Tampilkan postingan dengan label kegiatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kegiatan. Tampilkan semua postingan

30 Apr 2017

Urang Bandung Dukung Germas



Urang Bandung Dukung Germas  Paling asyik kalau sudah mengikuti acara bloger yang banyak manfaatnya, karena jadinya ya banyak hal yang bisa kita dapatkan sekaligus.  Sambil menyelam minum air, sambil bekerja, hobi plus dapat segudang ilmu yang bermanfaat.  Salah satunya adalah acara bloger yang akan saya ceritakan di tulisan ini,  Acara apa itu?  Acara  keren yang alhamdulillah bisa saya ikuti yaitu Temu Bloger Kesehatan Jawa Barat yang bertema "Urang Bandung Dukung Germas" di Hotel Bidakara Savoy Homan Jum'at 21 April 2017 yang diadakan oleh Kementrian Kesehatan.  Hadir pada acara ini 20 Bloger Bandung dan 15 Bloger Jawa Barat.

Jadi tahu, bahwa sekarang kematian akibat penyakit menular itu semakin meningkat.  Sekarang  justru penyakit seperti kanker, kolestrol, jantung dan diabetes menjadi penyebab kematian yang terbesar. Ngeri ya, karena penyakit seperti ini sebagian besar diakibatkan oleh gaya hidup kita sendiri yang tidak sehat. 


27 Apr 2017

Kelas Inspirasi Sumedang yang Menginspirasi....

"Kelas Inspirasi bukan sekedar selebrasi, karena ini bukan tentang kita para relawan.  Tapi Kelas Inspirasi adalah tentang berbagi, tentang anak-anak Indonesia..." #MenebarInspirasi

Suka banget dengan tulisan di atas.... :)   Awalnya heran, melihat teman-teman relawan Kelas Inspirasi...di Kelas Inspirasi Bandung 5 beberapa waktu yang lalu.  Para relawan dari berbagai profesi berkumpul di sini.  Tidak hanya dari Bandung, tapi dari Jakarta, Surabaya, Bali, Sumatra Barat dan penjuru tanah air lainnya.  Yang di kelompok 30 kelompok saya dulu juga ada yang langsung datang dari Surabaya dengan pesawat shubuh hari. Kok mau-maunya sih datang dari jauh hanya untuk memperkenalkan profesi.....hmmm...

Setelah mengikuti KIB 5, ternyata baru terasa, memang bak candu yang terus menagih, saya pun teracuni.  Makanya ketika ada email yang mengundang untuk ikut Kelas Inspirasi Sumedang saya pun mendaftarkan diri.  Sama sekali tidak memikirkan akomodasi transportasi yang bakal ribet karena ga tau medan, yang penting daftar dulu saja.

Kelompok 7 in action

24 Des 2015

Belajar dari Seorang Dosen Galau (2)

Belajar dari Seorang Dosen Galau 

Saya kan sudah cerita kalau saya  sedang ngepoin blogger-blogger keren, dalam rangka belajar, mengejar ketertinggalan saya selama ini,  cerita prolognya ada di sini ya….  Nah salah satunya yang saya kepoin kan Dosen Galau alias Kang Arul.  Kesempatan emas itu hadir dalam hidupku ternyata (cieee..lebay mode on).  Iya, akhirnya saya bisa ikut acara #kelasblogger.. Yeaaay… Alhamdulillah senenglah pastinya. Bersyukur banget, jadi gak akan saya sia-sia kan kesempatan ini untuk menyedot ilmu dari setiap pembicaranya.

Acara Kelas Blogger edisi Bandung ini sebenarnya menurut jadual mulai jam 13.00 tetapi karena berbagai sebab acara agak molor dikit. Gak apa-apa sih soalnya acara pertamanya makan siang, jadi acaranya nyantai dan bebas, kebetulan banget eh kebetulan juga maksudnya ..hihi.. saya kan belum makan siang.  Soalnya berangkat dari Cimahi jam 11 jadi perut belum minta diisi, tiba di tempat hampir jam 13 an, nah sang perut sudah mulai keruyukan kalau jam segitu mah.  

Kebetulan juga acaranya hari jum’at jadi para blogger yang laki-laki juga pada sholat jum’at dulu.  Jadinya saat saya tiba di tekape masih agak sepi, para blogger belum banyak yang datang hanya baru beberapa orang,  saya pun  langsung sholat dzuhur dulu. Setelah sholat saya dan beberapa teman yang sudah datang langsung melahap makan siang yang sudah disediakan panitia.  Niatnya sih  biar nanti bisa lebih khusyu menyimak rangkaian acara yang lumayan padat selain karena memang sudah lapar juga hehe..

