Tampilkan posting dengan label Woman. Tampilkan semua posting
Tampilkan posting dengan label Woman. Tampilkan semua posting

24 Apr 2017

Prahara Rumah Tangga


Prahara Rumah Tangga  Seperti pernah saya ungkapkan bahwa saya sering seperti jadi 'keranjang sampah' teman-teman yang curhat.  Dan saya menikmati itu, senang saja kalau misalnya bisa ikut melegakan perasaan orang yang sedang bermasalah.  Mesti itu terkadang membuat saya terkejut, miris dan sedih.  Awalnya suka jadi baper, selanjutnya bisa pada posisi netral.  Tidak selalu bisa ikut menyelesaikan masalah sih, bahkan seringnya tidak.  Tapi dengan membuat mereka nyaman, yakin bisa curhat dengan aman, dan membuat plong hati yang ingin curhat, ada rasa senang di hati.

Suatu saat ada teman yang curhat tentang prahara rumah tangganya, kemudian berakhir dengan perceraian.  Orang dalam keadaan seperti itu terkadang butuh support, dan memang dia juga suka inbox perkembangan kasus perceraiannya.  Jadi bukan karena kepo kalau kemudian saya juga suka menanyakan kondisinya.  Kalau dipikir buat apa kan ikut campur masalah orang lain, tapi ya itu tadi, terkadang mereka butuh support, tidak merasa sendiri. Tahu ada orang yang perhatian pada masalahnya juga saya pikir akan membuat mereka merasa tidak sendiri.

17 Mar 2017

Sedia Payung Sebelum Hujan



Pernah kepikiran enggak sih jenuh menjadi ibu rumah tangga?  Jangan deh ya... Kalau sesekali merasa bosan dengan suasana yang itu-itu aja sih boleh saja, karena itu manusiawi.  Menghadapi rutinitas  setiap hari memang terkadang menjemukan.  Menjadi apa pun kita, rasa bosan pasti selalu ada  makanya kita harus menemukan sesuatu yang membuat kehidupan kita menjadi lebih berwarna.

Sebetulnya menjadi ibu rumah tangga itu tidak ada sekolahnya secara khusus, yang ada sekolah kehidupan.  Pengalaman hidup yang membuat kita semakin matang dan dewasa. Berbeda dengan profesi lain seperti menjadi wanita karir misalnya.  Ada sekolah atau tempat kursus yang membuat kita mempunyai kemampuan yang mumpuni mengerjakan tugas-tugas kita.

Meski tidak ada sekolah resminya, tetapi bersekolah di sekolah kehidupan seharusnya membuat kita ahli di dalam mengelola rumah tangga kita.  Menjadi ibu rumah tangga profesional, itu mungkin istilah yang sedang in di masa sekarang.  Karena menjadi ibu rumah tangga itu dituntut untuk bisa menjadi manajer di berbagai bidang salah satunya adalah menjadi manajer keuangan.

14 Mar 2017

Betulkah Perempuan Takut Menjadi Tua?


Time flies so fast...itu memang betul banget ternyata... Perasaan baru kemarin saya kuliah, apalagi kalau sudah ngobrol di grup teman-teman masa lalu.  Sepertinya saya merasa masih menjadi seorang perempuan muda yang baru kenal dunia ...hahaha... Jadi inget lagunya Anggun C Sasmi  yang liriknya seperti ini..."Aku...aku gadis remaja yang baru kenal dunia...." xixixi...

Tapi ketika kembali ke kehidupan nyata lima anak-anak yang sudah mulai beranjak besar mengelilingiku.  Masya Allah...mungkin bila usiaku panjang sebentar lagi saya akan dipanggil nenek.  Dan suamiku akan tidur dengan nenek-nenek...hehe.. Salah satu ciri kiamat kecil kan waktu terasa begitu cepat berlalu.  Ini juga merupakan suatu pertanda bahwa saya begitu betah tinggal di dunia fana ini.  Dan ketika bercermin kerutan di wajah pun mulai tampak di sana sini.....deuh, galaukah saya?

11 Mar 2017

Serba dan Serbi Me Time



Serba dan Serbi Me Time   Kalau lagi suntuk seperti ini,  kemudian peer tulisan banyak tapi gak punya ide buat ngembangin tulisan rasa-rasanya jadi pengen piknik deh hahaha... Beneran..Apalagi tadi baca di grup Hardendang, salah satu grup WA yang saya ikuti ada informasi kalau maskapai milik pemerintah kita lagi jor-jor an memberi diskon untuk penerbangan domestik dan luar negeri.

