29 Des 2015

Keranjingan Fotografi Gara-Gara Hisense Pureshot Plus

Sebetulnya saya termasuk penganut tipe setia terhadap hape yang digunakan, selama masih bagus dan masih bisa memenuhi kebutuhan saya sebagai blogger, saya tidak akan menggantinya.  Apalagi hape saya itu pas banget dengan karakter saya artinya saya enjoy banget menggunakannya.  Jadilah saya tak memiliki niatan menjual hape itu untuk kemudian diganti dengan hape baru.  Sudah sedikit ketinggalan siih, karena sudah satu setengah tahun yang lalu, kan kalau hape pastinya cepat banget perkembangannya, terus menerus keluar jenis terbaru yang lebih canggih.

Sampai suatu ketika mendapatkan penawaran untuk menggunakan satu jenis hape bermerk Hisense Purshot Plus HS L695.  Sempat bimbang juga antara sudah kadung jatuh cinta dengan hape lama, dan tergiur hape Hisense yang aduhai dari tampilannya.  Tampak jauh lebih tipis dan terkesan jauh lebih mewah.  Baru seminggu menggunakan hape Hisense Purshot Plus ini saya malah langsung jatuh cinta dan lebih memilihnya, untuk kemudian saya pun  memutuskan untuk menjual hape lama dari merek terkenal tersebut.


Apa yang membuat saya berubah pikiran dan akhirnya menjual hape kesayangan yang sudah setia menemani itu?  Tentu saja karena ternyata hape baru jauh lebih bisa memenuhi kebutuhan saya sebagai blogger, selain penampilannya yang elegan, hape tersebut membuat saya jatuh cinta pada dunia fotografi.  Hasil jepretannya itu lho, kok seperti membuat kemampuan memotret saya berlipat jauh meningkat hahaha…, Yup sebagai blogger selama ini saya merasa kemampuan fotografi saya memang kudu ditingkatkan, dan merasa harus mengambil kelas fotografi agar tulisan saya bisa didukung dengan foto-foto yang cantik seperti teman-teman bloggerku yang lain.

Dengan kamera belakang 13 MP yang memiliki resolusi gambar hingga 4160 x 3120 piksel. dan kamera depan 5 MP memang membuat hasil foto-foto saya menjadi aduhai  (xixixi… kepedean ya… paling tidak jauhlah dibanding sebelum memakai hape baru ini) , saya pun jadi keranjingan dunia fotografi.  Kemana saya pergi, tiap ada yang menarik langsung saya jepret.  Jadi banyak hal-hal unik yang bisa dibahas dari hasil jepretan ini.  Misalnya ketika saya pulang dari Jakarta mengunakan kereta api Argo Parahiyangan, pulangnya saya melewati tumpukan gerbong kereta yang sudah tak layak pakai, saya langsung memotretnya dan ternyata ketika saya posting di fesbuk, foto jepretan saya itu bisa  menjadi bahan diskusi teman-teman di fesbuk. 





Tentu saja saya harus belajar banyak, karena kemampuan memotret saya memang minim, tapi dengan kemampuan memotret yang minim pun saya sudah pede pake bingits deh hihi…  Tengok saja di fesbuk, saya  sudah berani sering memejeng hasil jepretan padahal sebelumnya mana pede saya mengupload foto di fesbuk untuk menunjukkan seni fotografinya, Instagram pun sudah mulai sering saya update, pokoknya jauh lebih pede lah dari sebelum memakai Hisense Pureshot Plus ini…. Alhamdulillah, satu kekurangan saya sebagai blogger bisa tertutupi dengan adanya Hisense Purshot Plus ini.  Saya pun jadi semangat untuk belajar fotografi ini, sayang kan kemampuan kamera bagus, kalau tidak ditunjang kemampuan memotretnya, minimal teknik dasar memotret harus mulai saya kuasai sedikit demi sedikit.



Memang cuman itu ya kelebihan dari Hisense Pureshot Plus ?  Meski yang paling menonjol dan berguna banget bagi saya kameranya yang keren itu, tentu saja bukan hanya itu.  Masih banyak kelebihan-kelebihan lainnya.  Tengok saja spesifikasinya yang keren pake bingits, tentu semua itu menjadi nilai lebih bagi Hisense Pureshot Plus ini.

Spesifikasi Lengkap:



Di negara-negara maju Hisense ini sudah terkenal sebagai produk yang bagus lho, saya pun sudah melihat bagaimana canggih dan besarnya perusahaan Hisense ini, tentu saja via video bukan langsung pergi ke sanalah.. hihi..  Kalau di Indonesia memang Hisense belum terkenal ya, dan susah juga mengubah paradigma masyarakat yang menganggap produk Cina itu kurang bagus, mengingat selama ini Indonesia banyak dibanjiri oleh produk Cina produk pasaran yang mutunya memang kurang bagus.  

Padahal tidak semua produk Cina kurang bagus, ada lho yang kualitasnya bisa menyaingi produk negara tetangganya yaitu Korea dan Jepang.  Ya seperti  merek Hisense ini yang merupakan produk Cina High Class, menggunakan Hisense Pureshot Plus selama lebih dari sebulan, membuat saya bisa membedakan kelebihan dari hape sebelumnya yang bermerek sudah terkenal.  Tentu saja bukan spesifikasinya yang dibandingkan karena hape lamaku itu, tidak sebanding dengan hape baruku bila dibandingkan spesifikasinya.  Hape lamaku kan sudah lama jadi tentu saja sudah tertinggal jauh kemampuannya dengan hape-hape model terbaru.


Paling tidak saya bisa membandingkan kenyamanan menggunakannya.  Biasanya produk Cina yang tidak berkelas tidak membuat saya nyaman seperti misalnya tuts-tutsnya dan layarnya. Tapi produk Hisense Pureshot Plus ini lain, sesuai tampilannya yang high class, menggunakannya pun memang ala hape yang berkelas tinggi. Terlebih layar Hisense Purshot Plus ini luasnya 5,5 inchi membuat lebih leluasa untuk bermulti media. 

Penasaran dengan Hisense Pureshot Plus ini?  Pantengi aja terus Twitternya @HisenseID dan @Smartfrenworld untuk provider yang di bandling satu paket dengan Hisense ini. Pokoknya paket yang klop deh.  Smartfrend kan jangjauannya luas dan cepat pula.  Kita juga bisa mampir ke websitenya kalau kita ingin tahu lebih jauh tentang Hisense Pureshot Plus ini. Ok cukup segini aja ya cerita Hisense Pureshot Plus ini, semoga bermanfaat ya… ^_^.  O ya hape ini dibandrol di harga 3,2 jutaan sedang ada promo cash back lima ratus ribuan lho..Asyikkan bisa mendapatkan hape secanggih ini dengan harga yang lebih

25 Des 2015

Bu Uso Sang Pemenang Kehidupan

Hari Ibu telah berlalu beberapa hari yang lalu, ada banyak sosok-sosok ibu hebat di sekitar kita yang pantas mendapatkan selamat atas kesuksesannya pada Hari Ibu ini.  Sosok yang menginspirasi yang telah berhasil menjadi ibu yang sukses dan memancarkan cahaya untuk orang-orang di sekitarnya.  Salah satunya adalah sosok Bu Uso tetangga ku ini….