Sebetulnya Dosen Gaul itu pembicara ketiga berhubung saya sedang ngepoin beliau ini, dan selaras dengan judul di atas, tulisan ini mau bercerita tentang isi materi season beliau dulu ya, walau sebetulnya semua materi asyiik punya lho... Mudah-mudahan di tulisan ketiga saya bisa mengupas tuntas materi yang lainnya.

Salah satu gaya Sang Dosen Galau
Kang Arul sebetulnya mempunyai nama asli Dr. Rusli Nasrul, MSi, ternyata seorang doktor ya, pantesan pinter haha…Beliau itu seorang dosen juga makanya nama lainnya adalah Dosen Galau.  Gak tau kenapa pakai embel-embel galau, saya belum mendengar ceritanya.   

Beliau sebetulnya orang Cimahi, ini sebetulnya cerita diluar acara siih, kan waktu di parkiran saya sempet nanya-nanya juga. Kang Arul itu orang Cimahi yang sudah meninggalkan Cimahi semenjak lulus SMA untuk keliling Indonesia.  Gak tau ya untuk urusan apa, beliau gak bilang juga.  Sssttt .. jangan bilang-bilang ya beliau sempet cerita tentang mantannya yang orang Cimahi lho.., kayaknya Kang Arul belum 100% move on deh dalam hal ini…hahaha *dijitak Kang Arul.  Bisa jadi embel-embel galau ada hubungannya sama ini ya… Moga aja istrinya gak baca ya bwahahaha... ketawa lagi deh..,..gak deng Kang Arul mah gitu da orang nya banyak banget candanya.

Skip ah urusan internalnya,  kesan pertama memang menggoda banget Kang Arul tuh, meski kebagian giliran paling bontot tapi gak bikin kita suntuk.  Serasa sedang menyaksikan Stand Up Comedy deh, tapi gak kehilangan isinya sih.  Banyak banget yang Kang Arul ajarin dan bermakna banget terutama untuk saya, blogger sepuh tapi masih belia di pengalaman. Banyak ‘petuah-petuah’nya yang jleb banget.. saya banget gitu lho…. Duh jadi sedih-sedih senang sih sebetulnya.  Sedih karena selama ini saya gak terlalu benar dalam melangkah.  Senengnya tentu saja karena ada yang ngingetin sebelum melangkah terlalu jauh dalam kesalahan.

Menurut Kang Arul kita harus bisa membranding diri kita sebagai blogger, bukan brand yang membranding diri kita.  Jangan sampai blog kita isinya penuh dengan review, harus diselingi juga dengan cerita-cerita menarik hingga blog kita tidak membosankan.

Kalau diundang dalam sebuah event kita harus paham betul apa keinginan dari brand pengundang.  Apakah tulisan kita bersifat pemasaran, iklan atau kehumasan harus dipahami betul, agar pengundang menjadi senang karena apa yang kita tuliskan sesuai dengan keinginan pengundang. Kita pun harus bisa mengambil sisi yang unik dari sebuah acara sehingga tulisan kita berbeda dari yang lainnya. Tulisan tidak usah terlalu detail dan panjang karena akan membosankan pembacanya.

Kata Kang Arul tidak ada tema di dunia ini yang belum pernah ditulis orang, yang ada hanyalah mengolah ulang kembali dengan bahasa yang berbeda, sudut pandang dan tentu saja data yang berbeda pula.  “Yang harus diperhatikan, berdasarkan penelitian orang akan membaca di menit-menit pertama saja, paragraf awal sangat menentukan tulisan akan dibaca atau tidak”  Ujar dosen yang sudah menulis ratusan buku ini.

Sesekali Sang Dosen Gaul ini membagikan voucher dari KUDO yang menjadi sponsor utama dari acara ini.  O ya, bagi temen-temen yang penasaran tentang KUDO bisa klik di websitenya atau pantengi terus twitternya.  Ada peluang menarik bagi teman-teman yang ingin berbisnis online, karena KUDO adalah semacam agen yang menjembatani antara pembeli dan produsen. Dan kita bisa lho menjadi agennya yang bisa mendapat jutaan rupiah tiap bulannya kalau kita sungguh-sungguh mengerjakannya. #KudoBox.

