Tampilkan postingan dengan label curhat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label curhat. Tampilkan semua postingan

13 Feb 2017

Pilkada Oh Pilkada


Meski belum pernah posting tentang pilkada bukan berarti saya tidak peduli dengan pilkada serempak yang akan berlangsung 15 Februari 2017 nanti.  Terlebih lagi di tempat tinggal saya yaitu Kota Cimahi juga ikut serta dalam penghelatan itu.  Jadinya saya lebih care karena ini menyangkut masa depan kota tempat saya hidup selama lebih dari 19 tahun ini.

Ada yang bilang politik itu kotor,  tetapi tidak menurutku.  Yang kotor adalah oknum pelakunya saja. Sementara politik sifatnya netral saja sama halnya dengan bisnis, bisa kotor tapi bisa juga membawa kepada keberkahan tergantung para pelakunya. Tapi karena selama ini orang-orang sholeh banyak yang antipati dengan politik jadinya yang bermain di dunia politik banyak yang hanya mencari keuntungan pribadi saja. Ya sudah imej politik itu kotor jadi tertanam kuat di dalam kehidupan kita. 

3 Jan 2017

Menghadapi Ujian Kehidupan... Lulus atau Gagalkah Kita?


Menghadapi Ujian Kehidupan Liburan akhir tahun ini kebetulan bersamaan dengan liburan akhir semester, atau apa biasanya begitu ya? Hihi..ketahuan si emak sudah makin banyak lupanya.  Iya lah sudah dipenghujung usia cantik, bentar lagi bisa-bisa bakal ngemong cucu deh.. hahaha...*skip ah kok jadi ngelantur hehe.  Kembali ke liburan, sepertinya liburan ini menjadi liburan yang cukup panjang.  Kasihan anak-anak kita kalau tidak memiliki rencana, tentu menjadi liburan yang sia-sia dan membosankan.

Mau pergi jauh ke luar negeri, jelas tidak ada budget untuk itu, dengan jumlah anak yang banyak dan sedang maruk-maruknya dengan biaya sekolah tentu kalau ada uang pun tidak akan digunakan untuk itu.  Mau liburan ke tempat wisata lokal? Ke Bali misalnya? Tinggal mendarat di Denpasar Airport saja, terus di sana sewa mobil?  Jelas dong dengan anggota keluarga tujuh orang pasti mahal juga ya...  Deuh bilang aja ga punya budget buat liburan tahun ini hehe...

30 Nov 2015

Tips Agar Tidak Malas Ngeblog (Tips Merawat Hobi)

Tips Agar Tidak Malas Nbeblog (Tips Merawat Hobi)

Please yah man teman jangan di bully karena tulisan ini bukan saya banget deh hehe... Terkadang saya juga suka nanya sih betul engga kalau menulis itu hobi saya, karena kalau hobi pasti lah bakal semangat dan tidak ada kata malas untuk melakukannya.  Tetapi ternyata sering juga acara menulis bentrok dengan rasa capek atau segudang alasan lain yang bisa dianggap pembenaran.

Biasanya rasa malas menulis eh bukan malas sih sebenarnya ya, karena semangat dalam dada mah masih menggebu, tapi kalau kurang motivasi ketika badan sudah capek, dan segudang agenda lainnya menanti menulis menjadi suatu hal yang dinomor  sekiankan.  

idatahmidah.com
Berdasarkan pengalaman dan pengamatan, hobi juga ternyata butuh motivasi ya untuk bisa istiqomah dalam hobi itu, karena kalau kurang motivasi hobi lambat laun bisa jadi bukan hobi lagi lho.. iya kan.. Berapa banyak dari kita yang dulu hobi membaca tetapi setelah menikah, bekerja, punya anak, interaksi dengan hobi itu terus berkurang bahkan akhirnya menjadi hilang sama sekali.

Saya juga dulu punya hobi menanam dan merawat pohon anggrek, bahkan sampai punya rumah anggrek segala, punya cita-cita punya kebun anggrek. Eh setelah sibuk dengan berbagai hal salah satunya waktu itu membuat Pelangi English Club...Akhirnya rumah anggreknya hancur, dan pohon-pohon anggrek itu pun hancur tidak bersisa.  

Padahal dulu minimal sebulan sekali hunting mencari anggrek jenis baru.  Punya buku-buku tentang anggrek, hapal jenis-jenis anggrek sering datang ke pameran aggrek, iih jadi sedih banget bila inget itu... jadi mubajir banget ya....ihiks.. (Cup.cup ..lupakan lah masa lalu ..xixixi...)  Lalu apakah bertanam anggrek itu adalah hobi driku..  (deuh pakai laptop siapa niih ga ada tanda tanyanya....hihi..)

Kalau lihat dari Wikipedia sih makna hobi adalah  kegiatan rekreasi yang dilakukan pada waktu luang untuk menenangkan pikiran seseorang. kata Hobi merupakan sebuah kata serapan dari Bahasa Inggris "Hobby". Sedangkan tujuan dari hobi adalah untuk memenuhi keinginan dan mendapatkan kesenangan.   

Dari makna hobi di atas bisa dipahami bahwa hobi itu dilaksanakan saat waktu luang, nah itu berarti bisa diartikan saat seseorang tidak memiliki waktu luang maka hobinya bisa saja tidak bisa ia lakukan karena ada sebuah hambatan yang menghalanginya untuk melakukan hobinya itu.

