoba. Selain menu modern yang berbau eropa saya juga melihat ada aneka nasi goreng, aneka soto dan aneka minuman.


Mini resto yang berada satu kawasan dengan Latief Inn Hotel ini memang layak untuk dijadikan salah satu target wisata kuliner, selain harga yang cukup bersahabat, rasa yang enak juga tempatnya yang nyaman karena sekeliling lokasi berderet pohon besar yang rindang. Selamat mencoba dan merasakan kesegaran Green Paradise serta menu yang lainnya :)

24 Okt 2014

Menjadi Anak-Anak Kembali

Cimahi, 24 Oktober 2014

Bismillah,

 Ada satu pesan yang saya ingat pada acara parenting yang diadakan di Sekolah Interaktif Gemilang Mutafanin sekolah  anakku yang keempat Mushab yaitu selalu mengingat masa-masa ketika kita menjadi anak-anak.  Karena kita sudah berpengalaman menjadi anak-anak sementara anak-anak kita belum pernah menjadi dewasa.

Parenting yang diisi oleh penulis cerita anak, pendongeng sekaligus owner penerbit yg menerbitkan buku-bukunya (Rumah Pensil Publish) ini, Kak Eka Wardana diadakan pada hari Sabtu tanggal 18 Oktober 2014. Acara parenting kali ini mengangkat tema tentang Parenting in Gadget Era.

Terus terang bagiku hal yang cukup sulit untuk mengingat kembali masa kanak-kanakku.  Rentang usia yang begitu panjang (lebih dari 40 tahunan) juga terlebih aku tipe orang yang paling cepat lupa pada masa-masa yang telah lalu.  Khusus mengenai hal ini aku pernah bertanya pada seorang psikolog di sebuah acara parenting yang ku ikuti.  Jawabannya tipe-tipe orang berbeda-beda ada yang seperti kertas berminyak yang ketika sesuatu menempel pada kertas itu maka akan bertahan lama menempel di kertas itu dan ada pula yang sebaliknya. Diambil hikmahnya saja, hal-hal yang menyedihkan dan tidak mengenakan hati mudah hilang dalam ingatanku hahaha.... meureun.

Kembali ke acara parenting tadi Ka Eka mengingatkan agar kita selalu teringat apa yang kita sukai ketika kita masih anak-anak. Apa coba?  Bermain, bernyanyi, mendengarkan cerita apa lagi ya.... Ya anak-anak paling suka bermain bukan?  Jadi kesimpulannya adalah sering bermainlah dengan anak-anak kita.Itu akan mendekatkan diri kita dengan anak-anak.  Mendongenglah untuk anak-anak kita, itu akan sangat berkesan bagi anak-anak kita. Bernyanyilah bersama dan untuk anak-anak kita, itu akan menyenangkannya.



Pada kesempatan itu juga kami diajak untuk bernyanyi dan menari.  Bermain tebak-tebakkan, kak Eka memberi contoh cara mendongeng yang baik.  Tentang gadget, hasil penelitian di luar negeri menyebutkan bahwa 9 jam dalam sehari digunakan untuk menggunakan gadget.  3.5 jam hiburan, 2,5 jam berita, 2 jam medsos dan 1 jam untuk game.

Ada efek positif penggunaan gadget diantaranya meransang kecerdasan anak, mengenal teknologi, mengurangi stress menambah percaya diri dll.  Tetapi efek negatifnya pun banyak diantaranya menjadi orang tua pengganti, menurunkan kualitas komunikasi dan kebersamaan, tingginya tingkat kekerasan, korban iklan, lolita efect (anak2 yang berprilaku seperti dewasa) dll.

Hasil penelitian di luar negeri  menyebutkan bahwa dalam seminggu hanya 3,5 menit yang digunakan untuk  ngobrol berkualitas antara orang tua dan anak.  Hmm sungguh tragis bukan?  Hiks.. hiks..Sementara itu The ways to managing gadget nya adalah dengan cara mencoba untuk mengerti dan memahami game dan tontonan yang dimainkan dan ditonton anak kita, awasi, buat aturan, pantau semaksimal mungkin, komunikasi dsb.

Oya seperti biasa aku selalu berusaha untuk mendapatkan oleh-oleh untuk anak-anakku.  Mereka selalu senang dengan hal ini.  Kalau mereka ikut  pasti suka mendorong-dorong aku agar aku bertanya atau menjawab pertanyaan agar mendapat doorprice. Kemudian si kecil akan pamer sama-sama temannya. (Naah suka pamer adalah salah satu sifat anak-anak,,, kalau kita suka pamer berarti..... isi sendiri saja ya hihi..)  Tak seberapa sih tapi membuat anak senang mengapa tidak?xixixi...sayang anak... sayang anak. *modus



Sudah saja sekian karena waktuku sudah habis, ga sempat edit, ga sempat baca lagi seadanya sajah langsung tayang... #emak rempong.xixixi...