Sementara ini gak usah jauh-jauh lah, pilih yang domestik aja..kan jauh lebih murah tuh. Terus ya..perginya sama temen-temen aja hehe... Egois yak...xixixi... Iya sih, tapi kan niatnya juga refreshing dan mencari inspirasi.  Kalau bawa anak-anak atau suami itu mah ngasuh namanya *sungkem ke pak suami :D.   Ada suatu saat dimana kita butuh piknik sendirian atau bareng temen-temen dekat kita, tanpa dikerubungi orang-orang tercinta dan tersayang kita.  Apalagi dalam waktu dekat saya kan bakal mantai alias pergi ke pantai bareng keluarga.  Sudah dipastikan insya Allah seru lah...Nah sesudah itu saatnya emak pergi bareng temen-temennya...hehe..

24 Feb 2017

Memilih Sabun Mandi untuk Bayi


Memilih Sabun Mandi untuk Bayi. Entah kenapa hari ini saya jadi teringat kepada papah mertua.  Hubungan kami memang cukup dekat, sepertinya beliau memang dekat dengan semua menantunya yang kesemuanya perempuan.  Ya karena kesemua anaknya laki-laki, otomatis semua menantunya perempuan dong hehe.. Oh ya, suamiku merupakan anaknya yang pertama.  Saya merasa pasti kalau papah dekat dengan semua menantunya karena beliau ayah yang baik dan bijaksama.  Walaupun kami jarang bertemu, tetapi beliau selalu ada di hati.

Jadi ingat setahun terakhir kalau datang ke Cimahi selalu membawa sabun mandi sendiri. Iya, karena entah kenapa kulitnya jadi mudah gatal, dan setelah diperikasa dokter ternyata katanya kalau mandi harus menggunakan sabun bayi.  Menurut dokter sih kataya kulit papah jadi sensitif jadi harus memakai sabun bayi yang anti bakteri.

21 Feb 2017

Menjadi Ibu Rumah Tangga yang Keren


Menjadi Ibu Rumah Tangga yang Keren, Untuk ibu rumah tangga yang bekerja sepertinya hari libur sabtu dan minggu merupakan hari yang istimewa.  Karena di hari itu ia bisa berkumpul dengan keluarganya tanpa harus terganggu oleh rutinitas kerjanya.  Week end bagi mereka yang bekerja tentu dimanfaatkan betul karena bagi mereka hari itu  saat yang tepat untuk bisa lebih dekat dengan keluarganya.  Bisa kumpul bareng, jalan-jalan, wisata bareng keluarga atau apa pun yang bisa menembus waktu selama lima hari dalam sepekan yang penuh di luar.

Namun ada beberapa ibu bekerja yang menjadikan hari sabtu dan minggu sebagai hari bersih-bersih di rumah.  Mungkin saja hari sabtu dan minggu adalah hari membereskan cucian seabreg, setrikaan atau pekerjaan lainnya yang bertumpuk yang tidak sempat mereka kerjakan di hari biasanya.  Yup, tiap rumah tangga kan berbeda-beda kondisinya.  Ada yang bekerja karena memang membutuhkan tambahan uang untuk keluarganya ada yang untuk eksistensi diri mengamalkan ilmu yang dimilikinya atau ada yang untuk mengisi waktu luangnya karena kesal di rumah saja.

Sementara itu bagi ibu rumah tangga yang full di rumah mengerjakan urusan rumah tangga adalah rutinitas yang tidak habis-habisnya. Oleh karena itu dibutuhkan kemampuan memenej waktu agar waktu di rumah tidak habis untuk urusan pekerjaan ibu rumah tangga saja.  Bagi saya kalau seharian terus selama tujuh hari berkutat di urusan dapur, sumur, kasur tentu saja merupakan hal yang membosankan.  Saya bukan tipe seperti itu, meski dari awal menikah saya sudah berkomitmen untuk tidak berkarir dan menjadi ibu rumah tangga saja.  Mungkin pengalaman memiliki ibu bekerja membuat saya berkomitmen seperti itu walau sejujurnya saya bukan tipe orang yang bisa diam di rumah saja hehe..  kontradiktif memang.

3 Feb 2017

Ketika Emak Rempong Harus Profesional


"Umi mah dari dulu belajar wae....kapan profesionalnya?"