Jadi dapat disimpulkan bahwa betul menulis dan bertanam anggrek adalah hobiku...(lha kok kesimpulannya koyok gini sih... hihi,,)  Kesimpulannya hobi bisa berkurang, bahkan bisa hilang bila tidak kita pupuk dan kita jaga agar tetap menjadi hobi kita.  Hobi bisa hilang bila peluang untuk melakukan hobi itu hilang dalam arti kata kita tidak memiliki kesempatan untuk melakukannya.

Berkaca dari pengalaman dimana beberapa hobiku hilang, maka saya tak ingin dong hobi menulis ini ikut hilang juga.  Berkaca dari pengalaman pula maka saya bisa mengambil kesimpulan bahwa cara memelihara hobi menulis atau ngeblog itu dengan :

  • Bergabung dengan komunitas sehobi.  (Selain untuk memperluas pertemanan, dan banyak lagi manfaat lainnya, percayalah dengan bergabung dengan komunitas sehobi akan saling mentransfer  semangat
  • Milikilah target walaupun target yang sangat sederhana
  • Pandai memenej waktu, hingga kita memiliki waktu luang untuk melakukan hobi kita
  •  Miliki jadual tetap 
  •  Khusus untuk ngeblog, ketika rasa malas datang ketika capek misalnya menulislah sesuatu yang menyenangkan kita hingga kita bisa menulis dengan menyenangkan.
  • Mengingat hasil yang akan didapat kalau kita rajin
Deuuh apalagi ya... mungkin teman-teman ada yang mau menambahkan... Untuk sementara cukup itu dulu dari saya mah,  mudah-mudahan virus malas berlalu dari kita. Buat teman-teman yang rajin dan semangat ayo dong bagi-bagi ilmu semangatnya...


*Ditulis ketika badan terasa capek hingga malas untuk ngeblog ^_^




20 Nov 2015

Jadi Blogger untuk Apa ?

Sebetulnya selama bulan November ini aktivitas menulis saya menurun drastis, biasanya minimal dalam seminggu ada dua postingan yang saya buat, tapi bulan November sudah mulai hitungan sepuluh hari terakhir saya baru dua kali menulis... hmmm mengapa ini bisa terjadi ?*Bertanya lebay pada rumput yang bergoyang.

Sebetulnya, semangat menulis itu masih ada cuman karena bentrok dengan kesibukan emak rempong akhirnya hanya sempat membuat tulisan status di fesbuk saja hihi.... Di sini lah saya merasakan pentingnya mengikuti undangan  untuk mereview atau mereportase sebuah acara.  Dua tulisan yang saya tulis di bulan November ini adalah murni karena memang dipaksa harus membuat reportase acara.

sumber: kurniasepta.blogspot.com


Jadi ingat Tread #ArtikelBerbagi di Grup Kumpulan Emak Blogger beberapa hari yang lalu, pekan ini membahas tentang Buat Apa Sih Ngeblog?  Rame banget komentarnya terlebih komentar dengan alasan yang unik dan menarik mau dimasukkan ke dalam bukunya #EmakBlogger.... asyiik kan ya.. jadi rame...

Rata-rata alasannya siih pertama pasti karena suka menulis lah ya... mana mungkin kalau engga suka nulis ngeblog dan repot-repot bikin blog, alasan lainnya mengukir kenangan, terapi hati karena dengan menulis pikiran dan hati menjadi tenang.

Menurut Mak Astri Damayanti yang mengisi #ArtikelBerbagi "Buat Apa Sih Ngeblog?"  hal yang paling penting dalam ngeblog adalah menentukan tujuan kita ngeblog, karena ini akan  menentukan langkah selanjutnya.  Menurut Mba Astri, Emak- Emak itu banyak mau nya..liat yang dapat job review pengen, liat yang dapat uang di Adsense pengen, pengen menang lomba de es be...de es be.....

Nah masalahnya adalah blog yang dipakai buat review kemungkinannya sangat kecil untuk bisa dapat iklan dari Om Google. Jadi kita gak bisa serakah mau punya satu blog dengan penghasilan macem-macem. Begitu juga soal penguasaan ilmu ngeblog, kebutuhannya juga berbeda-beda. Kalau yang ngeblog tujuannya cuma buat tempat curhat aja gak penting-penting amat tahu soal SEO apalagi merepotkan diri dengan segala keribetan coding. Tapi setidaknya ilmu dasar soal ngeblog sehat pentinglah buat semua blogger. Jadi kita gak bisa serakah juga pengen ikut ini itu.  (Astri Damayanti)

Hihi... jadi inget diri sendiri deh... Awal ngeblog saya  sama sekali engga menentukan tujuan, murni hanya "kabita' melihat teman yang banyak menulis di blog dan akhirnya malah jadi buku.  Awalnya saya banyak menulis tentang perkembangan anak, kebetulan awal saya ngeblog itu tahun 2005, baru saja melahirkan anak yang keempat.  Jadi karena anak-anak masih kecil akhirnya jadilah semacam diary digital tumbuh kembang anak-anakku....sayangnya tulisannya hilang karena nulisnya di Multiply yang kemudian wafat ditahun 2010.

Dalam perkembangannya ternyata dunia blogging itu menggeliat dan mengalami perubahan fungsi yang signifikan.  Ngeblog tidak jadi hanya semacam diari digital atau tempat curhat saja ternyata.  Blog mengalami metamorfosa menjadi sebuah alat yang menghasilkan dollar atau rupiah berjuta-juta.  Saya yang sempat vakum ngeblog terbengong-bengong jadinya ketika kembali memulai ngeblog di tahun 2014.  Begitu banyak teman-teman yang sudah bermetamorfosis menjadi blogger yang profesional.  Duh kemana aja  saya selama ini hihi....

