**/ Cerita Ida : Pengaruh Masa Kecil

blog perempuan|blog kuliner|blog review|blog fashion|blogger bandung|blogger indonesia

15 Mar 2017

Pengaruh Masa Kecil



Masa-masa kecil memang sangat berpengaruh terhadap sikap dan pola pikir kita ketika dewasa.  Hal ini betul-betul saya alami.  Dulu, karena sejak gadisnya ibu saya bekerja di sebuah yayasan pendidikan bonafid jadinya saya sekolah di sebuah sekolah dasar yang mahal. Ini ternyata berpengaruh pada sikap mental saya saat itu bahkan ada yang terbawa hingga dewasa.

Dikelilingi teman-teman yang cantik yang berasal dari kalangan menengah ke atas sementara kehidupan orang tua saya saat itu biasa-biasa aja membuat saya menjadi pribadi yang agak minder.  Tentu saja lain anak lain pula cara menghadapinya, hal ini terbukti pada saya dan adik-adik, ternyata dampaknya berbeda pula.

Usai liburan saya sering mendengarkan cerita liburan teman-teman ke berbagai negara di dunia. ada yang ke Hongkong, Holand, Singapura dan negara lainnya.  Memperhatikan teman-teman  dengan pernak-pernik alat sekolah yang berganti-ganti dan lucu-lucu, dijemput dengan mobil yang berganti pula,  Saya pun sering main ke rumah teman-teman yang besar-besar dan mewah membuat saya kecil semakin merasa kecil diantara mereka.


Meski saya termasuk anak yang ceria dan cukup berani tapi jauh di lubuk hati yang terdalam saya merasa minder hingga membuat saya kurang percaya diri.  Hal ini terbawa hingga saya remaja,  beruntungnya akhirnya saya kenal dengan agama Islam secara utuh yang bukan hanya sekedar ritual semata.  Di sanalah timbul kepercayaan diri saya, bahwa kesuksesan, kebahagiaan dan harga diri seseorang tidak didasarkan pada kekayaan yang dia miliki.  Di sisi Allah orang yang paling mulia adalah orang yang paling bertakwa.

Dampak lain yang terasa hingga dewasa adalah saya sangat menyukai pernak-pernik yang lucu.  Bahkan ketika sudah akan mempunyai anak pun saya memilih sabun mandi bayi yang memiliki kemasan yang lucu.  Mungkin karena dulu saya sering melihat teman-teman memiliki peralatan sekolah yang lucu-lucu sementara saya ingin memilikinya tapi tidak mampu akhirnya itu terbawa masuk ke dalam alam bawah sadar saya. Dan butuh waktu dan effort yang luar biasa untuk bisa mengubahnya atau setidaknya menguranginya sedikit demi sedikit.


Saya tidak tahu apakah hanya saya saja ibu-ibu yang masih suka yang lucu-lucu atau memang perempuan seperti itu.  Termasuk ketika memilihkan makanan, minuman botol di mall untuk anak-anak saya memilih kemasan yang lucu seperti Aqua edisi disney princess yang dibalut gambar karakter disney yang lucu-lucu dan bentuk botol yang menarik pula. Bagi saya itu sangat eye catching dan mengundang untuk membelinya.

Ternyata dari ilmu parenting yang saya dapatkan lingkungan anak ketika kecil memang membentuk kepribadian mereka.  Enam tahun pertama di sekolah dasar, adalah masa-masa yang sangat penting, karena selama enam tahun anak-anak akan melihat berbagai karakter yang lambat laun akan mereka duplilkasi tanpa disadarinya.

Jadi pemilihan sekolah TK dan SD menurut saya penting sekali memerhatikan aspek lingkungan termasuk para pengajarnya.  Bagi orang tua yang menginginkan penanaman agama sejak dini memilih sekolah dasar berbasis agama Islam sangat penting.  Bukan masalah keilmuan saja karena hal ini bisa didapatkan dari les misalnya, tapi juga pembiasaan-pembiasaan, pola pikir yang Islami bahwa Islam adalah way of life mereka.  Menanamkan Islam sebagai fikroh dan bukan pemahaman parsial semata.

Masa kecil adalah masa dimulainya pembentukan pribadi seseorang oleh karena itu beri mereka anak-anak kita lingkungan yang mendukungnya untuk menjadi pribadi yang bertaqwa.

5 komentar :

  1. ya..karakter kadang juga dipengaruhi bagaimana ortu mendidik dimasa kecil..
    aku ngerasain itu..

    BalasHapus
  2. Pengaruh lingkungan dan pendidikan dasar anak cukup besar dan akan terasa hingga dewasa.

    BalasHapus
  3. Setuju mba. Makanya aku lebih memilih memindahkan anak ke kampung, yang lingkungannya masih religi banget, berpakaian sopan, dan belajar sopan santun.

    BalasHapus
  4. Betul Teh, lingkungan dan keluarga itu faktor terbesar yang bisa memengaruhi pembentukan karakter ya.

    BalasHapus
  5. Dulu saya mau masukin anak ke play grup bonafid tapi Untung anaknya ga mau. Mungkin kalau saya paksakan akan berakibat kurang baik ya Mbak.

    Sekarang sekolah di kampung yang kurikulumnya setara dengan sekolah yang itu. Dan yang dipakai dikelas semua alat dari sekolah, tasnya di taruh diluar. jadi anak2 tidak ada kesempatan pamer barang2 lucu yang dibawa dari rumah. :)

    BalasHapus

Terima kasih telah mampir dan silakan tinggalkan jejak ^_^