**/ Cerita Ida : Perubahan Diri Kunci Kesuksesan

blog perempuan|blog kuliner|blog review|blog fashion|blogger bandung|blogger indonesia

18 Okt 2018

Perubahan Diri Kunci Kesuksesan

Dari Abdullah bin Umar ia berkata: “Rasulullah SAW memegang kedua pundakku seraya bersabda, ‘Jadilah kamu di dunia ini seakan-akan kamu orang asing atau orang yang melewati suatu jalan.’ Ibnu Umar berkata.” Apabila kamu berada di sore hari janganlah kamu menunggu (melakukan sesuatu) hingga pagi hari (datang).  Apabila kamu berada di pagi hari jangankah menunggu (melakukan sesuatu) hingga sore (datang). Gunakan waktu sehatmu untuk menghadapi sakitmu, dan waktu hidupmu untuk menghadapi matimu." (HR. Bukhori)


“Hai orang-orang yang beriman, peliharala dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu…”(QS. At Tahriim [66]: 6).

, “A journey of a thousand miles begins with a single step” (Sebuah perjalanan ribuan mil dimulai dengan satu langkah) 

Islam Agama yang Mengajarkan Perubahan Diri


Islam adalah agama yang mengajarkan setiap manusia untuk melakukan perubahan diri sebelum melakukan perubahan pada orang lain.  Setelah seseorang selesai dengan dirinya dalam arti ia telah memiliki kesadaran untuk selalu berupaya lebih baik dan terus mengaplikasikan itu dalam kehidupan sehari-harinya maka perubahan itu akan ia tularkan kepada orang terdekatnya atau keluarganya.  Karena ia mengetahui bahwa Allah SWT telah memperingatkan dengan tegas bahwa setiap muslim wajib menjaga diri dan keluarganya dari ancaman siksa api neraka.

Begitulah, agama Islam memang sangat identik dengan perubahan pada diri dan keluarga.  Dan inilah sebuah konsep terbaik dalam membangun sebuah peradaban.  Melalui perubahan tiap diri masing-masing individu menjadi pribadi yang baik.  Maka ketika diri-diri ini menjadi pribadi yang baik maka kumpulan dari diri - diri yang baik ini akan membentuk sebuah komunitas yang baik.

Konsep perubahan diri inilah yang sejak awal telah digunakan oleh para pemimpin Islam.  Tengoklah beberapa contoh para pemimpin dalam melakukan perubahan.  Seorang Umar berhasil memimpin peradaban Islam dengan sangat baik karena ketatnya beliau menjaga diri dari penyimpangan iman.  Beliau melakukan pengawasan yang ketat terhadap diri dan keluarganya, karena ia yakin betul jika ia gagal mengubah diri maka ia tak akan pernah bisa mengubah orang lain.


Perubahan Diri Kunci Kesuksesan



Hal ini pulalah yang dilakukan oleh ulama Imam Ghazali, saat ia melihat situasi sosial masyarkat yang sudah tidak lagi memperhatikan dan mengutamakan tegaknya agama dalam keseharian.  Maka yang ia lakukan adalah melakukan perenungan untuk menciptakan satu perubahan diri.

Proses panjang perubahaan diri inilah yang akhirnya melahirkan kitah Ihya 'Ulumuddin.  Sebuah kitab yang fenomenal yang menginspirasi umat Islam hingga saat ini.  Kitab ini dipandang sebagai sebuah kontribusi terbesar Imam Ghazali terhadap kemenangan umat Islam dalam menghadapi perang salib. Sebuah perang dengan kemenangan yang fenomenal yang digeneratori oleh Shalahuddin Al Ayyubi.  