Seperti Mba Astri Damayanti bilang emak-emak itu banyak maunya ya.. hihi...awalnya saya sempat jadi money oriented..., terlebih diawal-awal ikut komunitas blogger saya banyak mendapatkan penghasilan yang diluar dugaan.  Siapa yang ngga senang coba melakukan hobi dan dibayar.  Kumpul-kumpul bareng blogger, makan-makan gratis, rame-rame, pulangnya bawa goody bag eh setelah nulis reviewnya dibayar pula.... hahaha asyik ya...bahkan sempat juga kaget dibayar besar...kok bisa ya..? Hihi...*norak

Saya bilang sempat ya... karena kini sudah engga semenggebu dulu lagi, karena saya sadar untuk menjadi blogger profesional itu butuh banyak pengorbanannya, baik itu waktu, pikiran dan tenaga.  Apalah saya ini...emak rempong yang memiliki lima putra - putri, punya usaha rumahan yang butuh perhatian pula. Saya memang harus memilih dan mempunyai skala prioritas, sedikit meredam ego saya kalau tidak ingin ada yang terkorbankan.

Saya sudah kembali kepada khitah nya lah, menulis kembali untuk menyalurkan hobi, syukur-syukur bisa menghasilkan. Masih suka ikut undangan review karena saya butuh juga kumpul teman, dan memaksakan diri menulis tentu saja, karena dengan mengikuti undangan saya dipaksa menulis review atau reportase sesibuk apa pun saya, semalas apa pun... karena saya mah gitu orangnya harus dipaksa... jarang bisa memaksakan diri..... hihi  *bukakartu.

Jadi apa dong niat saya ngeblog yang sebenarnya... ? Apa benar cuman menyalurkan hobi, apa karena ingin mendapatkan penghasilan dari ngeblog ? haha... tujuan emang penting ternyata ya, benar kata Mak Astri, karena setelah memiliki tujuan kita bisa melangkah pada jalan yang benar, jalan yang seharusnya kita tempuh... 

Ternyata bisa juga sih kalau kita punya kekuatan konten, keuletan dan kerajinan, bisa jadi blogger yang menghasilkan tanpa harus sibuk keluar rumah.  Saya betul-betul terinspirasi dengan teh Nathaliadp blogger adem ayem yang jarang kumpul-kumpul tapi punya blog yang bagus dengan alexa di bawah satu juta (www. nathaliadp.com), teh Nia K Haryanto juga keren dengan blognya www.niaharyanto.com  Pasti banyak lagi ibu-ibu keren lainnya yang bisa saya contoh, cuman keterbatasan pengetahuan dan pergaulan saja membuat saya tidak mengenalnya....

Hidup itu memang terus belajar, saya sempat terbawa arus, tapi itu adalah proses belajar saya.  Semua bisa memiliki tujuan masing-masing dalam ngeblog tetapi pengalaman saya mengabarkan bahwa memang harus disesuaikan dengan kondisi diri kita,  Jadi penetapan tujuan harus mempertimbangan kekuatan dan kelemahan yang kita miliki....

Setujukah ...?  ^_^

20 Okt 2015

Ketika Terganggu Mantan

 Ketika Terganggu Mantan

Sore itu ia datang padaku, seorang perempuan muda yang cantik, usianya sekitar tiga puluh tahunan, berkerudung rapat hingga menutupi dadanya.  Saya mengenalnya sebagai ibu rumah tangga yang baik dengan dua anak yang masih balita.  Kehidupannya terlihat bahagia, di usia mudanya  sudah cukup mapan,  secara materi ia tidak kekurangan.  Saya mengenalnya di sebuah majelis taklim, sebagai seorang yang rajin datang mengikuti kajian.  Sebut saja Mawar namanya... (hihi.. ga kreatif ya ..Mawar terus yang dijadikan contoh ....)

Saya percaya ia perempuan sholihat terbukti permasalahan hati pun cukup mengganggu kehidupannya.  Ia datang padaku mengadukan permasalahannya, bahwa  beberapa bulan terakhir terganggu bayangan mantan kekasihnya saat masih kuliah dulu.  Al kisah dulu sebelum ia hijrah mempelajari Islam secara benar ia sempat berpacaran dengan kakak angkatannya.  Seorang laki-laki rupawan yang sangat simpatik yang berjanji untuk menikahinya.

Sumber: nyuyu.com

Benarlah mengapa Islam melarang pacaran, karena pacaran adalah bentuk ke sok tahuan kita akan takdir Allah. Mengapa kita berpacaran dengan seseorang padahal kita tidak tahu ia jodoh kita atau bukan.  Betapa banyak orang yang berpacaran bertahun-tahun tapi karena bukan jodoh, hubungan mereka tidak sampai ke pelaminan.

Pun demikian dengan Mawar, entah apa yang terjadi ia tidak melanjutkan hubungan dengan kekasih yang sangat ia cintai sampai ke pelaminan.  Ia tidak menceritakan itu padaku, tapi tersirat dia memahami itu sebagai sebuah takdir dari Allah SWT.  Akhirnya ia menikah dengan seorang laki-laki yang sholih yang sangat baik kepadanya.  Awalnya ia menikah bukan karena cinta, tapi lebih karena ia mempercayai dia sebagai jodohnya, hasil istikharoh memohon petunjuk kepada Allah SWT.

Seiring dengan berjalannya waktu, akhirnya Mawar dapat mecintai suaminya yang sangat baik itu.  Seorang lelaki yang lembut dan penuh tanggung jawab, ia pun memiliki karir yang cukup baik.  Lengkaplah kebahagiaan Mawar terlebih kemudian mereka diamanahi dua anak yang lucu-lucu.