Saya masih ingat ucapan anak keempatku Mushab, saat ia masih duduk di kelas 3 an.  Sekarang dia sudah duduk di kelas 6 berarti itu terjadi tiga tahun yang lalu.  Dialog tersebut terjadi saat dia mau pinjam laptop tapi saya larang.  Dia keukeuh pengen pinjam dan mengatakan kalau saya -umi nya- kerjaannya fesbukan aja.  Tentu saja ga kepengen keliatan seperti itu oleh anak, walau kenyataannya memang seperti itu..hihi... saya ngeles dong, akhirnya kukatakan kalau di fesbuk saya punya banyak grup, grup nulis, grup bisnis, grup ibu profesional.  Eh malah dikatain kalimat di atas oleh anakku..heuheu...

4 Okt 2016

Betulkah Perempuan Suka Berbelanja ?

Betulkah Perempuan Suka Berbelanja?

Kalau ada yang bertanya betulkah perempuan itu suka berbelanja,  ? Ahahaha... sebagai perempuan sepertinya saya harus mengiyakan itu.  Apalagi kalau ada uang berlebih..iya kan ? Minimal belanja ke tukang sayur lah hihi... Sepertinya bukan belanja  semacam itu ya, kalau belanja ke tukang sayur mah bukan hobi tapi keharusan menyiapkan masakan buat keluarga  tentunya...hihi..

Belanja bagi perempuan kalau disandingkan dengan mengutak atik mobil untuk laki-laki atau nonton bola kayaknya sebanding deh.  Sepertinya gak usah ditanya mengapa mereka rela begadang semalaman demi menantikan tim pujaannya bertanding.  Atau rela mengorbankan uang yang besar untuk berbagai asesoris kendaraannya. Sama juga sepertinya tidak perlu ditanya deh mengapa wanita suka berbelanja, itu kan karena memang sudah dari sananya.  Hihi..engga ilmiah banget yak jawabannya, tapi memang begitu.. katanya sih ini  menyangkut chemistry dan hormon dalam tubuh mereka.

31 Agt 2016

SMSbunda, Sebuah Upaya Membantu Menekan Angka Kematian Ibu Hamil


SMSbunda, Sebuah Upaya Membantu Menekan Angka Kematian Ibu Hamil
Saat saya menikah dulu, saya sama sekali tidak mempunyai pengalaman tentang menjadi orang tua. Terlebih lagi saya anak sulung, tidak ada orang dekat yang bisa saya jadikan guru atau contoh bagaimana kehidupan dan proses setelah menikah, hamil, kemudian menjadi orang tua.  Jadinya banyak hal yang membuat saya agak kikuk ketika mengalaminya. 

Saya kira ini tidak dialami oleh saya saja, banyak di luar sana. pasangan muda yang sama sekali tidak memiliki bekal bagaimana ketika menikah dan memulai menjadi orang tua. Karena memang tidak ada sekolah khusus menjadi orang tua.  Belajar dari orangtua ?  Sepertinya ini cukup sulit mengingat jarak usia yang jauh berbeda, jadi berbeda masa.

Jangankan pasangan muda, pasangan yang sudah memiliki anak sekian pun, ketika menghadapi kondisi tertentu yang berbeda dan baru dialami akan merasa kebingungan.  Tidak tahu apa yang harus dikerjakan, bertanya pada orang yang salah akhirnya malah berakibat fatal.

28 Agt 2016

Perkembangan Janin Trimester Pertama


Perkembangan Janin Trimester Pertama  Masih ingat dulu awal menikah, setiap ketemu orang suka pada nanya "Sudah isi belum...?" Hihi... ngapain ya pada kepo begitu, etapi memang suka spontan kita bertanya kepada orang tentang ini itu ya, tanpa kita perhitungkan orang itu senang engga dengan pertanyaan kita. Tapi memang sih setelah menikah rata-rata yang ditunggu pasti telat bulan alias positif.  "Alhamdulillah akhirnya aku bakal jadi ibu..." hehe...

Kehamilan yang kita tunggu dan akhirnya datang juga, harus kita syukuri dengan menjaga dan merawatnya dengan optimal.  Agar janin kita tumbuh sehat kuat dan cerdas, optimal dalam segala aspek perkembangannya.  Untuk itu seorang ibu harus menjaganya dari sejak perkembangan janin trimester pertama.

