**/ Cerita Ida : Berkah Kejujuran : Squishy-Squishy Maghfira

blog perempuan|blog kuliner|blog review|blog fashion|blogger bandung|blogger indonesia

13 Jun 2017

Berkah Kejujuran : Squishy-Squishy Maghfira

Sudah lama bungsuku Maghfira ingin mengoleksi Squishy, dia sudah membuat list squishy yg ingin dibelinya. Total harga semuanya menurutnya sih sejuta lebih.Tentu saja saya tidak meng acc nya. Saya hanya membelikan satu buah yang harganya lumayan, satu lagi yang harganya murah, yang ini dia beli dengan uangnya sendiri.


Akhirnya, inisitiatif Maghfira sendiri dengan berbekal tutorial di youtube dia membuat sendiri squishy-squishynya. Lumayan bagus sih klo menurut saya, tetapi  Maghfira tidak puas, katanya sih "kurang slow Umi..".  Saat ditanya kenapa suka squishy kan sayang uangnya dibeliin mainan yang cuman dipijit-pijit doang, Maghfira berkata "Kan buat mainan kalau stress".  "Memang Maghfi suka stress gitu?" Tanyaku.  "Kalau misalnya lagi belajar yang susah-susah..." Jawabnya.

Nah di bulan Ramadan ini ia biasa ikutan lomba tahfidz qur'an. Hadiahnya bingkisan lebaran dan uang pembinaan.  Sejak jauh-jauh hari ia sudah wanti-wanti ingin ikut.  Katanya kalau menang uangnya untuk mebeli squishy idamannya... :)

Hampir saja tidak jadi ikutan, daftar mendadak pas Hari H karena uminya ketinggalan info, itu juga karena ada yang izin gak ikut acara pengajian dengan alasan mau nganter anak-anak masjid lomba tahfidz al qur'an. Jadi tahu kalau acara lomba tahfidz sudah akan mulai.  Segera saya menghubungi panitia, ternyata masih bisa daftar, alhamdulillah akhirnya Maghfira ikut lomba juga. 

squishy buatan Maghfira :)
Syukur Alhamdulillah Maghfira ternyata juara...Di sini awal cerita bermula :) Maghfi yang berusia 9 tahun masuk katagori remaja, tetapi dipanggil sebagai salah satu juara di katagori anak-anak.  Katagorinya terbagi menjadi dua bagian memang, usia 4-8 Tahun untuk katagori anak-anak, dan usia 9 - 15 tahun untuk katagori remaja.

Sempat bimbang, karena kasihan melihat Maghfira sudah begitu bergembira berdiri di depan. Tetapi khawatir tidak berkah, akhirnya ketika sudah duduk di samping, Maghfi kubisikin "Maghfira tadi itu jurinya salah, Maghfira kan masuknya ke katagori remaja..." Kataku pelan-pelan..
"Kita luruskan yuk ke panitia...Ga apa2 ya kalau Maghfira gak juara juga.." Saya memberinya alternatif terburuk, mengingat 'saingan' di katagori remaja sudah besar-besar, sudah lulus SMP hapalannya pun sudah ada yang hapalannya sampai 22 juz.

Maghfira terlihat kecewa, seperti menahan tangis.. Kubiarkan dia memikirkannya. Hanya kutambahkan khawatir uangnya tidak berkah, karena bukan hak nya. Akhirnya dengan terlihat sangat berat Maghfira mengangguk. Alhamdulillah..good job, anak sholihat...:)

Segera saya pun menghampiri, panitia, kujelaskan duduk permasalahannya, sambil kukatakan Maghfira enggak apa-apa kalau enggak juara juga, Maghfi nya sudah siap, panitia pun terlihat kikuk, dan meminta maaf,  Setelah dilihat nilainya. Panitia pun berkata "Enggak apa-apa bu, Maghfira tahfidznya memang bagus, nilainya juga masih masuk sebagai juara di katagori remaja".
Alhamdulillah, berkah kejujuran akhirnya Maghfira tetap juara kali ini plus dengan ketenangan hati karena memang haknya.

"Tuh kan Maghfira, Allah Maha Baik ya...kalau jujur hatinya jadi senang dan tenang....alhamdulillah Mahgfira tetap juara.  Kataku sambil memeluknya."Iya Umi..." katanya tersenyum senang. Alhamdulillah sebuah pelajaran yang berharga di bulan Ramadan ini untuk Umi dan Maghfira tentang kejujuran. Menanamkan kejujuran dari kecil memang tidak mudah ternyata, terkadang menyangkut sebuah perasaan... :)

16 komentar :

  1. Waah.... Maghfira hebat. Selamat ya... jadi bisa beli squishy lagi dong ya... :)

    BalasHapus
  2. teteh Maghfira hebantnya ���� alhamdulilah kejujuran sll berbuah manis y teteh semoga kesampean beli squishynya btw aku kok kudet squishy apaan mb hahahha

    BalasHapus
  3. hebat Maghfira bisa berbesar hati....semoga berkah dek

    BalasHapus
  4. Wah keren nih Maghfira sama Uminya. Terharuuuu :')

    BalasHapus
  5. whuaaa.....Maghfira kereen,selamat ya sayang,umi juga hebat sudah mengajarkan kejujuran pada Maghfi

    BalasHapus
  6. waah maghfira kereeeen,selamat ya sayang, ummi hebat sudah mengajarkan kejujuran pada maghfi

    BalasHapus
  7. Hebat dan keren, kalau dididik sedari kecil memang cepat nangkepnya. Berbeda dididik disaat sudah dewasa, akan berbeda dengan anak-anak :)

    BalasHapus
  8. Sebuah artikel yang bisa menginspirasi... Udah bisa ikut lomba tahfidz aja udah hebat loh mba... Salam kenal...

    BalasHapus
  9. Alhamdulillah ya Teh. Jalan baik mendapat kebaikan berlipat :)

    BalasHapus
  10. Selamat ya kreatif banget, saya baru tahu ada squisy dan belum pernah bikin juga hehe

    BalasHapus
  11. pinter ya si kecil udah bisa bikin squishy mbak

    BalasHapus
  12. Aku juga suka banget sama squishy...tapi emm, tapi...gak pernah beli.
    Kalo ke toko aja, aku ijinin anak-anak berlama-lama di toko tersebut buat numpang main.
    Hiihiii...

    **sedikit pedih memang...tapi ini demi penghematan.


    Barakallah Maghfira..
    Sesuai nama ananda yang penuh berkah.
    In syaa Allah makin berkah rejekinya dengan nilai kejujuran yang ditanamkan sang Bunda.

    BalasHapus
  13. Wah, pinternya Maghfira udah bisa bikin squishy. Kalau aku cuma penggemar aja, hobinya liat video squishy dimainin di instagram atau di youtube, hehe.

    BalasHapus
  14. Wah ... hebat bgt ya maghfira bisa berbesar hati ... salut

    BalasHapus

Terima kasih telah mampir dan silakan tinggalkan jejak ^_^