Masalah kemudian datang, saat di sebuah acara ia bertemu dengan sang mantan.  Entah kenapa begitu pertama kali melihatnya kembali ada desiran indah yang lama ia tidak rasakan.  Hanya bersitatap sekejap, Mawar kemudian segera menghindar.  Namun dampaknya berbulan-bulan setelah itu ia jadi selalu teringat pada sang mantan.  Ada rindu melihat senyumnya, ada keinginan untuk berjumpa kembali.

Sumber: pinoci.net


Mawar menyadari itu adalah dosa, tapi bayangan sang mantan terus mengikutinya hingga terbawa mimpi. Ia rindu bercurhat ria pada mantannya, seperti yang ia lakukan dulu di waktu masih berpacaran.  Mantannya memang seorang lelaki penuh perhatian dan selalu mendengar keluh kesahnya dulu. Sementara suaminya meski begitu baik dan penuh perhatian, tetapi tak memiliki waktu yang cukup banyak karena kesibukannya.  Untuk berbagi keluh dengan suaminya, rasanya kasian karena suaminya pun  pasti capek setelah seharian kerja.

Tak ingin ini berlanjut Mawar curhat padaku......

Saya hanya mengatakan bersyukurlah karena menyadari ini adalah dosa, itu adalah langkah awal yang bagus.  Kedua harus menyadari bayangan tentang mantan adalah bayangan masa lalu, mantan yang dulu belum tentu tetap seperti yang dulu dengan kesibukannya yang sekarang mungkin ia juga bukan tempat yang tepat untuk berkeluh kesah untuk istrinya..... Yang ketiga, memahami apa yang Allah berikan kepada kita adalah yang terbaik  untuk kita, syukuri itu hingga Allah tidak mengambil kebahagiaan itu... Mensyukuri memiliki keluarga yang bahagia, suami yang baik, anak-anak yang lucu dengan cara fokus pada keadaan sekarang, berbuat yang terbaik dan lupakan masa lalu.... Terakhir banyak berdo'a kepada Allah SWT sang pembolak balik hati.

Satu lagi kisah yang menjadi peringatan kepada diri, kepada anak-anakku, kepada para pemuda-pemudi yang belum menikah bahwa pacaran memang sebuah kemaksiatan yang tidak ada gunanya.  Konon katanya 90% apa yg kita lakukan saat pacaran adalah kebohongan alias jaim karena selalu ingin terlihat bagus oleh sang kekasih hati. Jadi kalau ada yang mengatakan pacaran untuk mengenal lebih dekat adalah nonsen .... Mintalah sama Allah SWT niscaya Dia akan memberikan yang terbaik untuk kita



18 Okt 2015

Saat Asa Itu Bernama Fun Blogging

Tidak terasa sudah berusia satu tahun usia Fun Blogging... 
Perasaan baru sebulanan deh...hihi.. ya iyalah baru tanggal 5 September 2015 kemarin bergabung,....heuheu...  Rasa bahagia saya bergabung dengan fun blogging sepertinya sudah saya gambarkan di tulisan saya Dan Tuhan Pun Tidak Tidur yang mengantarkan saya mendapatkan hape Smartfren  4G LTE....alhamdulillah....alhamdulillah...


Aku.... Padamu...

Kala malam tiba, saat semesta sedang asyik masyuk 
bersama hiruk pikuknya sebuah permainan bernama bola
Saat sang pangeran biru sedang bertandang 
Saat sorak sorai kebahagiaan angka dua nol

Aku terduduk di sini...di depan Asus merah kesayanganku..
mengenang saat pertama kali aku mengenalmu...
tidak kah kau rasakan degup jantung kebahagiaanku saat itu..?
sebuah gejolak yang sulit kuungkapkan hanya dengan untai kata...

Tahukah kau...
aku jatuh cinta dipandang pertama padamu
ada harap...
ada sayang
ada bahagia
ada rindu..
ada cemburu...

ya kadang aku cemburu karena aku ada di sini
sebuah tempat yang jauh dari dirimu
sedang kencanmu  asyik di sana..
hingga asaku sedikit tersapu 
(hihi...)

Fun blogging...
tetaplah jadi asaku
tetaplah jadi inspirasiku
tetaplah bersamaku
karena aku bahagia disisimu

Fun Blogging..
Aku..padamu  ^_^

Untuk kau yang jauh di sana .....



30 Des 2014

Meluruskan Kembali Niat Ngeblog

Cimahi, 30 Desember 2014

Bismillah,

Mungkin terlalu banyak ngobrol bareng suami tentang bisnis adsens, aku jadi kebawa arus ingin menghasilkan sesuatu dari ngeblog.  Suamiku memang sering belajar tentang SEO, tentang perblogan yang menghasilkan dollar, tentang optimasi blog dan yang lainnya yang berhubungan dengan blog yang banyak tak kumengerti. Satu-dua tahun yang lalu aku perhatikan hampir tiap malam inet dipakai buat download ebook berbahasa inggris.  Kalau cerita tentang ini, terlihat bersemangat sekali.

Suamiku pula yang terus mendorong aku biar segera mengubah blogku ini ke dot com, ganti domain dan hosting (makhluk apa pula itu... hihih....).  Lama kelamaan memberi saran untuk membeli website yang sudah memiliki pagerank minimal pagerank tiga, dengan nama yang sudah ditentukan penjual tentunya... haduuh engga banget deh.. Lama-lama kelamaan makin ga nyambung deh sama niat aku bikin blog.