Sebetulnya perkembangan janin di dalam rahim itu dibagi ke dalam tiga fase yaitu  trimester pertama yaitu bulan ke 0-3, trimester kedua dari usia janin 4 - 6 bulan serta trimester ketiga 7-9 bulan.  Trimester pertama  adalah masa perkembangan yang paling krusial.  Mengapa ? Janin di trimester pertama masih sangat sensitif harus disikapi dengan lebih hati-hati karena memang rawan keguguran.

25 Agt 2016

Perjuangan Memberi ASI Itu Harus Ibarat Seperti "Sampai Titik Darah Terakhir"


*PekanASIDunia

"Alhamdulillah Mi, sekarang bisa keluar ASI nya " Ucap adikku gembira
"Hah..kok bisa..?"  Saya terperangah bercampur gembira tentu saja, mengingat dua anak pertama adikku ini tidak bisa diberi ASI karena konon katanya ASI nya tidak keluar.
"Iya, tiga hari pertama enggak keluar, tapi saya nekat tidak memberi apa-apa kepada si dede, alhamdulillahnya lagi ternyata di rumah sakit ini mendukung banget dan mendorong terus, ngasih semangat, tidak buru-buru ngasih susu formula kayak dulu...."Adikku panjang lebar menjelaskan.

Alhamdulillah tentu saja saya senang, tidak menyangka ternyata dengan semangat membaja dan keinginan besar untuk bisa memberi ASI, akhirnya untuk putra ketiganya adikku berhasil memberikan ASI bahkan akhirnya bisa ekslusif selama 6 bulan.  Padahal sebelumnya untuk dua anak pertamanya, adikku itu susah sekali memberikan ASInya karena yang keluar sedikit serta puting susu yang tidak terlalu muncul membuat bayi kesulitan untuk menyusui.

Adikku harus 'tega' tidak memberikan apa-apa kepada bayinya selama tiga hari, selain berusaha mencoba memberikan ASI nya pada bayi barunya.  Bukan tanpa alasan sih, karena menurut ilmu kedokteran, bayi masih kuat tidak diberi apa-apa selama maksimal tiga hari.  

27 Jun 2016

Tampil Percaya Diri Saat Lebaran Bersama Hijabenka


Tampil Percaya Diri Saat Lebaran Bersama Hijabenka. Tak terasa Bulan Ramadhan akan segera berlalu meninggalkan kita, Idul Fitri pun kan segera menjelang.  Semoga target dari puasa yaitu menjadi insan yang bertakwa dapat kita raih hingga satu syawal nanti kita kembali kepada kesucian.  Yup, umat Islam yang telah melaksanakan puasa sebulan penuh dengan sebaik-baiknya dan sepenuh hati akan diampuni semua dosanya.

Banyak cara dilakukan sebagai ungkapan kebahagiaan karena telah berhasil menjalankan puasa dengan baik.  Salah satunya adalah dengan berpenampilan terbaik saat sholat Idul Fitri nanti dan saat bersilaturahmi di hari raya yang biasa disebut dengan lebaran.  Asal tidak berlebihan sah-sah saja kok memakai baju baru saat lebaran nanti.  Asal niatnya yang lurus saja, ingin berpenampilan terbaik saat di hari bahagia itu, ingin menyenangkan mata orang yang memandang kita. Iya kan ?  Bukankah Allah SWT itu menyukai keindahan?

8 Mei 2016

11 Cara Menjadi Ibu Rumah Tangga yang Efektif


11 Cara Menjadi Ibu Rumah Tangga yang Efektif  Pekerjaan menjadi ibu rumah tangga memang tidak ada habis-habisnya ya.  Saya merasa pasti kalau hampir semua ibu rumah tangga merasakan itu.  Berkaca dari pengalaman diri dan beberapa yang sempat saya amati, kemampuan memenej adalah hal yang paling penting untuk mengelola pekerjaan ini.  Kemampuan inilah yang membuat ibu 9 orang anak mampu mengerjakan uruasan rumah tangganya sendiri tanpa asisten tetapi mampu berkiprah di luar rumah dengan mengikuti berbagai organisasi dan mengisi majelis taklim.  Kemampuan ini pulalah yang membuat seorang ibu satu anak, tidak bekerja tetapi  merasa keteteran.

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan ibu rumah tangga dalam mengelola rumah tangganya agar lebih efektif lagi.  Domestik beres tapi mampu berkiprah di luar rumah menebar manfaat.  Sebuah proses belajar memang, tetapi bagi ibu yang mau belajar, proses menjadi lebih baik itu akan lebih cepat terjadi.