Pun begitu pula dengan perubahan diri seorang Sultan Muhammad Al Fatih yang selama 17 tahun mendesain diri untuk menjadi seorang pemimpin yang unggul.  Sejak usia baligh ia tidak pernah meninggalkan shalat tahajjud semalam pun.  Selalu berjamaah di dalam melaksanakan sholat wajib dan tidak pernah tertinggal pula melakukan sholat rowatib.  Perubahan diri inilah yang menjadi kunci utama perubahan dunia sehingga Muhammad Al Fatih mampu menaklukkan Benteng Konstantinopel yang tidak terkalahkan selama 7 abad lamanya.

Rasulullah SAW mengingatkan bahwa siapa yang hari ini lebih baik dari hari kemarin maka beruntunglah dia.  Siapa yang hari ini sama saja dengan hari kemarin maka merugilah dia.  Dan siapa yang hari esoknya lebih buruk dari hari ini maka celakalah dia.

Allah SWT pernah melakukan teguran keras kepada umat Islam bahwa tidak akan ada satu kemenangan pun sampai umat Islam bersiap.  Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum sampai kaum itu sendirilah yang melakukan perubahan.

Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.  QS Ar Radu ayat 11

Sebuah pesan perubahan diri yang sangat begitu jelas.  Tidaklah berbebihan kalau ada ungkapan yang mengatakan Ubahlah dirimu, niscaya dunia akan berubah di tanganmu.  Sejauh kita memiliki kesungguhan, keinginan dan motivasi serta daya upaya maka akan Allah SWT hadirkan energi yang besar, taufik dan hidayah kepada kita yang telah berusaha dengan bersungguh-sungguh.  Jadi sebenarnya ini adalah sebuah konsep yang sederhana namun sangat mendasar.  Ubahlah diri sendiri maka kita akan mampu melakukan perubahan yang lebih besar lagi.  

 “Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhaan) Kami, benar- benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik.” (QS. Al ankabut [29]: 69).

Menyambut Tahun Hijriah dengan Semangat Perubahan Diri


Konsep tentang perubahan diri inilah yang harus kita tanamkan dalam diri kita dalam menyambut tahun baru Hijriah di bulan Muharram ini.  Mulailah dari diri sendiri, mulai dari hal yang kecil dan mulai saat ini juga.  Itulah yang harus kita lakukan.  Tidak perlu mencari konsep lain karena konsep Islam sangatlah tepat untuk kita terapkan.  Karena konsep Islam berasal dari sang pencipta yang mengetahui betul ciptaan Nya.

Mengembalikan Izzatul Islam wal muslimin haruslah menjadi semangat kita dalam menyambut tahun baru hijriah ini.  Semangat yang kita awali dengan sebuah semangat untuk melakukan perubahan.  Perubahan yang dimulai dari diri sendiri, melandasi setiap amal dan kerja serta pengabdian hanya semata-mata mencari keridlaan dari Allah SWT.

Dalam Islam hijrah dalam Islam hijrah tidak semata-mata berkonotasi mobilitas dan transformasi fisik dari satu tempat ke tempat lain.  Tapi hijrah bisa pula berkonotasi non fisik yaitu bertransformasi dari kondisi yang tidak baik menuju kondisi yang baik, dari kondisi yang sudah baik menjadi lebih baik lagi.  

Pemuda Sebagai Pelopor Perubahan


Dalam sejarah da’wah Islam pemuda memegang peranan yang sangat penting dalam proses  perubahan secara global.  Sosok Muhammad Al Fatih yang diceritakan di atas adalah salah satunya.  Di dalam sejarah perjuangan Islam di zaman Rasulullah SAW tercatat ada Ali bin Abi Thalib, sosok pemuda yang cerdas dan piawai dalam strategi berperang.  Beliu pun menjadi khalifah pada usia yang masih muda. 

Ada juga Abdullah bin Mas’ud yang menjadi salah satu ahli tafsir terkemuka, Saad bin Abi Waqqash yang menjadi panglima perang saat menaklukan Persia.  Zaid bin Haritsah, Usman bin Affan, Umar bin Khatab, Mush’ab bin Umair, Abi Ubaidah Ibnul Jarah dan masih banyak lagi sosok-sosok pemuda yang menginspirasi  yang menjadi pelopor perjuangan di zamannya. 