Kalau aku sih mau aja optimasi blogku.... tapi tidak pengenlah instant beli website yang sudah berpagerank tinggi.  Cukup suami aja kalo mau... Kemarin blio cerita kalau ada website yang dijual dengan harga 6 juta an yang  per bulannya sudah menghasilkan $120... hmmm lumayan juga, apalagi kalo terus dipelihara dan dioptimasi tentu makin tinggi.  Sekarang suamiku lagi nyari-nyari yang lebih murahan dan siap memulai dan mengoptimalkannya.

Ternyata makin jauh kita ngobrol makin bersebranganlah tujuan kita ngeblog... ya sudah gua elu end aja dalam hal ini hehe... Aku mau ngelurusin niat aku ngeblog aja.  kembali ke niat awal kalaupun sesekali ada undangan review yang menghasilkan anggap saja itu bonus bagiku.

Jadi ingat 'nasehat' Mak Sepuhnya KEB Mba Indah Julianti Sibarani  dalam salah satu komen di postinganku katanya, kalau ngeblog itu santai saja Mba Ida kalau kitanya rajin nulis nanti rejeki datang sendiri begitu kurang lebih komen blio yang sudah malang melintang di dunia perblogan.... okay deh kelihatannya nasehat ini yang paling cocok untukku.

gbr diambil dari Dwikcay.blogspot.com
Aku suka nulis, aku pun harus menulis sesuatu yang bermanfaat minimal untukku syukur alhamdulillah kalau bermanfaat bagi banyak orang. Aku juga suka kumpul-kumpul dengan komunitas yang berbeda dari yang  selama ini aku gabung.  Aku senang dan menikmati ini kayaknya itu cukup dulu deh untuk saat ini.

Sekarang ini yang harus aku perhatikan salah satunya adalah kemampuan fotografiku yang super minus.  Aku harus mulai banyak belajar tentang jepret menjepret karena itu sangat penting untuk mendukung tulisanku ketika membuat review product misalnya.  Salah satu kelemahanku ga suka ribet ngeluarin kamera hatta itu kamera saku, aku lebih senang memakai hp saja sekalian buat nulis sekaligus langsung jeprat jepret..... Jadi inget hp dengan kamera keren 42 MP... (duh pengen ih... Hp KZoom come to momy dong...hihi)

Btw pegel juga rupanya kalau ngetik dengan huruf K dan I tiba-tiba menghilang hingga harus menggunakan on screen keyboard.  Masya Allah.... jadi teringatkan bahwa menulis dengan keyboard lengkap itu suatu nikmat yang selama ini harus disyukuri dan aku sering lupa itu.  Begitu banyak nikmat yang sering aku lupa mensyukurinya.   Baru sadar saat nikmat itu hilang dari diri kita.  Maka adalah suatu kenikmatan besar kala kita bisa menulis dengan segala sesuatu yang mendukungnya dilancarkan.... harus sangat disyukuri itu ...

So nikmati saja ngeblog tanpa harus ditargeti macam-macam ya Ida... kecuali tentu saja target menebarkan kebaikan. Happy ngeblog... have a nice moment.

28 Des 2014

Move On Atuhlah...

Cimahi, 28 Desember 2014

Bismillah,

Tahun 2014 sebentar lagi berlalu, tahun 2015 akan segera tiba, walaupun pergantian tahun ini adalah tahun Masehi, tidak ada salahnya aku turut berkontemplasi merenungi perjalanan hidup selama tahun 2014 ini. Eh karena ini arena publik walau ini blog pribadi tapi tetap saja menjadi hal yang tidak privasi karena semua orang bisa membacanya, so yang aku tulis tentang renungan ini adalah perjalanan tentang hobiku yaitu menulis,  sementara mengenai yang lain out of the record sajah hehe....

Eng ing eng... ternyata kakak... selama 2014 ini aku mengalami kevakuman berkepanjangan haha.. coba lihat saja di blog ini sebulan paling banter posting beberapa kali, hanya awal tahun saja masih suka menulis februari masih bisa posting 8 kali (mungkin itu juga waktu pindahan blog ya..), Maret 3 postingan, April dan Mei 1, juni , juli, agustus kosong melompong. September 1 kali hiks...hiks... Kalau tahun tahun lalu ada buku yang terbit walau itu buku kroyokan tapi tahun ini mah boro-boro, ikut audisi saja tidak.... huhu... !!!

Alhamdulillahnya ternyata akhir september aku mulai bangkit lagi dan see... ternyata melihat hasilnya aku merasa telah menyia-nyiakan begitu banyak waktu untuk vakum di dunia yang sebetulnya sangat aku sukai.

Ada yang patut aku syukuri di tengah-tengah maju mundur cantiknya aku di dunia kepenulisan ternyata masih bisa mengukir sedikiiiiiiiiiiiiiiit bingits prestasi... kakak...hahaha.... Ternyata walaupun hanya menulis satu kali postingan di bulan itu, tetapi bisa terpilih menjadi juara dua review  berhadiah buku senilai lebih dari dua juta rupiah...see ternyata aku bisa kakak..... *manggil si kakak melulu niih hehe,



Oktober sampai Desember ini aku mulai rajin lagi menulis di blog, dengan kondisi yang sama di awal tahun bahkan lebih parah karena tangan kananku aku pecat (baca: diberhentikan dengan hormat)  tapi aku tetap bisa menulis ternyata... Aku menyiasati dengan banyak menghadiri undangan  review produk hingga aku memiliki kewajiban untuk menulis review. Mau tidak mau aku harus menulis, dipaksa oleh keadaan yang aku ciptakan sendiri.  Alhamdulillah aku mulai konsisten menulis walau dipaksa, dan ternyata...walau awalnya merasa terpaksa tapi akhirnya aku mulai menemukan kembali keasyikan menulis.