5 Mei 2016

7 Manfaat Memasak di Rumah


Membaca tulisan Mba Windi Teguh tentang perempuan harus bisa masak, jadi ingin menulis pendapat pribadi tentang masak memasak, dan jadilah tulisan 7 Manfaat Memasak di Rumah ini. Terus terang saja awalnya saya gak terlalu suka memasak.  Saya bisa masak, tapi gak terlalu piawai, lebih jago suami saya kalau soal memasak.  Yup, suami seperti seorang Chief yang masakannya enak di lidah.  Gak heran sih...suami empat bersaudara yang semuanya laki-laki.  Sebagai anak sulung, waktu kecil, suami diberi tugas untuk ikut meracik masakan di dapur oleh ibunya dulu.  Jadilah dia jago di dapur.

Nah kalau saya beda, ibu saya wanita karir yang jarang masak, saya gak ingat dulu waktu kecil hingga sebelum nikah saya makan apa ..hahaha... engga ding, ibu saya sebetulnya jago masak, cuman karena sibuk membantu ayah saya mencari nafkah  jadi sepulang di rumah capek dong.. akhirnya sering juga anak-anak masak tahu, tempe dan telur ceplok dadakan..

1 Mei 2016

KLIKMAMI Solusi Berinvestasi di Era Digital





Pernah mendengarkan bahwa tipe kepribadian manusia itu terbagi menjadi berbagai tipe kepribadian ?  Ada sanguinis, melankolis, koleris dan plegmatis.  Seru lho kalau mempelajari ini, malah di Jepang katanya  tipe-tipe manusia itu  dibagi berdasarkan golongan darahnya.  Menurut penelitian di sana katanya sih golongan darah itu ditentukan oleh protein-protein tertentu yang membangun semua sel di tubuh kita, itulah yang menentukan psikologis manusia.  Eh tapi kenapa tiba-tiba saya menulis tentang tipe kepribadian sementara judul tulisan yang saya tulis adalah KlikMAMI Solusi Berinvestasi di Era Digital? Ga nyambung ya... hahaha....

31 Jan 2016

Manfaat BEYON C untuk Kecantikan Wajah

Wanita mana yang tak ingin terlihat cantik?  Pastilah semua wanita di dunia ini, ingin selalu terlihat cantik dan awet muda.  Banyak cara yang mereka gunakan agar selalu terlihat cantik, mulai dari rajin perawatan ke salon sampai mengosumsi suplemen kecantikan tiap hari.  Sayangnya banyak juga lho wanita yang terperangkap pada cara instant yang sesungguhnya dalam jangka panjang akan merusak tubuh mereka sendiri.

Ingin terlihat cantik dengan kulit cerah akhirnya menggunakan produk pemutih kulit yang tidak jelas aman atau tidaknya.  Dampaknya banyak sekali wanita yang menjadi korban produk semacam ini, hingga bukan kulit putih yang didapat tetapi kulitnya menjadi rusak dan memerah bahkan akhinya dipenuhi flek hitam. Dulu pegawai dan beberapa tetangga saya sempat jadi korbannya, kulitnya memang memutih tetapi dipenuhi flek hitam yang semakin jelas kentara..hii..kasian sekali melihatnya.

Ada lagi yang menggunakan cara instant yang lebih canggih, elit dan mahal yaitu melalui operasi plastik, tetap saja hasilnya kurang menarik. Bahkan ada lho yang sampai gagal dengan bentuk wajah baru yang aneh.  Bagaimana pun juga yg namanya instant pasti kurang baguslah bagi tubuh kita.



Padahal ada lho suplement kecantikan untuk para wanita yang ingin terlihat cantik dan awet muda. Apa itu? Namanya BEYON C, produk ini bagus lho untuk kulit dan wajah kita, karena mengosumsi BEYON C akan memberi manfaat mencerahkan kulit, hingga kita bisa memiliki kulit cerah serta kulit kenyal. Selain  buat wajah dan kulit ternyata banyak keunggulan lainnya untuk keseluruhan tubuh kita.  Yuk kita simak apa saja manfaat Beyon C ini

Manfaat BEYON C untuk Wajah

Semakin bertambah usia kita, maka kerutan-kerutan di wajah pun mulai tampak, hal ini memang hal yang wajar terjadi pada setiap manusia.  Namun sebetulnya kerutan-kerutan ini bisa diantisipasi agar tidak datang lebih awal. Kerutan di wajah terjadi karena produksi kolagen dan elastin di kulit menurun jumlahnya. BEYON C dengan kolagen terbaik, rosehip, vitamin C ramah lambung dan asam amino yang terkandung di dalamnya mampu merangsang kembali produksi kolagen dan elastin dalam kulit hingga bisa menghilangkan kerutan di wajah dan mencegah kulit wajah kendur.  BEYON C  bisa mencegah jerawat datang kembali lho,  BEYON C juga merupakan feeling wajah terbaik yang dapat menghaluskan wajah kita.