“Selamat ya Bu, sudah sukses sekarang”  Kuucapkan kata itu dengan penuh takjim dan sepenuh hati pada ibu tetanggaku itu.  Ada binar  bahagia dan bangga di wajahnya. Saya biarkan dia menikmati itu, karena memang wajar ia mendapatkannya.. “Alhamdulillah hasil berjuang..” Jawabnya sejurus kemudian.  “Datang ya Umi, ditunggu..” Ujarnya kemudian.  Saya hanya mengangguk sambil memberinya senyuman.

Bu Uso ketika dikunjungi di rumahnya

Saya masih ingat betul percakapan kurang lebih setahun yang lalu itu, saat perempuan tetangga saya itu mengundang syukuran anaknya yang ketiga.  Anaknya yang baru lulus dari sebuah universitas dekat rumah kami terpilih menjadi ABRI yang direkrut dari para sarjana terpilih di seluruh Indonesia.  Dengan seleksi yang teramat ketat putranya yang sarjana psikologi itu berhasil mendapat urutan pertama seleksi tentara karir se Indonesia dan langsung mendapat pangkat Letnan Dua. 

Saya pun terpukau ketika keesokan harinya datang memenuhi undangannya, rumahnya yang dulu hanyalah berupa rumah gubuk telah berubah wujud menjadi rumah mungil yang nyaman dan berlantai dua.  Memang meskipun ia tetangga dekat rumahku, jarang sekali saya melewati rumahnya yang memang agak di belakang itu.  Saya hanya sempat tahu kalau dia sedang membangun rumah, karena hampir tiap hari dia melaundry baju keluarganya di tempat laundry an milikku.  “Sedang direnovasi rumahnya, sebulan dua bulan ini kost di kost-kost an dulu, jadi susah nyuci..” Jawabnya ketika kutanya mengapa tidak mencuci sendiri.


Perjuangan berat yang ibu itu lalui berbuah manis sekali, kelima anak-anaknya telah sukses sekolah di sekolah yang cukup tinggi.  Anak keempat sedang kuliah di jurusan informatika universitas yang sama dengan ketiga kakaknya lewat jalur beasiswa pula, sedangkan si bungsu masih duduk di bangku SMA.

Saya kagum pada perjuangan si Ibu tetangga saya itu, sebut saja bu Uso, memang ia biasa dipanggil seperti itu.  Masih terbayang di pelupuk mataku, sosok bu Uso dengan sedikit terpincang melewati rumahku setiap hari untuk berkebun sebagai mata pencaharian utamanya.  Pergi pagi, pulang sore itu yang dilakukannya tiap hari. Bukan tanah sendiri bahkan, ia harus mengontrak tanah itu sebesar delapan jutaan per tahunnya.  Ia harus banting tulang dari pagi hingga petang bercocok tanam dan beternak ayam untuk memenuhi kebutuhan hidup, sekolah anak-anak dan membayar kontrak tanahnya.

Yang saya kagum dari Bu Uso adalah keteguhan hatinya dan semangatnya untuk terus berjuang menyekolahkan anak-anaknya walau keterbatasan biaya menghadangnya.  Masih terbayang, saat ke rumahnya untuk mengambil komputer yang terpaksa dijualnya.  Keempat anak-anaknya sedang tekun belajar diterangi cahaya lilin yang temaram…entahlah mungkin listriknya belum dibayar hingga mereka belajar dalam kondisi kurang cahaya, padahal kutahu persis saat itu tidak sedang ada pemadaman listrik.

Sosok yang teguh pada cita-citanya, sementara tetangga sekitar banyak yang menyerah pada keadaan, membiarkan anak-anaknya terlarut pada kegagalan dan semangat menuntut ilmu yang rendah.  Ia berbeda, bersama suaminya yang pekerjaannya juga mengurusi kebun, mereka terus menerus menyemangati anak-anaknya untuk rajin belajar dan tidak menyerah pada keadaan.  

Bu Uso dengan anak keduanya
Beberapa tetangga ada juga yang mencibir karena hutangnya kemana-mana untuk keperluan sekolah anak-anaknya.  Yang kukagum dari Bu Uso, meski lama sekali bahkan mungkin bertahun ia akan selalu ingat hutangnya, dan pasti akan membayarnya.  Dulu, bukan sekali dua kali dia meminjam uang padaku.  Setelah kutahu  perjuangannya, saya selalu berusaha memberinya pinjaman selama memang ada.   

Bukan satu dua pula tetangga yang mencibir, menganggapnya sombong, menyekolahkan anak tinggi-tinggi padahal ia orang tidak mampu. Tapi ia tidak mempedulikan semua itu, ia menekankan kepada anak-anaknya agar tidak seperti ayah ibunya, mereka harus bisa hidup lebih baik dan tidak ada cara lain selain belajar sungguh-sungguh dan sekolah yang tinggi.  Tidak hanya tinggi, tapi harus paham juga apa yang mereka pelajari dan untuk apa mereka sekolah.

Sebetulnya anak-anak Bu Uso diterima di beberapa perguruan tinggi negeri lewat jalur bea siswa.  Karena keterbatasan biaya untuk kebutuhan sehari-hari mereka di tempat kuliah yang memang lumayan jauh dari tempat tinggalnya, akhirnya mereka memutuskan untuk kuliah di perguruan tinggi swasta dekat rumah.  “Lebih murah biaya hidupnya Mi”.  Begitu dia beralasan ketika kutanya kenapa tidak mengambil bea siswa universitas negeri favorit yang diterima anak-anaknya.  Jadilah anak pertama sampai ketiganya kuliah di universitas swasta dekat rumah. Tak perlu memakai ongkos, karena tinggal jalan saja, untuk makan pun bisa bersama-sama, memang jauh lebih murah.

Istimewanya, semua anak-anak bu Uso meraih nilai cumlaude, Bu Uso bersama suaminya pandai sekali mengarahkan anak-anaknya untuk menjadi anak-anak yang bertanggung jawab pada masa depannya.  Anak-anak yang rajin belajar dan tidak suka membuang waktu untuk sesuatu yang tidak berguna. Ditekankan pula semenjak mereka kecil untuk tidak suka jajan, dan perut selalu terisi walau harus makan hanya dengan garam saja.  