Dan dipenghujung tahun ini, ditengah-tengah semangat yang kupaksakan untuk hadir..... alhamdulillah kembali aku bisa terpilih menjadi salah satu juara lomba review produk berhadiah me time yang keren.
Aku pun sempat mengikuti lomba review produk Kispray tentang percaya diri, walau harapan untuk menang kecil karena pesertanya seabreg-abreg dan diikuti oleh para jawara serta cikgu kepenulisan yang sudah kesohor, tapi aku senang karena aku sudah bisa berpartisipasi, dan tetap berdo'a semoga bisa menang hehe....  harapan itu masih ada.. jreng..jreng.. hihi....

See Ida ternyata kamu mampu, ternyata ditengah-tengah keterbatasan waktu dan keterbatasan semangat yang kau miliki kamu masih bisa mengukir prestasi walau tak seberapa...

Rasa-rasanya aku patut menyadari dengan sedalam-dalamnya that I have a passion an ability in this hobby and that enough to be a new spirit for me.  So next year there are many reasons for me to have a new spirit, move on... move on Ida... See...!!  You will get something wonderfull in this hobby. And I must believe that.

Begitulah kakak kontemplasi diriku kali ini.... next year, perhaps I have a new spirit more and more... perhaps I will do better than before, perhaps Allah SWT bless me and my wonderfull family.... Focus, consistently that the keywords. 

Apa pun yang terjadi aku harus memanfaatkan 24 jam waktuku perhari nya untuk sesuatu yang jauh lebih bermanfaat di tahun depan nanti, salah satunya aku harus komitmen untuk tetap semangat menulis dan meraih sesuatu yang bermanfaat dan berharga apa pun itu dari hobi ini.... aku harus lebih pandai mengatur waktuku.

Maafkan yaa... kalau orang lain mah di ujung tahun ini sibuk dengan resolusi dan evaluasi prestasi sepanjang tahun ini, sementara aku mah sedang sibuk mengajak diriku untuk move on... ihiks tapi jurus jituku kembali aku munculkan... tidak ada kata terlambat bukan..? Hahaha ..... Yu ah...kita dadah dadah cantik dulu ya kakak... ^_^  See you next year in better life.

15 Des 2014

Baiklah Aku Percepat Saja............

Cimahi, 15 Desember 2014

Bismillah,

Ada banyak yang ingin kutuliskan saat ini, namun badanku ternyata rempong deh kaka, efek yoga yang dirasakan kemarin beberapa teman media dan blogger ternyata baru kurasakan setiba di rumah. Tapi aku ingin menulis, menulis sesuatu yang kurasakan saja, menulis yang ingin kutuliskan tentu saja....

gbr diambil dari farmasidua.blogspot.com

Sejauh ini aku sangat bersyukur ketika Allah memberikan kembali motivasi menulis padaku.  Pertanyaan retorisku selama ini adalah, kalau menulis itu hobimu kenapa selama ini tiba-tiba saja enggan menulis? Jangan-jangan aku tidak punya hobi menulis, masa sama hobi kok malas-malasan.  Iih kata siapa aku berhenti menulis walau jarang ngeblog, aku tetap menulis..... menulis status di fesbuk hahaha.....

Sebetulnya meski aku tidak ngeblog lagi dan berhenti mengejar mimpi menjadi penulis bukan karena aku tak ingin menulis lagi.  Hal ini lebih disebabkan kondisiku dan ketidaksiapan mental diriku menerima keadaan ini.  Merasa dengan seabreg rutinitas yang tiba-tiba harus kulakukan, aku tak bisa memiliki kesempatan untuk menulis. Bagaimana bisa menulis, waktu untuk membaca pun sepertinya tak kumiliki lagi, itu pikiran yang selalu membelengguku.

Tapi setelah waktu berlalu begitu lama, (terlalu lama ternyata), aku tersadarkan tak mungkin aku berharap pada keadaan, aku yang harus menghadapi keadaan ini, mengelolanya sedemikian rupa hingga dalam kondisi apa pun aku bisa menyeruak bebas lepas dari tirani yang membelenguku, menjadikannya seperti tekanan pada bola, yang semakin ditekan akan semakin memantul tinggi.

Ketika aku hanya menyaksikan teman-temanku berlari, ketika itu pula aku semakin diam, stagnan dan menjauh dari mimpiku yang satu dua tahun kebelakang begitu menggebu. Aku terkubur bersama mimpiku...

Hahaha lebay ya....  baiklah, sebenarnya aku ingin cerita bahwa aku bangkit di Oktober kemarin, menyadari akan ketololan dan kemalasanku selama ini. Aku mencoba bangkit di tengah situasi yang sama ketika aku mengubur mimpiku.  Luar biasa memang... Allah Maha Baik... tiba-tiba saja pemaksaan diriku ini berbuah berkah..tiba-tiba saja menulis memberikan 'sesuatu'.  Oktober, November, Desember.... hore 3 bulan aku bisa menjaga semangatku.  Aku berjanji kalau bisa sampai 6 bulan aku akan mengoptimasi bloggku dan serius mengelolanya...dibantu my hubby yang memang tau cukup banyak soal optimasi ini.

Oh tapi tidak ternyata, aku akan melanggar janjiku.. tidak..tidak 6 bulan. Januari ini aku akan memulainya.. Insya Allah, akan kupercepat saja. Begitu banyak berkah ternyata... aku suka ini.  dan aku mau ini.  Terima kasih Allah, semoga hambaMu ini bisa mengatur amanah-amanah yang Kau berikan dengan baik. 

