**/ Cerita Ida : 4 Tips Membeli Rumah di Kompleks Perumahan

blog perempuan|blog kuliner|blog review|blog fashion|blogger bandung|blogger indonesia

14 Sep 2016

4 Tips Membeli Rumah di Kompleks Perumahan


Spanish-Colonial-Revival-Architecture

4 Tips Membeli Rumah di Kompleks Perumahan  Akhir-akhir ini semakin banyak orang yang tertarik untuk membeli rumah di area kompleks perumahan. Biasanya, para pembeli tertarik membeli rumah di kompleks perumahan karena kondisi bangunannya yang siap huni atau fasilitas-fasilitas menarik yang ditawarkan. Untuk membeli rumah dalam kompleks perumahan, teman-teman  bisa menggunakan beberapa cara, misalnya mencicil pembayarannya setiap bulan atau membayarnya secara tunai.

Banyak orang yang bilang bahwa membeli rumah memang cocok-cocokan. Artinya, setiap individu yang ingin membeli rumah harus cocok dengan kondisi, lingkungan, fasilitas, dan berbagai aspek lainya. Tidak ada patokan yang mutlak, semua kembali kepada keinginan pembeli. Harga jual rumah di kompleks perumahan pun cukup variatif mulai dari kisaran 300 juta hingga 500 juta, tergantung pada letak, ukuran, dan fasilitas yang ditawarkan. Nah, agar tidak menyesal nantinya, 4 tips ini sebaiknya teman-teman perhatikan sebelum membeli rumah di kompleks perumahan:


1. Cek developer


Sebelum membeli rumah di sebuah kompleks perumahan, sebaiknya teman-teman terlebih dahulu mengecek pengembang atau pihak developer. Biasanya, rumah yang dibeli melalui developer dipasarkan dalam kondisi belum dibangun atau menggunakan sistem inden. Meski begitu, ada juga yang sudah mulai dibangun meskipun masih tahap awal. Di beberapa kasus bahkan tanah yang menjadi lokasi pembangunan rumah belum mulai dibangun sama-sekali.

Di awal, calon pembeli biasanya akan memberikan uang DP (Down Payment) sebagai tanda jadi. Namun, teman-teman tetap harus berhati-hati karena masih banyak kasus penipuan yang terjadi. Untuk itu, jangan lupa untuk meminta semua dokumen resmi atau salinan perjanjian dari pengembang.


2. Cari tahu tentang tema dan masterplan proyek perumahan

Umumnya, setiap pengembang telah memiliki tema dan konsep sesuai dengan master plan proyek perumahan yang dimilikinya. Ada yang memiliki konsep syariah, konsep go green, konsep one stop living, dan lain sebagainya. Konsep inilah yang menjadi ciri identitas pengembang tersebut.

Akan sangat bijak apabila calon pembeli mengamati dengan detail tema dan konsep yang diberikan oleh pengembang. Apabila dirasa kurang cocok calon pembeli dapat mencari kompleks perumahan lainnya.


3. Cek tentang suplai air bersih

Kebutuhan air bersih juga wajib diperhatikan. Ada banyak kompleks perumahan yang menawarkan harga jual rumah yang murah namun memiliki kualitas air yang kurang baik, misalnya tidak jernih atau bahkan berbau. Kalau kualitas airnya buruk, kadang penghuni rumah terpaksa membeli air bersih.

Nah, agar terhindar dari biaya pembelian air bersih, cobalah untuk melakukan survey terlebih dahulu di kawasan perumahan yang akan dibeli. Cek kondisi suplai air bersih dan sumber airnya, apakah ia menggunakan air sumur atau air PDAM. Jangan lupa juga untuk menanyakan tetangga sekitar rumah tentang kualitas air selama ini.


4. Lihat kelengkapan fasilitas

Semakin lengkap fasilitas yang ditawarkan, semakin tinggi pula harga jual rumah yang ditawarkan. Meski harganya terbilang mahal, rumah yang memilik fasilitas lengkap akan tetap laku karena banyak pembeli yang menginginkan fasilitas lengkap. Tanyakan tentang berbagai fasilitas seperti tempat penampungan air, jaringan listrik, jaringan telepon, jaringan internet, taman, dan berbagai fasilitas lainnya. Semakin lengkap fasilitas yang ditawarkan, pembeli akan semakin tertarik untuk membeli rumah di kompleks perumahan tersebut.

Itulah beberapa hal yang wajib diperhatikan sebelum membeli rumah di kompleks perumahan. Pastikan harga jual rumah sesuai dengan fasilitas yang diberikan agar tercipta lingkungan yang nyaman. Semoga tips ini bermanfaat untuk teman-teman semua  :)

12 komentar :

  1. Developer pertimbangan no 1, kalau dev nya mengerjakan rumah asal2an atau rumah yg sdh jadi terlihat kurang oke pengerjaannya, bye bye deh. Tapi selama pembangunan jg harus rajin dicek. Intinya mesti cari yg amanah ya Mba. Krn ada jg kejadian sdh bayar DP tp developer mangkir.

    BalasHapus
  2. Yang selalu aku lakukan itu ngecek suplay air bersih. Soalnya, sebagus apa pun rumah dan perumahan, kalo air bersih gak ada atau susah, pasti gak bakalan dibeli/dikontrak. Dan banyak lho yang begitu...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya betul teh Nia... air memang penting banget, dulu zaman blm punya rmh adik saya ngontrak cuman sehari saja, lgs balik lagi, ngeliat air nya :( Untung cuman ngontrak sebulan :)

      Hapus
  3. Lokasi juga jadi pertimbangan biasanya

    BalasHapus
  4. Tetangga juga... kalau sudah ada yg isi, bisa dilihat suasananya :)

    BalasHapus
  5. Paling tidak ada saluran air bersih, saluran pembuangan

    BalasHapus
  6. Saya cari perumahan yang akses nya deket kemana - mana :D

    BalasHapus
  7. Poin no 1 itu yang terpenting, soalnya kalo developernya ngga jelas, suka ngga terjamin kondisi perumahannya. Ngga bertanggung jawab gitu, terbengkalai.

    BalasHapus
  8. Setuju Teteeeeh,..

    Etapi komplek rumahku itu dulu pas baru pindah mah sepiiii banget dan berasanya antah berantah banget, sekarang mah ternyata jadi rame hehehe...

    BalasHapus

Terima kasih telah mampir dan silakan tinggalkan jejak ^_^