Meskipun mereka hidup miskin, tapi anak-anak bu Uso tinggi-tinggi, sehat, cantik dan tampan, tak terlihat kemiskinan pada sosok mereka, bila tidak tau keadaan mereka sebenarnya.  Bu Uso memang ibu yang bertanggung jawab, seluruh hidupnya ia baktikan untuk anak-anaknya.  Ia tak peduli pada dirinya yang sering sakit dan terlihat tua, ia tak lagi memiliki rasa malu untuk berhutang ke sana ke mari untuk membeli kebutuhan sekolah anak-anaknya.  Apa pun ia lakukan asal halal untuk anak-anaknya….

Ia tak mengenal rasa lelah demi masa depan anak-anaknya…

Kini ia tinggal memetik hasilnya, perjuangan bertahun-tahun pasti penuh duka dan air mata, dicela banyak orang karena sepertinya ia terlihat terlalu memaksakan diri, pasti ia merasakan celaan itu.  Keteguhannya pada cita-citanya terbayar sudah, tiga anak-anaknya langsung mendapatkan pekerjaan yang layak begitu lulus kuliah.  Bahkan si tengah yang kini tengah menjalani pendidikan ketentaraannya di Magelang berujar pada ibunya agar tidak usah berlelah-lelah mencari uang lagi,  ia pun berencana mengumrohkan kedua orang tuanya.  Meriding saya mendengarkan Bu Uso menceritakan itu dengan air mata di kedua sudut matanya karena terharu bahagia.

Salah satu sudut rumahnya kini

Tak ada lagi rumah gubuk itu, tak ada lagi duka, tak ada lagi upaya menahan malu untuk pinjam ke sana ke mari, tak ada lagi air mata pilu.  Terakhir saya memenuhi undangan pernikahan anak pertamanya, seorang perempuan cantik berhijab yang sudah bekerja di sebuah perusahaan yang cukup besar.  Dalam sebuah pesta pernikahan yang meriah dan cukup megah, di sana  saya melihat Bu Uso dan suaminya pun berdiri tersenyum penuh kebahagiaan.  Ia pun mendapatkan seorang mantu dari keluarga yang cukup berada.

Sungguh kehidupanmu sangat menginspirasi sekitar, kau tunjukkan bahwa kebahagiaan bisa kita raih bila kita mau berjuang.  Kau tunjukkan  bahwa masa depan adalah milik mereka yang mau memperjuangkannya.  Kau tunjukkan bahwa rintangan yang menghadang bukan untuk membuat surut ke belakang. Kau sudah membuktikan itu pada sekitarmu, kau membuka mata sekitarmu.. Kini tidak ada lagi cibiran yang mencemooh dirimu…

Mudah-mudahan sosok bu Uso bisa mengubah paradigma beberapa tetangga-tetangga sekitarmu, yang lebih banyak membuang waktu untuk sesuatu yang kurang berguna.  Yang lebih mementingkan gaya hidup daripada berjuang untuk masa depan, yang sangat mudah menyerah pada keadaan..
Dengan sepenuh takjim dan dari relung hatiku yang terdalam di momen Hari ibu ini kuucapkan kembali selamat telah menjadi seorang pemenang kehidupan.  Bu Uso, kau memang seorang ibu yang menginspirasi

24 Des 2015

Belajar dari Seorang Dosen Galau (2)

Belajar dari Seorang Dosen Galau 

Saya kan sudah cerita kalau saya  sedang ngepoin blogger-blogger keren, dalam rangka belajar, mengejar ketertinggalan saya selama ini,  cerita prolognya ada di sini ya….  Nah salah satunya yang saya kepoin kan Dosen Galau alias Kang Arul.  Kesempatan emas itu hadir dalam hidupku ternyata (cieee..lebay mode on).  Iya, akhirnya saya bisa ikut acara #kelasblogger.. Yeaaay… Alhamdulillah senenglah pastinya. Bersyukur banget, jadi gak akan saya sia-sia kan kesempatan ini untuk menyedot ilmu dari setiap pembicaranya.

Acara Kelas Blogger edisi Bandung ini sebenarnya menurut jadual mulai jam 13.00 tetapi karena berbagai sebab acara agak molor dikit. Gak apa-apa sih soalnya acara pertamanya makan siang, jadi acaranya nyantai dan bebas, kebetulan banget eh kebetulan juga maksudnya ..hihi.. saya kan belum makan siang.  Soalnya berangkat dari Cimahi jam 11 jadi perut belum minta diisi, tiba di tempat hampir jam 13 an, nah sang perut sudah mulai keruyukan kalau jam segitu mah.  

Kebetulan juga acaranya hari jum’at jadi para blogger yang laki-laki juga pada sholat jum’at dulu.  Jadinya saat saya tiba di tekape masih agak sepi, para blogger belum banyak yang datang hanya baru beberapa orang,  saya pun  langsung sholat dzuhur dulu. Setelah sholat saya dan beberapa teman yang sudah datang langsung melahap makan siang yang sudah disediakan panitia.  Niatnya sih  biar nanti bisa lebih khusyu menyimak rangkaian acara yang lumayan padat selain karena memang sudah lapar juga hehe..

Sebetulnya Dosen Gaul itu pembicara ketiga berhubung saya sedang ngepoin beliau ini, dan selaras dengan judul di atas, tulisan ini mau bercerita tentang isi materi season beliau dulu ya, walau sebetulnya semua materi asyiik punya lho... Mudah-mudahan di tulisan ketiga saya bisa mengupas tuntas materi yang lainnya.

Salah satu gaya Sang Dosen Galau
Kang Arul sebetulnya mempunyai nama asli Dr. Rusli Nasrul, MSi, ternyata seorang doktor ya, pantesan pinter haha…Beliau itu seorang dosen juga makanya nama lainnya adalah Dosen Galau.  Gak tau kenapa pakai embel-embel galau, saya belum mendengar ceritanya.   

Beliau sebetulnya orang Cimahi, ini sebetulnya cerita diluar acara siih, kan waktu di parkiran saya sempet nanya-nanya juga. Kang Arul itu orang Cimahi yang sudah meninggalkan Cimahi semenjak lulus SMA untuk keliling Indonesia.  Gak tau ya untuk urusan apa, beliau gak bilang juga.  Sssttt .. jangan bilang-bilang ya beliau sempet cerita tentang mantannya yang orang Cimahi lho.., kayaknya Kang Arul belum 100% move on deh dalam hal ini…hahaha *dijitak Kang Arul.  Bisa jadi embel-embel galau ada hubungannya sama ini ya… Moga aja istrinya gak baca ya bwahahaha... ketawa lagi deh..,..gak deng Kang Arul mah gitu da orang nya banyak banget candanya.