31 Okt 2014

Ngeblog, Antara Hobi dan Pundi-Pundi

Cimahi, 31 Oktober 2014

Bismillah

Sepekan ini mulai mendalami dunia perblogan kembali, jadi mulai mengerti dan paham ternyata di dunia blogger juga terdapat kubu-kubu an ya.  Ada istilah blog sampah ternyata... blog yang isinya curhat-curhatan doang katanya.  Ada yang menganggap memang itu fungsi blog mengeluarkan isi hati dan berbagi kalau mau bikin berita mah sudah saja jadi wartawan sekalian....

Awalnya saya ngeblog tahun 2007 di Multiply yang sekarang sudah wafat isinya kebanyakan tentang anak-anak. Perkembangan mereka, kejadian sehari-hari yang lucu, yang menegangkan apa pun tentang anak-anak rasa-rasanya saya tulis deh. Sedikit curhat juga ada, kalau mau dibilang blog "sampah" oleh mereka yang berpendapat demikian  mungkin iya juga hehe...

Sampai akhirnya multiply wafat yang membuat semangat ngeblog menjadi memudar. Ada waktu tenggang sih untuk memindahkan tulisan-tulisan tapi tetap saja membuat ribet dan saya tidak melakukan itu.  Hanya sebagian kecil isinya yang saya transfer ke blog ini.

Yang jelas dari ngeblog saya banyak menarik manfaat.  Kak Azizah bisa menghasilkan buku-buku juga karena awalnya ngeliat si umi ngeblog, ikutan ngeblog eh keasyikan nulis.   Kalau teteh Fathiya lebih karena kedorong-dorong aja.  Zaman dia mah uminya sudah jarang nulis.  Tapi alhamdulillah walau dia suka nulis dalam kondisi kepepet (pas perlu uang hahaha...buat dikirim ke media ) sudah ada buku antalogi juga, bahkan Fathiya lebih beruntung karena dia dari kecil sudah mulai kedorong-dorong nulis, bisa ikutan Konfrensi Penulis Cilik Indonesia sampai empat kali termasuk yang bulan November nanti,  KPCI ajang keren buat anak-anak pengalaman jauh dari ortu, nginep di hotel berbintang, ketemu penulis cilik se Indonesia, jalan-jalan ke tempat wisata, ada pelatihan gratisnya eh pulang2 dibekalin uang juga hehe...

Alhamdulillah hobi ini sangat baik, cuman si sayahnya aja yang maju mundur cantik haha... Yang jelas walau tidak diseriusin juga berawal dari ngeblog inilah saya punya beberapa buku antalogi tiga sudah terbit, beberapa gak jadi terbit, ada juga yang gak jelas... ya sudah rapopo. Beberapa kali menang lomba-lomba dapat hadiah ballpoint cantik, modem (yang dipake sekarang internetan),tas, buku-buku senilat jutaan rupiah itu juga dari ngeblog. Memang masih sangat-sangaaaat jauh dari teman-taman yang lainnya tapi pokoknya hobi ini memang sangat baik dan bermanfaat, selain itu manfaat lainnya antara lain  mengasah kemampuan menulis kita, ,memaksa untuk rajin membaca, mengisi waktu luang, menyalurkan hobi menulis, hobi curhat (curhat kok hobi xixixi...) dsb.  Tinggal saya seriusin pasti makin banyak manfaat yang saya dapat termasuk orderan menulis sampai jt jt seperti teman-teman yang sudah lama malang melintang di dunia perblogan atau minimal dari iklan-iklan yang dipasang.


Sepekan terakhir ini saya mulai aktif menulis lagi.  Belum seminggu sudah banyak yang saya dapatkan termasuk uang hasil reportase.  Waah senang dong dari hobi jadi duwit, walau sempat di protes anak-anak, karena yang biasanya si umi banyak stand by di rumah atau pun kalau pergi mereka bisa ikut, tiba-tiba mulai pergi-pergi an tanpa mereka boleh ikut serta.  Tapi alhamdulillah pas pulang bawa oleh-oleh hadiah dari penyelenggara. Wuiiih rebutan, mereka seneng juga uminya bawa oleh-oleh, ini berkat ngeblog kata si umi, padahal mah modus biar mereka tidak protes kalau si uminya ngelayap terus hehe...

Anak-anak sudah beranjak besar, misua sudah nawarin untuk meng upgrade blog biar diseriusin tinggal sayanya aja yang suka maju mundur cantik (keukeuh hihi..).  Bukan apa-apa siih, saya kan bussiness woman skala nasional (wkwk... Amin aja deh... ) jadi masih disibukkan sama hal-hal sedemikian itu yang terkadang menguras waktu, pikiran dan tenaga yang lumayan...belum urusan IRT dll.. jadi begitu deh.  Mudah-mudahan saja bisa, saya mau lihat lima - enam bulan ini, kalau saya konsisten oke deh.. saya seriusin.... 

Semoga bisa ya.... harus bisa ... insya Alloh bisa.... Aamiin Allohumma Aamiin

2 Mei 2014

Aku Patah Hati (?)

Cimahi, 2 Mei 2014

Bismillah,

Malu sebenarnya mengaku diri blogger, mengapa? Karena menulis saja aku lebih sering malasnya daripada rajinnya.  'Alla kulli hal menjadi blogger memang menyenangkan... jadi tidak ada alasan untukku untuk tidak menyematkan kata ini ketika memperkenalkan diriku....hehe...biarlah walau memang cukup malu-maluin juga.