Manfaat BEYON C untuk Kulit

BEYOND C yang mengandung kolagen, rosehip, vitamin C dan asam amino di dalamnya membantu memudarkan bintik-bintik usia, melembutkan kulit, mengencangkan kulit, membuat warna kulit kita  lebih bersinar. Selain itu BEYON C  merawat kulit kita agar tidak kering tetapi juga bisa untuk mengurangi kulit yang berminyak. BEYON C pun merawat jaringan kulit kita hingg bisa menutup pori di kulit wajah kita.

Untuk  yang mempunyai masalah tumit yang belah-belah nih biasanya ibu – ibu bisa juga menggunakan BEYON C ini. Untuk anda yang mengalami luka untuk pemulihannya bisa juga menggunakan BEYON C karena BEYON C juga bisa menghilangkan bekas luka.

 
Manfaat BEYON C untuk Kesehatan Secara Keseluruhan

Selain untuk wajah dan kulit ternyata BEYON C memiliki manfaat yang besar untuk kesehatan tubuh secara keseluruhan.  Ternyata banyak banget manfaat yang bisa kita ambil dengan mengosumsi BEYON C ini, manfaat itu antara lain adalah: Sebagai antioksidan, untuk imunitas atau system kekebalan tubuh, memberi kontribusi untuk fungsi normal dari sistem saraf, memberi kontribusi untuk fungsi psikologis normal, perlindungan sel dari stres oksidatif dan masih banyak lagi manfaat lain dari BEYON C ini.

BEYON C juga ternyata aman lho digunakan untuk anak-anak, bahkan memberikan manfaat meningkatkan daya tahan tubuh anak, cara mencegah anak sakit, mencegah anak panas dalam.


Banyak sekali manfaatnya kan BEYON C ini..? So bagi yang ingin cantik dan awet muda, memiliki kulit yang bagus, tubuh yang ideal, tulang yang kuat dan semua manfaat dari BEYON C jangan ragu untuk mengosumsi suplemen multi fungsi ini.  BEYON C ini bisa didapatkan di distributor terdekat dengan tempat tinggal kita. Ini daftar distributor yang bisa dihubungi untuk mendapatkan produk ini.

Distributor:
Jabodetabek dan seluruh Jawa barat : Vonny 0818221920
Surabaya dan Jawa Timur: Elny 081370477655
Semarang dan Jawa Tengah : Nunu 085646671600
Medan dan Aceh : Harry 081370958333
PekanBaru dan Jambi : Susanto 08197251333
Kalimantan : Tiffany 081259339977




25 Des 2015

Bu Uso Sang Pemenang Kehidupan

Hari Ibu telah berlalu beberapa hari yang lalu, ada banyak sosok-sosok ibu hebat di sekitar kita yang pantas mendapatkan selamat atas kesuksesannya pada Hari Ibu ini.  Sosok yang menginspirasi yang telah berhasil menjadi ibu yang sukses dan memancarkan cahaya untuk orang-orang di sekitarnya.  Salah satunya adalah sosok Bu Uso tetangga ku ini….

“Selamat ya Bu, sudah sukses sekarang”  Kuucapkan kata itu dengan penuh takjim dan sepenuh hati pada ibu tetanggaku itu.  Ada binar  bahagia dan bangga di wajahnya. Saya biarkan dia menikmati itu, karena memang wajar ia mendapatkannya.. “Alhamdulillah hasil berjuang..” Jawabnya sejurus kemudian.  “Datang ya Umi, ditunggu..” Ujarnya kemudian.  Saya hanya mengangguk sambil memberinya senyuman.