Skip ah urusan internalnya,  kesan pertama memang menggoda banget Kang Arul tuh, meski kebagian giliran paling bontot tapi gak bikin kita suntuk.  Serasa sedang menyaksikan Stand Up Comedy deh, tapi gak kehilangan isinya sih.  Banyak banget yang Kang Arul ajarin dan bermakna banget terutama untuk saya, blogger sepuh tapi masih belia di pengalaman. Banyak ‘petuah-petuah’nya yang jleb banget.. saya banget gitu lho…. Duh jadi sedih-sedih senang sih sebetulnya.  Sedih karena selama ini saya gak terlalu benar dalam melangkah.  Senengnya tentu saja karena ada yang ngingetin sebelum melangkah terlalu jauh dalam kesalahan.

Menurut Kang Arul kita harus bisa membranding diri kita sebagai blogger, bukan brand yang membranding diri kita.  Jangan sampai blog kita isinya penuh dengan review, harus diselingi juga dengan cerita-cerita menarik hingga blog kita tidak membosankan.

Kalau diundang dalam sebuah event kita harus paham betul apa keinginan dari brand pengundang.  Apakah tulisan kita bersifat pemasaran, iklan atau kehumasan harus dipahami betul, agar pengundang menjadi senang karena apa yang kita tuliskan sesuai dengan keinginan pengundang. Kita pun harus bisa mengambil sisi yang unik dari sebuah acara sehingga tulisan kita berbeda dari yang lainnya. Tulisan tidak usah terlalu detail dan panjang karena akan membosankan pembacanya.

Kata Kang Arul tidak ada tema di dunia ini yang belum pernah ditulis orang, yang ada hanyalah mengolah ulang kembali dengan bahasa yang berbeda, sudut pandang dan tentu saja data yang berbeda pula.  “Yang harus diperhatikan, berdasarkan penelitian orang akan membaca di menit-menit pertama saja, paragraf awal sangat menentukan tulisan akan dibaca atau tidak”  Ujar dosen yang sudah menulis ratusan buku ini.

Sesekali Sang Dosen Gaul ini membagikan voucher dari KUDO yang menjadi sponsor utama dari acara ini.  O ya, bagi temen-temen yang penasaran tentang KUDO bisa klik di websitenya atau pantengi terus twitternya.  Ada peluang menarik bagi teman-teman yang ingin berbisnis online, karena KUDO adalah semacam agen yang menjembatani antara pembeli dan produsen. Dan kita bisa lho menjadi agennya yang bisa mendapat jutaan rupiah tiap bulannya kalau kita sungguh-sungguh mengerjakannya. #KudoBox.

Seneng banget deh rasanya bisa kenal dan mengambil hikmah di pertemuan ini, sayang waktu membatasi kami.  Beberapa pesan penting yang saya ingat dari Kang Arul sebelum meninggalkan acara yang fana itu adalah antara lain hargailah pengundang dengan menulis sesuai dengan keinginan pengundang, tapi kita tidak boleh berbohong tentu saja.  Pedulilah pada Klout Score dan alexa, karena dari situlah kita dinilai, semakin kita meningkatkan diri kita maka akan semakin tinggilah nilai kita…

Credit: Kang Arul
Keren ya materinya, semoga bisa ketemu lagi dengan Sang Dosen Galau pecandu jengkol ini di lain kesempatan.. Itu harapan saya, karena pastinya masih banyak ilmu dan pengalaman beliau yang belum terbagikan karena terbatasnya waktu..  Buat teman-teman yang lain yang belum mendapatkan kesempatan ikut acara Kelas Blogger saran saya kalau ada lagi acara ini ikut aja, gak akan rugi, malah akan ada banyak manfaat yang didapat… apalagi kalau acaranya gratis tis..tis… hihi… Semoga KUDO memperpanjang terus kontraknya ya Kang biar blogger bisa ikutan acara Kang Arul tanpa harus membayar… hahaha….

23 Des 2015

Belajar dari Seorang Dosen Galau (1)

Jujur, meski sudah ngeblog dari tahun 2006 an, saya memang termasuk ketinggalan kereta di dunia per blog an ini.  Lama banget vakum setelah multiply ditutup karena patah hati tulisan bertahun-tahun hilang, baru bisa move on di bulan-bulan terakhir tahun 2014.  Dan ketika saya kembali dunia blogging memang sudah banyak berubah, blog tidak hanya sebagai tempat bercurhat ria lagi ternyata. Saya harus banyak belajar untuk mengejar ketinggalan itu, awalnya saya banyak belajar dari teman-teman di sekitar saya yang baik hati dan tidak sombong.

Kemudian saya mengenal beberapa nama blogger perempuan keren di sebuah pelatihan tentang blog, saya belajar banyak dari mereka. Sebetulnya banyak nama-nama blogger keren yang berseliweran dan sering-sering disebut di dunia maya ini, salah satu nama yang saya kepoin adalah nama-nama seperti Kang Arul, Dosen Galau dan beberapa nama lagi.  Namun rasa-rasanya sulit juga berinteraksi dengan Kang Arul ini yang belakangan akhirnya saya tau kalau Kang Arul dan Dosen Galau orangnya sama saja.  Kenapa sulit soalnya FB nya sudah full, sudah tidak bisa berteman lagi, sementara ngefollow di twitter gak di folbek-folbek kaka..haha.. ya sudah, baiklah memang bukan rejeki untuk kenal lebih dekat dengan makhluk keren yang satu ini.


Pucuk dicinta ulam pun tiba, kesempatan itu datang juga, ternyata Sang Dosen Galau itu mengadakan pelatihan #kelasblogger nya di Bandung.  Yup, memang benar, Dosen Galau ini menggawangi sebuah pelatihan yang bertajuk Kelas Blogger. Kali ini Kelas Blogger yang ketiga, setelah dua sebelumnya di Jakarta.  Waktu pengumuman yang kelas kedua kebetulan saya membacanya langsung deh mupeng pake bingits. Alhamdulillah tak dinyana Kelas Blogger 3 tak lama kemudian dibuka dan ternyata tempatnya di Bandung. Jadilah saya bersuka cita dan acaranya gratis pula karena disponsori oleh KUDO alias Kios Untuk Dagang Online...Horeee alhamdulillah akhirnya bisa ketemuan sama Sang Dosen Galau pecandu jengkol hahaha....Lengkap sudah kebahagiaan saya. Siap-siap menyedot ilmunya.