Aku sebenarnya sedang patah hati, sedih dan kesal pada orang yang kupercayai selama ini, patah hati yang membuat diriku semakin sibuk secara fisik, patah hati karena secara finansial aku telah dirugikan cukup banyak oleh orang ini.

Hikmah yang aku peroleh adalah, jangan mudah percaya pada orang walau dia bermulut manis, bersikap santun dan terlihat islami...... Aku benar-benar kecewa, dia telah menghianati kepercayaanku yang begitu utuh.... Utuh? Hmmm... aku pikir, diriku terlalu lugu dan bodoh, mempercayakan semuanya padamu.  Terpedaya mulut manismu.

Karena patah hati ini aku jadi semakin sibuk, semakin tidak mempunyai waktu untuk berpikir, menulis dan membaca.  Namun positifnya aku mulai mempraktekan ilmu waktu zaman kuliahku dulu.... Akuntansi... dan eng.. ing... eng.... Hidupku terasa lebih hidup ternyata... Eh ternyata aku memang suka akuntansi.  Mempelajari dan mempraktekannya dalam usahaku ternyata membuat hariku menjadi lebih berwarna... yaah ambil sisi positifnya aja.

Gara-gara kesibukanku yang super duper dan sangat melelahkan ini, membuat aku jarang buka fesbuk, ketingalan baca-baca inbox.  Apa yang terjadi ? Aku pun tersesat, terlewat ralat berita sebuah acara reportase blogger... hingga harus mejeng lebih dari sejam seorang diri di malam jumat yang ramai... olalala... kemana teman-teman bloggerku?  Hiks... mana ketinggalan hp lagi..... sepulang di rumah kubuka inbox ternyata waktunya diundur senin depan.... halaah....

Nanosrayinfo2

Semua gara-gara dirimu..., orang yang kupercayai, yang membuat aku rugi banyak......Tapi aku memaafkanmu kok.... karena salah aku juga... terlalu mempercayaimu... hingga aku lalai.... hingga aku terperdaya.

Sudahlah.... lupakanlah.... cari sebanyak-banyak hikmahnya..... Kubur saja semuanya ya... Okey...? *senyummanis

Demikian. Terima kasih

28 Feb 2014

Kala Hatiku Ingin Berkata

Cimahi, 28 Februari 2014

Bismillah,

Aku bukan diriku yang dulu, yang selalu menuliskan apa pun dalam diary online ini, zaman MP dulu setiap momen tak lupa selalu kurekam dengan torehan untaian kataku.  Tapi kini lihatlah apa yang terjadi, ketika Empi wafat, atau diwafatkan oleh yang punya kuasa, apakah aku patah hati ? Entahlah... yang jelas aku sudah lupa bagaimana memulainya.....

Padahal hidup adalah fana.  Padahal roda selalu berputar. Padahal dunia bukan keabadian.  Kita manusia, harus selalu siap menjalani episode kehidupan apapun yang telah ditentukan oleh yang maha untuknya.  Tidak selamanya hidup penuh kepahitan, pun tidak selamanya hidup penuh dengan kebahagiaan.  Kita manusia harus selalu siap, apa pun itu bentuknya.

Sebab dunia adalah fana, sebab hidup bukan keabadian, sebab raga hanyalah titipan, sebab engkau adalah bayangan. Ketika sedih menggelayut manja pada hidupmu, itulah saat engkau terdewasakan. Saat kebahagiaan mengiri langkahmu itulah saat engkau mendewasakan.  Semua adalah kebaikan, semua adalah wujud kasih Nya, semua sudah diatur oleh yang maha dari yang maha.

Kala mimpimu tersekat sebuah skenario kehidupan, tinggalah kita mengolah rasa, mengolah kecewa menjadi syukur tiada hingga. Sebab kita bukanlah sang sutradara, sebab kita bukanlah sang penentu,sebab kita hanyalah pelakon yang hanya mempunyai ingin. Tak semua cita menjadi nyata, tak semua kehendak menjadi makna, tak semua harap harus menjadi.  Hanyalah do'a yang harus terus terpanjat ketika usaha sudah ditunai.

Kecewa adalah manusiawi, sedih adalah kelumrahan, luka adalah bumbu kehidupan, bahagia adalah sebuah pilihan, tinggalah kita mengolah rasa menjadikannya syukur yang berbuah cinta karena ketetapan terbaik yang sudah Dia pastikan. 

Kau tau..... ? Aku ingin membuat makna dalam hidup ini, aku ingin menebar benih yang bebuah manis, aku ingin membuat kuantum keindahan tiada tara.  Mampukah ?  Setelah jutaan detik yang tersia menggerogoti sisa usiaku apa yang bisa aku lakukan untuk menebusnya?

Ketika asa masih tersimpan, ketika harap tak tertimbun luka, ketika semangat masih membahana, ketika raga masih dirasuki jiwa, ketika bahagia tak membuat lupa, harapan itu tetaplah ada....

Wahai pemiilik kehidupanku, tunjukkilah sebuah jalan untuk quantum kebaikanku wahai pengabul pinta,  bimbinglah sang jiwa rapuh ini dalam peluk hangatMu, dalam manis mencintaiMu.  Jadikanlah masaku menjadi jauh lebih berarti untuk kehidupanku saat hari bertemu denganMu..  Jadikanlah harapku adalah kehendakMu.  

Ya Robbana.....Jadikanlah mimpiku bersimpuh menemani ibu tercinta di tanah harram, rumah sucimu  adalah nyata, adalah kehendakMu yang Kau mudahkan jalan jalannya.


Aamiin Allohumma Aamiin.