Di tangan pemudalah perjalanan bangsa ditentukan.  Pemuda adalah penentu peradaban yang akan datang.  Sebagai motor utama perubahan pemuda memang diakui kekuatannya sebagai pendobrak kejumudan di dalam masyarakat. 

Oleh karena itu marilah kita sama-sama mengisi tahun baru Hijriah ini dengan bersama-sama melakukan perubahan diri kita pribadi, kemudian keluarga kita terutama anak-anak kita yang akan menjadi pemuda penerus perjuangan bangsa.  Karena di tangannya lah masa depan bangsa ini bergantung.

Wallohu’alam


29 komentar :

  1. Wah bulan Safar mau habis dan menjelang memasuki Rabiul Awal tapi nuansa Muharram masih terasa disini ya Teh.
    Semoga generasi muda dan kita bisa mengisi tahun Hijriyah ini lebih baik dari tahun kemarin. Amin...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Teh saya balik lagi nih. Gak bosen lah pokoknya baca baca sebagai penambah wawasan...

      Hapus
  2. sangat setuju sekali mbak. generasi pemuda itu sebagai tombak ukur generasi selanjutnya. jadi, kalo generasi kelak bagus, berarti hasil dari didikan generasi sebelumnya

    BalasHapus
  3. Isi artikelnya menarik..

    Kalau zaman sekarang, mahasiswa kali ya dapat dibilang pembawa perubahan, perwakilan dari masyarakat

    Berubah dari diri sendiri juga bertahap untuk menyesuaikan. Karena sering banget banyak omongan dari orang lain juga ttg perubahan diri sendiri.

    Perubahan yang paling cepat karena faktor lingkungan siih. Makanya kalau ngajak orang berubah atau berhijrah pasti seru.

    BalasHapus
  4. walaupun saya gak termasuk pemuda(i) lagi, semoga saya bisa terus menjadi lebih baik... dan sukses

    BalasHapus
  5. Waktu awal-awal masuk kuliah, pas lagi ospek kami sudah ditanamkan tentang perubahan diri ini. Bahwa mulai dari perubahan terhadap diri sendiri suatu saar kita bisa merubah dunia. Tergantung bagaimana setiap orang mau memulai ya, Mbak.

    BalasHapus
  6. Benar bangat Teh Ida, tidak bisa kita pungkiri bahwa di tangan pemudalah perjalanan sebuah bangsa ditentukan kesuksesannya. Makanya sangat penting bangat para pemuda harus menjadi sosok baik agar bangsanya juga menjadi baik ya.

    BalasHapus
  7. Sepakat, perubahan yang signifikan akan terasa kalau pemudanya berubah lebih dahulu.
    Pemuda adalah inovator bagi masyarakatmya

    BalasHapus
  8. Perubahan, terutama dari pemuda, menjadi hal yang sangat penting. Pemuda itu harapan. Kalau pemudanya saja malas berubah, mau jadi apa negara ini? Mau jadi apa hidupnya? Mau jadi apa keluarganya kelak? Jadi benar sekali kalau perubahan adalah kunci dari kesuksesan. Saya sendiri terus belajar memperbaiki diri agar lebih baik dan lebih baik lagi. Thank sharingnya ya kak ;)

    BalasHapus
  9. Terima kasih eh Ida, tulisannya meginspirasi banget, memang benar mesti melakukan perubahan diri walaupun kadang memang sulit untuk berubah ke arah yang lebih baik

    BalasHapus
  10. Setuju banget. perubahan ke arah lebih baik pasti bagus bagi kedepan, apalagi keluar dari zona nyaman, mencoba hal baru dan menemukan keilmuan baru

    BalasHapus
  11. Info yang bermanfaat semoga kita terus berubah menjadi lebih baik

    BalasHapus
  12. Terima kasih sudah diingatkan kak, semoga kita terus merubah diri untuk menjadi lebih baik ya.