Acara yang ditunggu-tunggu itu akhirnya datang juga, Hari Jum'at 18 Desember 2015 pun tiba.  Acara dimulai jam 13.00 bertempat di kantor perwakilan KUDO Bandung yaitu di Jalan Setia Budi. Waah engga nyesel banget ikut event ini, acaranya berlangsung meriah dan penuh ilmu yang bermanfaat. Selain dari sang Dosen Gaul alias Kang Arul ada penjelasan dari KUDO , ternyata ini merupakan peluang bagi mereka yang mau berbisnis online...peluang keren yang bisa menghasilkan rupiah yang lumayan, asal kita nya mau telaten ngurusinnya.  Ibarat pepatah sunda mengatakan lamun keyeng tangtu pareng...Kalau sungguh-sungguh pasti berhasil. Man jadda Wa Jadda. Kepo sama KUDO ? Yuuk pantengin aja deh twitternya  #KudoBox. Kemudian ada lagi sharing dari seorang blogger yang asalnya seorang wartawan namun kemudian dia insyaf dan bertranformasi menjadi blogger sejati...hahaha...kok bisa...?

Penampakan makhluk keren yang lagi saya kepoin hihi..

Bagaimana ceritanya tentang Kelas Blogger 3 ini..? .Terutama tentu saja cerita ilmu apa saja yang didapat dari Sang Dosen Galau ini?. Nantikan ditulisanku selanjutnya ya... Duh maaf jadi nyambung... prolognya dulu niih, soale nanti kepanjangan ..^_^

22 Des 2015

My Blue Bird Aplikasi yang Memanjakan Pelanggannya

Siapa sih yang gak tahu Taxi berlabel Blue Bird ? Saya pikir rata-rata penduduk Indonesia yang tinggal di kota besar pasti tau dong ya.  Yang paling berkesan dari taxi Blue Bird menurut saya pelayanan yang memuaskan dan di atas pelayanan armada taxi yang lainnya. Nomor telepon layanan taxi yang kuingat di memori hanya nomor taxi Blue Bird lho hihi... Baru-baru ini saya membuktikan kehandalan pelayanan taxi ini di Jakarta.  Nyoba taxi lain dari Stasiun Gambir ke hotel yang dituju terakhir argo menunjukkan angka Rp 40.000 tapi pake Blue Bird tiga kali balikan konstan di angka Rp 27.000 - Rp 29.000.  Asyiik ya...kok bisa..? Hihi..

Saya baru tau kenapa taxi Blue Bird mempunyai pelayanan di atas armada taxi lainnya saat diundang oleh pihak Blue Bird untuk menghadiri acara launching aplikasi My Blue Bird.  Sebuah aplikasi yang dirancang untuk memberi kenyamanan yang lebih bagi pengguna taxi Blue Bird.  Ya saat itulah saya memahami kenapa taxi ini berbeda dengan taxi yang lainnya.



Ceritanya , pada acara Launching Peluncuran Aplikasi My Blue Bird saya dan teman-teman blogger beserta awak media cetak dan online lainnya diundang untuk meliput acara tersebut.  Acara yang berlangsung di Saka Bistro Jalan Karang Sari no 2 Sukajadi Bandung, pada hari Rabu tanggal 16 Desember 2015. Hadir pula pada acara ini Pejabat Dinas Perhubungan Kota Bandung.

Pukul 10.00 saya sudah berada di Saka Bistro, baru beberapa orang teman blogger dan media yang sudah hadir.  Say hello dengan beberapa teman untuk kemudian menanti acara dimulai dengan membaca press release yang sudah dibagikan. Saat menanti acara dimulai, penyanyi dan band yang telah disiapkan tak hentinya melantunkan nyanyian untuk menghibur para undangan tentu saja.

Acara pun dibuka oleh MC Dece Prapanca, kemudian para undangan diberi kesempatan untuk menonton video succsess story,  perjalanan kesuksesan armada taksi Blue Bird sampai bisa seperti ini.  Salut banget dengan perjuangan Ibu Mutiara Djokosoetono, berawal dari sebuah sedan peninggalan almarhum suaminya, itu pun hadiah atas pengabdian suaminya dalam bidang pendidikan.  Ibu Mutiara yang memang biasa terasah jiwa wirausahanya karena harus membantu keuangan rumahnya, menjadikan mobil sedan itu mobil sewaan.

Singkat cerita berkat kegigihan, kejujuran, keuletan, kerja keras dan berorientasi pada kenyamanan pelanggan, akhirnya armada taksi Blue Bird yang awalnya bernama Taksi Candra bertransformasi menjadi perusahaan taksi dengan ratusan armada.  Luar biasa memang, bukan sim salabim abdakadbra tapi penuh perjuangan dan air mata.  Kini keluarga Ibu Mutiara menikmati hasil perjuangannya.  Namun kesuksesan tidak membuatnya berhenti berinovasi. Berbagai usaha terus dilakukan untuk terus memberi pelayanan maksimum kepada para pelanggannya.

Peresmian Launching My Blue Bird

Dengan motto Aman, Nyaman, Mudah dan Personalise Blue Bird terus menciptakan inovasi dalam layanannya.  Dan memenuhi tuntutan zaman inovasi terbaru dari Blue Bird adalah Aplikasi My Blue Bird.  Untuk peluncuran aplikasi inilah kami para undangan hadir disini. Aplikasi Blue Bird ini membuktikan bahwa Blue Bird selalu berusaha ingin memberikan kenyamanan dan berorientasi kepada kepuasan pelanggan karena memang ini aplikasi ini memanjakan pelanggannya. Menurut Sigit P Djokosoetono Direktur PT Blue Bird dalam sambutannya pun mengatakan bahwa Blue Bird lah perusahaan taksi pertama yang  mengadakan jasa call centre. Sebagai bukti kepeduliannya kepada pelaggan taksi Blue Bird juga menyediakan armada bagi pelanggan yang berkebutuhan khusus dengan mobil yang disiapkan secara khusus pula.


Kini di zaman serba online taksi Blue Bird pun memberi pelayanan serba online melalui peluncuran aplikasi My Blue Bird.  Pelanggan yang memakai smartphone IOS dan android tinggal mengunduh aplikasi My Blue Bird ini di google play.  Apa sih keistimewaan aplikasi ini?  Dengan aplikasi ini bila pelanggan memerlukan jasa taksi Blue Bird tinggal ngeklik aplikasi ini, isi data berupa tempat penjemputan dan tujuan kita, nanti pelanggan akan tahu keberadaan taksi yang kita pesan.  Berapa lama sampai, no taksi, sampai nama driver pun akan tahu.

taksi blue bird
Menyambut mobil yang tiba pada saat simulasi
Asyiik kan kalau barang kta tertinggal gampang ngeceknya ya, selain itu ada layanan call driver juga tapi jangan khawatir lho si driver gak akan tau no telepon kita.  Dengan aplikasi ini kita juga bisa tau estimasi harganya walau memang minus kemacetan sih, ya tinggal kita kira-kira saja berapa lama macetnya. Pada acara launching ini juga Pak Sigit memberikan simulasi pemakaian aplikasi ini, dalam hitungan menit taksi yang dipanggil pun datang.