Bu Uso ketika dikunjungi di rumahnya

Saya masih ingat betul percakapan kurang lebih setahun yang lalu itu, saat perempuan tetangga saya itu mengundang syukuran anaknya yang ketiga.  Anaknya yang baru lulus dari sebuah universitas dekat rumah kami terpilih menjadi ABRI yang direkrut dari para sarjana terpilih di seluruh Indonesia.  Dengan seleksi yang teramat ketat putranya yang sarjana psikologi itu berhasil mendapat urutan pertama seleksi tentara karir se Indonesia dan langsung mendapat pangkat Letnan Dua. 

Saya pun terpukau ketika keesokan harinya datang memenuhi undangannya, rumahnya yang dulu hanyalah berupa rumah gubuk telah berubah wujud menjadi rumah mungil yang nyaman dan berlantai dua.  Memang meskipun ia tetangga dekat rumahku, jarang sekali saya melewati rumahnya yang memang agak di belakang itu.  Saya hanya sempat tahu kalau dia sedang membangun rumah, karena hampir tiap hari dia melaundry baju keluarganya di tempat laundry an milikku.  “Sedang direnovasi rumahnya, sebulan dua bulan ini kost di kost-kost an dulu, jadi susah nyuci..” Jawabnya ketika kutanya mengapa tidak mencuci sendiri.


Perjuangan berat yang ibu itu lalui berbuah manis sekali, kelima anak-anaknya telah sukses sekolah di sekolah yang cukup tinggi.  Anak keempat sedang kuliah di jurusan informatika universitas yang sama dengan ketiga kakaknya lewat jalur beasiswa pula, sedangkan si bungsu masih duduk di bangku SMA.

Saya kagum pada perjuangan si Ibu tetangga saya itu, sebut saja bu Uso, memang ia biasa dipanggil seperti itu.  Masih terbayang di pelupuk mataku, sosok bu Uso dengan sedikit terpincang melewati rumahku setiap hari untuk berkebun sebagai mata pencaharian utamanya.  Pergi pagi, pulang sore itu yang dilakukannya tiap hari. Bukan tanah sendiri bahkan, ia harus mengontrak tanah itu sebesar delapan jutaan per tahunnya.  Ia harus banting tulang dari pagi hingga petang bercocok tanam dan beternak ayam untuk memenuhi kebutuhan hidup, sekolah anak-anak dan membayar kontrak tanahnya.

Yang saya kagum dari Bu Uso adalah keteguhan hatinya dan semangatnya untuk terus berjuang menyekolahkan anak-anaknya walau keterbatasan biaya menghadangnya.  Masih terbayang, saat ke rumahnya untuk mengambil komputer yang terpaksa dijualnya.  Keempat anak-anaknya sedang tekun belajar diterangi cahaya lilin yang temaram…entahlah mungkin listriknya belum dibayar hingga mereka belajar dalam kondisi kurang cahaya, padahal kutahu persis saat itu tidak sedang ada pemadaman listrik.

Sosok yang teguh pada cita-citanya, sementara tetangga sekitar banyak yang menyerah pada keadaan, membiarkan anak-anaknya terlarut pada kegagalan dan semangat menuntut ilmu yang rendah.  Ia berbeda, bersama suaminya yang pekerjaannya juga mengurusi kebun, mereka terus menerus menyemangati anak-anaknya untuk rajin belajar dan tidak menyerah pada keadaan.  

Bu Uso dengan anak keduanya
Beberapa tetangga ada juga yang mencibir karena hutangnya kemana-mana untuk keperluan sekolah anak-anaknya.  Yang kukagum dari Bu Uso, meski lama sekali bahkan mungkin bertahun ia akan selalu ingat hutangnya, dan pasti akan membayarnya.  Dulu, bukan sekali dua kali dia meminjam uang padaku.  Setelah kutahu  perjuangannya, saya selalu berusaha memberinya pinjaman selama memang ada.   

Bukan satu dua pula tetangga yang mencibir, menganggapnya sombong, menyekolahkan anak tinggi-tinggi padahal ia orang tidak mampu. Tapi ia tidak mempedulikan semua itu, ia menekankan kepada anak-anaknya agar tidak seperti ayah ibunya, mereka harus bisa hidup lebih baik dan tidak ada cara lain selain belajar sungguh-sungguh dan sekolah yang tinggi.  Tidak hanya tinggi, tapi harus paham juga apa yang mereka pelajari dan untuk apa mereka sekolah.