    BalasHapus
  13. Berubah kearah yang lebih baik bagi setiap mukmin itu keharusan ya mba.. karena hidup hanya sekali dan alangkah baiknya senantiasa dalam jalur kebaikan..

    BalasHapus
  14. Mengubah hal-hal yang sudah jadi kebiasaan itu sulit banget yaa, Mba Ida. Tapi berubah ke arah yang lebih baik memang harus selalu dilakukan agar kita menjadi orang yang semakin baik seiring bertambahnya usia

    BalasHapus
  15. Perubahan diri kelebih baik apalagi di jalan Allah insyaallah semuanya pun akan ikut baik

    BalasHapus
  16. alhamdulillah jadi seger lagi setelah membaca artikel ini. semangat mbak... #DuniaFaisol

    BalasHapus
  17. Yes harus itu mba. Perubahan ke arah baik dan positif tentunya. Secara bertahap dengan konsisten

    BalasHapus
  18. Jadi inget film 99 cahaya di langit eropa. Jadilah agen islam yang baik yang membawa perubahan dunia

    BalasHapus
  19. Setuju, Teh. Dan arti dari QS Ar Radu ayat 11, Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. Selalu jadi pengingat dan penyemangat untuk berubah jadi lebih baik.

    Terima kasih sharingnya, Teh. Pagi-pagi sarapan yang bergizi :)

    BalasHapus
  20. Terima kasih mbak Ida telah diingatkan. Masih banyak kekurangan yang saya punya namun saya akan tetap berusaha untuk belajar ke arah yang lebih baik.

    BalasHapus
  21. kalau diingat-ingat sih mungkin saya sudah banyak berubah, meski banyak orang terutama teman dan keluarga yang bilang saya dari dulu ya begini saja. Perubahan paling signifikan ya dari Introvert ke Extrovert saat mulai kuliah di fakultas Komunikasi. Padahal awalnya saya pendiam luar biasa tapi Ya Kali orang komunikasi tidak bisa ngobrol kan gawat. hehehe.. Kadang-kadang masih suka mendadak introvert sih kalau ketemu terlalu banyak orang. hihihih.

    BalasHapus
  22. Perubahan diri ke arah yang lebih baik datang dari kesadaran. Jika tidak punya kesadaran, perubahan sulit dilakukan.

    BalasHapus
  23. Perubahan diri ke arah yang lebih baik memang sudah menjadi ciri manusia yang sukses ya.. Nah, faktor utamanya berbalik kepada niat, dan kesadaran utk perubhan diri..

    BalasHapus
  24. Semoga kita semua mampu meningkatkan kualitas diri untuk menjadi lebih baik setiap harinya.

    Tulisan ini memotivasi sekali. Terima kasih banyak atas tulisan ini mba.

    BalasHapus
  25. Sebagaimana ajaran ISlam setiap waktu kita berupaya memperbaiki diri ya mbak Ida. Supaya hari ini lbh baik dr hari kemarin...

    BalasHapus
  26. Setuju banget Mba, kalau mau sukses kita emang harus berubah kearah yang lebiih baik. Selain perubahan juga didukung niat dan usaha yang kuat.. semangat untuk jadi lebih baik ya Mba :D

    BalasHapus
  27. Suka sama kalimat pembukanya mba. Jadi engingat banget buat diri ini :'' jad ingat bentar lagi ganti tahun masehi. Masih blm optimal berbenah diri :'

    BalasHapus
  28. iya mbak, berubah menjadi lebih baik untuk menjadi sukses itu butuh tekad yg kuat dan semangat yang gak pernah padam. Semoga kita semua mampu melewati ujian dalam proses perubahan itu ya.

    BalasHapus

Terima kasih telah mampir dan silakan tinggalkan jejak ^_^