O ya, kini pelanggan pun bisa memesan taksi berkapasitas lebih besar lho, karena taksi Blue Bird kini menyediakan mobil berjenis MPV dan mobil yang digunakan adalah Mobilio.  Jadi kalau kita bawa teman-temana cukup banyak kita bisa memesan taksi jenis mobil ini.  Asyiik kan...ga perlu desek-desekkan lagi hihi..

Acara ditutup dengan makan siang bersama, eh lupa di tengah acara kita dihibur dengan kehadiran dua seleb yaitu Ayah Pidi Baiq dan Pramudina, mereka ternyata pelanggan taksi Blue Bird juga lho, mereka menggunakan taksi ini karena pelayanannya yang memang memuaskan. Selain itu ada pengumuman pemenang life tweet.  Karena memang selama acara kami dipersilakan untuk menyebarkan info keren ini melalui twitter. Alhamdulillah menjadi salah satu pemenangnya, hadiahnya voucher menginap gratis di hotel dan voucher Blue Bird.  Alhamdulillah.....

Foto: Bang Aswi




20 Des 2015

Inovasi yang Timbul dari Semangat Belajar

Beberapa kali bertemu dengan sosok ini di pelatihan UKM yang diadakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk membantu para UKM di Cimahi.  Karena sebelumnya sering mendengar produknya di sebuah grup usaha di WA, dan mendengar testimoni dari yang sudah mencoba produknya,sosok itu menyita perhatian saya untuk mengetahui lebih dalam. Namun karena dalam pelatihan itu tidak pernah satu kelompok, saya tak pernah berhasil mengenal lebih dekat.  Saya hanya sempat menanyakan produknya namun kebetulan saat itu ia tidak membawanya.

cireng cihuy


Kesempatan itu akhirnya datang juga, sosok yang bernama Denta itu saya temui di acara Launching IUMK Kota Cimahi sebulanan yang lalu.  Saat itu Kang Denta ikut meramaikan acara dengan mengikuti bazar.  Tidak membuang kesempatan baik itu akhirnya saya membeli produknya yang katanya enak itu.  Ya cireng yang dikemas dalam kemasan plastik itu memang kudengar memiliki rasa yang enak cireng itu berlabel Cireng Cihuy.

Sebetulnya ada dua jenis bumbu yaitu cireng bumbu rujak dan cireng bumbu kacang,  yang kupilih hanya bumbu rujak saja, karena saya memang suka yang bumbu rujak.  Dan memang ternyata akhirnya yang menarik perhatian saya saat itu rasa bumb rujak, saya pun membeli  dua bungkus harga per bungkusnya adalah Rp 10.000 saja.



Tak sabar ingin mencoba rasanya sepulang dari acara launching itu langsung saja saya menggorengnya, kebetulan saat itu suami ada di rumah, padahal hari kerja, rupaya si abi mengerjakan kerjaan kantornya di rumah saja.  Kucoba satu dulu biar yang satunya lagi untuk anak-anak sepulang mereka sekolah nanti.

Betul juga kata teman-teman di grup, ternyata Cireng Cihuy memang yahuuy rasanya.  Dengan inovasi membuat cireng yang diiris lebih tipis dari biasanya cireng yahuy memiliki rasa yang berbeda karena lebih ngepros dan hmmm jauh lebih enak.  Suami yang memang jago masak dan lidahnya memang selera tinggi itu mengagumi rasa cireng Cihuy yang memang enak banget.


Eh ternyata Cireng Yahuy bisa delivery order, dengan minimal pemesanan 10 untuk wilayah Cimahi, akhirnya saya memesan kembali engga sepuluh siih kebanyakan hehe..tapi dengan rayuan maut akhirnya Kang Denta mau ngirim juga walau tidak membeli sepuluh (hihi...piss deh..). Saat mengantarkan cireng itulah saya jadi tahu kalau sebetulnya Kang Denta menjual cirengnya keliling Cimahi sendirian, dan menurutnya pendapatan terbesarnya memang masih dipenjualan keliling.

Bener juga ya kalau kita harus terus belajar, Kang Denta yang penjual keliling cireng itu telah bertranformasi dengan membuat inovasi dengan cireng kemasannya.  Memang siih bukan inovasi baru, karena sudah banyak yang berjualan cireng kemasan.  Tapi untuk ukuran penjual cireng keliling ini cukup luar biasa. 

Kang Denta jadi paham bagaimana mengemas sebuah produk agar lebih menarik, selain itu di pelatihan UKM pun diajarkan sebuah produk kuliner itu harus lolos uji laboratorium hal ini nantinya terkait dengan kebersihan dan proses pembuatannya.  Terakhir saya mendengar di grup kalau Cireng Cihuy sudah terbang ke luar pulau.



Selamat ya Kang Denta, semoga usahanya menjadi semakin maju.  Bagi teman-teman yang penasaran dengan cireng Cihuy ini bisa order di 0853 2224 1384 atau ke 0878 2447 1001.  Yuuk dicoba kalau saya sih jadi ketagihan hehe...Cireng Cihuy  ...? Memang Yahuuuy... ^_^

5 Des 2015

Tips Mendapatkan Uang dari Ngeblog

 Tips Mendapatkan Uang dari Ngeblog

Tidak semua blogger memiliki keleluasaan untuk dapat keluar rumah, ada yang terikat oleh anak-anak yang masih kecil, ada yang oleh pekerjaannya dan lain sebagainya.  Saya setuju dengan ungkapan seorang blogger yang lebih mengutamakan keluarganya sehingga ia membatasi dirinya untuk keluar rumah. Seorang teman blogger yang bernama Teh Rinrin menyebut blogger seperti ini sebagai blogger goler ... hihi...

Tips Mendapatkan Uang dari Ngeblog


Bagi seorang perempuan yang sudah menikah dan memiliki anak memang kewajiban utamanya adalah berkiprah di urusan dalam negerinya.  Terutama ketika anak - anak masih kecil, jangan biarkan anak-anak kita di titipkan seharian dan tiap hari bersama seorang assisten rumah tangga yang berpendidikan rendah dan tidak paham bagaimana mendidik anak.  Kelak di akhirat nanti seorang perempuan tidak akan ditanya apakah ia membiayai kebutuhan rumah tangganya atau tidak tetapi ia akan ditanya sesuai tanggung jawabnya yaitu menjadi istri dan ibu bagi anak-anaknya.