Sebetulnya anak-anak Bu Uso diterima di beberapa perguruan tinggi negeri lewat jalur bea siswa.  Karena keterbatasan biaya untuk kebutuhan sehari-hari mereka di tempat kuliah yang memang lumayan jauh dari tempat tinggalnya, akhirnya mereka memutuskan untuk kuliah di perguruan tinggi swasta dekat rumah.  “Lebih murah biaya hidupnya Mi”.  Begitu dia beralasan ketika kutanya kenapa tidak mengambil bea siswa universitas negeri favorit yang diterima anak-anaknya.  Jadilah anak pertama sampai ketiganya kuliah di universitas swasta dekat rumah. Tak perlu memakai ongkos, karena tinggal jalan saja, untuk makan pun bisa bersama-sama, memang jauh lebih murah.

Istimewanya, semua anak-anak bu Uso meraih nilai cumlaude, Bu Uso bersama suaminya pandai sekali mengarahkan anak-anaknya untuk menjadi anak-anak yang bertanggung jawab pada masa depannya.  Anak-anak yang rajin belajar dan tidak suka membuang waktu untuk sesuatu yang tidak berguna. Ditekankan pula semenjak mereka kecil untuk tidak suka jajan, dan perut selalu terisi walau harus makan hanya dengan garam saja.  

Meskipun mereka hidup miskin, tapi anak-anak bu Uso tinggi-tinggi, sehat, cantik dan tampan, tak terlihat kemiskinan pada sosok mereka, bila tidak tau keadaan mereka sebenarnya.  Bu Uso memang ibu yang bertanggung jawab, seluruh hidupnya ia baktikan untuk anak-anaknya.  Ia tak peduli pada dirinya yang sering sakit dan terlihat tua, ia tak lagi memiliki rasa malu untuk berhutang ke sana ke mari untuk membeli kebutuhan sekolah anak-anaknya.  Apa pun ia lakukan asal halal untuk anak-anaknya….

Ia tak mengenal rasa lelah demi masa depan anak-anaknya…

Kini ia tinggal memetik hasilnya, perjuangan bertahun-tahun pasti penuh duka dan air mata, dicela banyak orang karena sepertinya ia terlihat terlalu memaksakan diri, pasti ia merasakan celaan itu.  Keteguhannya pada cita-citanya terbayar sudah, tiga anak-anaknya langsung mendapatkan pekerjaan yang layak begitu lulus kuliah.  Bahkan si tengah yang kini tengah menjalani pendidikan ketentaraannya di Magelang berujar pada ibunya agar tidak usah berlelah-lelah mencari uang lagi,  ia pun berencana mengumrohkan kedua orang tuanya.  Meriding saya mendengarkan Bu Uso menceritakan itu dengan air mata di kedua sudut matanya karena terharu bahagia.

Salah satu sudut rumahnya kini

Tak ada lagi rumah gubuk itu, tak ada lagi duka, tak ada lagi upaya menahan malu untuk pinjam ke sana ke mari, tak ada lagi air mata pilu.  Terakhir saya memenuhi undangan pernikahan anak pertamanya, seorang perempuan cantik berhijab yang sudah bekerja di sebuah perusahaan yang cukup besar.  Dalam sebuah pesta pernikahan yang meriah dan cukup megah, di sana  saya melihat Bu Uso dan suaminya pun berdiri tersenyum penuh kebahagiaan.  Ia pun mendapatkan seorang mantu dari keluarga yang cukup berada.

Sungguh kehidupanmu sangat menginspirasi sekitar, kau tunjukkan bahwa kebahagiaan bisa kita raih bila kita mau berjuang.  Kau tunjukkan  bahwa masa depan adalah milik mereka yang mau memperjuangkannya.  Kau tunjukkan bahwa rintangan yang menghadang bukan untuk membuat surut ke belakang. Kau sudah membuktikan itu pada sekitarmu, kau membuka mata sekitarmu.. Kini tidak ada lagi cibiran yang mencemooh dirimu…

Mudah-mudahan sosok bu Uso bisa mengubah paradigma beberapa tetangga-tetangga sekitarmu, yang lebih banyak membuang waktu untuk sesuatu yang kurang berguna.  Yang lebih mementingkan gaya hidup daripada berjuang untuk masa depan, yang sangat mudah menyerah pada keadaan..
Dengan sepenuh takjim dan dari relung hatiku yang terdalam di momen Hari ibu ini kuucapkan kembali selamat telah menjadi seorang pemenang kehidupan.  Bu Uso, kau memang seorang ibu yang menginspirasi