Saya pribadi meski sudah bisa keluar rumah dengan cukup leluasa karena anak-anak sudah cukup besar dan sudah ditanamkan basic yang cukup kuat (insya Allah) tentang tanggung jawab kepada Tuhan nya, tetap saja membatasi diri, walau tetap keinginan untuk berkiprah lebih jauh itu ada, tetapi saya harus menekan ego itu.

Sebetulnya  ada banyak cara untuk mendapatkan uang dari ngeblog, tidak harus mengikuti event-event blogger dan membuat kita harus keluar rumah.  Memang syaratnya sih kita harus rajin update blog dan lebih bagus lagi belajar SEO hingga trafik blog kita menjadi tinggi. Kalau blog kita sudah bagus uang akan lebih mudah didapatkan.

Lalu bagaimana caranya agar memperoleh uang dari ngeblog ? Ada beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk me monetize blog kita.

  • Memasarkan produk atau jasa kita.  Ini seperti yang dilakukan oleh teman saya bernama Armyta Fibriyanti yang memasarkan jasanya yang unik yaitu jasa membuatkan nama bayi yang baru lahir. Bagi yang penasaran atau berminat bisa lihat di blognya http://www.arnitaconsultant.com, selain itu masih banyak yang lainnya seperti jasa membuat desain blog misalnya.
  • Menawarkan space iklan di blog kita. Seperti yang diungkapkan di atas untuk menerima jasa ini memang harus memiliki trafik blog yang tinggi.  Blog dengan trafik yang tinggi bisa mendapatkan tawaran ini konon katanya sih berkisar di Rp 500.000 - Rp 1.500.000 per bulannya.  Lumayan ya? 
  • Tahu kan program PPC atau Pay Per Click ? Yang paling terkenal dikalangan blogger adalah Google Adsense ya..Saya juga pernah pakai ini, tapi di Indonesia katanya sih jarang orang yang mau sedekah klik iklan hihi ..entah nanti kalau kuota internet sudah unlimitted dan murah meriah, mungkin program ini akan lebih menghasilkan.  Syaratnya tetap sih trafiknya harus bagus. Di Indonesia ada KLIKSAYA.com katanya siih dibayar Rp 300 -750. syaratnya harus memiliki trafik 10.000 pageview per bulannya. Ada juga Kumpulblogger.com, id.Blognetwork.com (IBN), ada ADPLUS dan lain-lain
  • Bergabung dengan program affiliasi, contohnya Amazon.com kalau di Indonesia ada ratakan.com,  yang harus diingat program affiliasi yang kita ikuti harus sesuai dengan niche kita hingga konten dan keyword nya saling mendukung hingga program affiliasi akan menghasilkan banyak dollar bagi kita.  Semakin selaras dengan program affiliasi, semakin  bermanfaat  konten blog kita bagi pembaca maka akan semakin sukses program ini.  
  • Menjual blog kita, ternyata jual beli blog ini banyak terjadi lho... Ada yang sengaja membuat blog dan membangunnya kemudian menjualnya.  Kalau saya mah sayang ya hihi..tapi kalau sudah jago SEO sih dua bulan tiga bulan juga blog sudah bisa dijual tuh...
  • Kalau blog kita sudah bagus suka ada email yang datang dan meminta kita untuk mereview website atau produk mereka.  Lumayan juga bayarannya Rp 300.000- 500.000 tapi ini juga bisa jauh lebih tinggi tergantung branding kita dan blog kita.
  • Text links ads (titip link)  jasa iklan links di sidebar atau tulisan, ini yang lagi rame, lewat broker biasanya katanya suka dipotong 30%-50% , kalau langsung dari pemintanya lumayan juga tapi ini tergantung blog dan nego kita juga.
  • Pay per download, adalah jasa yang memberikan pembayaran apabila file yang sudah kita upload di tempat yang ditentukan di download oleh orang lain, pembayaran  berdasarkan berapa banyak yang mendownload file tersebut..

Masih ada lagi tentu saja, silakan menambahkan ... ^_^ 

Banyak yang ngeblog hanya untuk senang-senang, tergantung orangnya sih, tapi seneng banget kan kalau hobi kita malah bisa menghasilkan, asal tidak terlalu ngoyo dan tidak memasang target diluar kemampuan kita , ngeblog yang menghasilkan akan tetap menyenangkan bukan....  ? ^_^



2 Des 2015

Tips Mendapatkan Ide untuk Ngeblog

Tips Mendapatkan Ide untuk Ngeblog


 Adakalanya kita ingin menulis di blog tetapi bingung mau menulis apa, pernahkah teman-teman mengalaminya?  Saya sering, sayang sekali sebetulnya, kalau kemudian mood menulis itu tidak kita salurkan hanya gara-gara bingung mau menulis apa.  Saya yakin pasti diantara teman-teman ada juga yang pernah mengalaminya.  Saat saya menulis tentang Tips Agar Tidak Malas Ngeblog, ternyata ada lho komen tentang ide ini, jarang menulis karena engga ada ide.

Saya salut kepada teman-teman yang selalu meng update blognya, malah ada yang tiap hari, keren ya... Meski demikian karena mengejar kuantitas blog jangan sampai kita melupakan kontennya ya .. padahal kan katanya Content is The King.  Nyawa atau kelangsungan hidup sebuah blog ada pada kontennya. Blog yang bagus memiliki konten yang bagus pula, kualitas sebuah blog itu sebagian besar tergantung pada kontennya.

Kembali ke masalah ide, ternyata kalau menurut teman-teman yang sudah lama malang melintang di dunia menulis, setiap yang kita lihat di depan mata kita, kejadian yang kita alami bisa dijadikan ide yang menarik untuk menulis.  Tentu ini juga butuh latihan ya, melatih diri kita untuk selalu jeli terhadap segala sesuatu,  peka terhadap hal-hal yang kita selalu anggap sepele.

                Sumber:ideusahamurah.wordpress.com

Lalu gimana dong caranya biar kita selalu memiliki ide, agar jangan sampai mood menulis bentrok dengan ketiadaan ide ?

  • Seperti yang diungkapkan seorang teman blogger, setiap yang ada di sekitar kita itu adalah sumber inspirasi.  Maka kita harus melatih diri kita untuk lebih peka pada apa yang ada dan yang terjadi di sekitar kita.
  • Selalu siapkan buku kecil dan ballpoint kemana pun kita pergi, atau mungkin zaman sekarang bisa menggunakan fasilitas notes di hape. Segera tulis ide yang melintas di benak kita, sayang kalau tidak dicatat, kita bisa saja lupa bahkan seringnya terlupakan ya. 
  • Blog walking ke rumah maya tetangga, lihat isinya ada apa saja, bongkar saja sampai ke lemari es nya, mungkin di sana ada yang tersembunyi yang bisa dijadikan sumber inspirasi :D
  • Lihat juga ke blog kita, lihat apa yang menjadi kelebihan atau kekurangannya, itu juga bisa dibuat tips lho.  Misalnya saat blog kita sepi pengunjung kita bisa membuat tips agar blog ramai pengunjung, atau membuat tulisan hal apa saja yang membuat blog kita sepi.  Atau seperti saya saat ini, bingung mau menulis apa, akhirya menulis tips mendapatkan ide menulis..hahaha... *bukakartu
  • Rajin membaca, ini sudah pasti ya... tak ada output kalau tak ada input
  • Ikuti event temu blogger, atau undangan review produk, sudah pasti itu mah kita jadi dipaksa harus menulis, ide pun tidak usah dicari lagi hehe..
  • Menggunakan google trends sebagai sumber inspirasi juga bisa lho, kita bisa tau hal yang menjadi trend dan dicari banyak orang lalu kemudian kita jadikan topik di blog kita.
  • Menulislah tentang hobi kita, akan ada banyak inspirasi di sana.
  • Buka kamus, pilih satu kata secara acak,  formulasikan sebuah tulisan berdasarkan kat a itu.
  • Rekreasi, relaksasi, apa saja deh yang penting otak kita jadi fresh.. ketika otak kita fresh maka semuanya menjadi terang benderang, ide pun berdatangan.  Jadi ketika kita merasa stuck itu tandanya kita butuh piknik ...hahaha....*modusetamah

Nah itu saja tipsnya, sebetulnya mungkin masih banyak lagi ya, tapi dengan beberapa tips yang ada juga kalau kita langsung praktekin, ide insya Allah langsung nyangkut ya... Mudah-mudahan bermanfaat terutama buat saya sendiri ...:) Kalau mau menambahkan dengan senang hati tentu saja... ^_^



30 Nov 2015

Tips Agar Tidak Malas Ngeblog (Tips Merawat Hobi)

Tips Agar Tidak Malas Nbeblog (Tips Merawat Hobi)

Please yah man teman jangan di bully karena tulisan ini bukan saya banget deh hehe... Terkadang saya juga suka nanya sih betul engga kalau menulis itu hobi saya, karena kalau hobi pasti lah bakal semangat dan tidak ada kata malas untuk melakukannya.  Tetapi ternyata sering juga acara menulis bentrok dengan rasa capek atau segudang alasan lain yang bisa dianggap pembenaran.

Biasanya rasa malas menulis eh bukan malas sih sebenarnya ya, karena semangat dalam dada mah masih menggebu, tapi kalau kurang motivasi ketika badan sudah capek, dan segudang agenda lainnya menanti menulis menjadi suatu hal yang dinomor  sekiankan.  

idatahmidah.com
Berdasarkan pengalaman dan pengamatan, hobi juga ternyata butuh motivasi ya untuk bisa istiqomah dalam hobi itu, karena kalau kurang motivasi hobi lambat laun bisa jadi bukan hobi lagi lho.. iya kan.. Berapa banyak dari kita yang dulu hobi membaca tetapi setelah menikah, bekerja, punya anak, interaksi dengan hobi itu terus berkurang bahkan akhirnya menjadi hilang sama sekali.

Saya juga dulu punya hobi menanam dan merawat pohon anggrek, bahkan sampai punya rumah anggrek segala, punya cita-cita punya kebun anggrek. Eh setelah sibuk dengan berbagai hal salah satunya waktu itu membuat Pelangi English Club...Akhirnya rumah anggreknya hancur, dan pohon-pohon anggrek itu pun hancur tidak bersisa.  

Padahal dulu minimal sebulan sekali hunting mencari anggrek jenis baru.  Punya buku-buku tentang anggrek, hapal jenis-jenis anggrek sering datang ke pameran aggrek, iih jadi sedih banget bila inget itu... jadi mubajir banget ya....ihiks.. (Cup.cup ..lupakan lah masa lalu ..xixixi...)  Lalu apakah bertanam anggrek itu adalah hobi driku..  (deuh pakai laptop siapa niih ga ada tanda tanyanya....hihi..)

Kalau lihat dari Wikipedia sih makna hobi adalah  kegiatan rekreasi yang dilakukan pada waktu luang untuk menenangkan pikiran seseorang. kata Hobi merupakan sebuah kata serapan dari Bahasa Inggris "Hobby". Sedangkan tujuan dari hobi adalah untuk memenuhi keinginan dan mendapatkan kesenangan.   

Dari makna hobi di atas bisa dipahami bahwa hobi itu dilaksanakan saat waktu luang, nah itu berarti bisa diartikan saat seseorang tidak memiliki waktu luang maka hobinya bisa saja tidak bisa ia lakukan karena ada sebuah hambatan yang menghalanginya untuk melakukan hobinya itu.

Jadi dapat disimpulkan bahwa betul menulis dan bertanam anggrek adalah hobiku...(lha kok kesimpulannya koyok gini sih... hihi,,)  Kesimpulannya hobi bisa berkurang, bahkan bisa hilang bila tidak kita pupuk dan kita jaga agar tetap menjadi hobi kita.  Hobi bisa hilang bila peluang untuk melakukan hobi itu hilang dalam arti kata kita tidak memiliki kesempatan untuk melakukannya.

Berkaca dari pengalaman dimana beberapa hobiku hilang, maka saya tak ingin dong hobi menulis ini ikut hilang juga.  Berkaca dari pengalaman pula maka saya bisa mengambil kesimpulan bahwa cara memelihara hobi menulis atau ngeblog itu dengan :

  • Bergabung dengan komunitas sehobi.  (Selain untuk memperluas pertemanan, dan banyak lagi manfaat lainnya, percayalah dengan bergabung dengan komunitas sehobi akan saling mentransfer  semangat
  • Milikilah target walaupun target yang sangat sederhana
  • Pandai memenej waktu, hingga kita memiliki waktu luang untuk melakukan hobi kita
  •  Miliki jadual tetap 
  •  Khusus untuk ngeblog, ketika rasa malas datang ketika capek misalnya menulislah sesuatu yang menyenangkan kita hingga kita bisa menulis dengan menyenangkan.
  • Mengingat hasil yang akan didapat kalau kita rajin
Deuuh apalagi ya... mungkin teman-teman ada yang mau menambahkan... Untuk sementara cukup itu dulu dari saya mah,  mudah-mudahan virus malas berlalu dari kita. Buat teman-teman yang rajin dan semangat ayo dong bagi-bagi ilmu semangatnya...


*Ditulis ketika badan terasa capek hingga malas untuk ngeblog ^_^