Seneng banget deh rasanya bisa kenal dan mengambil hikmah di pertemuan ini, sayang waktu membatasi kami.  Beberapa pesan penting yang saya ingat dari Kang Arul sebelum meninggalkan acara yang fana itu adalah antara lain hargailah pengundang dengan menulis sesuai dengan keinginan pengundang, tapi kita tidak boleh berbohong tentu saja.  Pedulilah pada Klout Score dan alexa, karena dari situlah kita dinilai, semakin kita meningkatkan diri kita maka akan semakin tinggilah nilai kita…

Credit: Kang Arul
Keren ya materinya, semoga bisa ketemu lagi dengan Sang Dosen Galau pecandu jengkol ini di lain kesempatan.. Itu harapan saya, karena pastinya masih banyak ilmu dan pengalaman beliau yang belum terbagikan karena terbatasnya waktu..  Buat teman-teman yang lain yang belum mendapatkan kesempatan ikut acara Kelas Blogger saran saya kalau ada lagi acara ini ikut aja, gak akan rugi, malah akan ada banyak manfaat yang didapat… apalagi kalau acaranya gratis tis..tis… hihi… Semoga KUDO memperpanjang terus kontraknya ya Kang biar blogger bisa ikutan acara Kang Arul tanpa harus membayar… hahaha….

23 Des 2015

Belajar dari Seorang Dosen Galau (1)

Jujur, meski sudah ngeblog dari tahun 2006 an, saya memang termasuk ketinggalan kereta di dunia per blog an ini.  Lama banget vakum setelah multiply ditutup karena patah hati tulisan bertahun-tahun hilang, baru bisa move on di bulan-bulan terakhir tahun 2014.  Dan ketika saya kembali dunia blogging memang sudah banyak berubah, blog tidak hanya sebagai tempat bercurhat ria lagi ternyata. Saya harus banyak belajar untuk mengejar ketinggalan itu, awalnya saya banyak belajar dari teman-teman di sekitar saya yang baik hati dan tidak sombong.

Kemudian saya mengenal beberapa nama blogger perempuan keren di sebuah pelatihan tentang blog, saya belajar banyak dari mereka. Sebetulnya banyak nama-nama blogger keren yang berseliweran dan sering-sering disebut di dunia maya ini, salah satu nama yang saya kepoin adalah nama-nama seperti Kang Arul, Dosen Galau dan beberapa nama lagi.  Namun rasa-rasanya sulit juga berinteraksi dengan Kang Arul ini yang belakangan akhirnya saya tau kalau Kang Arul dan Dosen Galau orangnya sama saja.  Kenapa sulit soalnya FB nya sudah full, sudah tidak bisa berteman lagi, sementara ngefollow di twitter gak di folbek-folbek kaka..haha.. ya sudah, baiklah memang bukan rejeki untuk kenal lebih dekat dengan makhluk keren yang satu ini.


Pucuk dicinta ulam pun tiba, kesempatan itu datang juga, ternyata Sang Dosen Galau itu mengadakan pelatihan #kelasblogger nya di Bandung.  Yup, memang benar, Dosen Galau ini menggawangi sebuah pelatihan yang bertajuk Kelas Blogger. Kali ini Kelas Blogger yang ketiga, setelah dua sebelumnya di Jakarta.  Waktu pengumuman yang kelas kedua kebetulan saya membacanya langsung deh mupeng pake bingits. Alhamdulillah tak dinyana Kelas Blogger 3 tak lama kemudian dibuka dan ternyata tempatnya di Bandung. Jadilah saya bersuka cita dan acaranya gratis pula karena disponsori oleh KUDO alias Kios Untuk Dagang Online...Horeee alhamdulillah akhirnya bisa ketemuan sama Sang Dosen Galau pecandu jengkol hahaha....Lengkap sudah kebahagiaan saya. Siap-siap menyedot ilmunya.

Acara yang ditunggu-tunggu itu akhirnya datang juga, Hari Jum'at 18 Desember 2015 pun tiba.  Acara dimulai jam 13.00 bertempat di kantor perwakilan KUDO Bandung yaitu di Jalan Setia Budi. Waah engga nyesel banget ikut event ini, acaranya berlangsung meriah dan penuh ilmu yang bermanfaat. Selain dari sang Dosen Gaul alias Kang Arul ada penjelasan dari KUDO , ternyata ini merupakan peluang bagi mereka yang mau berbisnis online...peluang keren yang bisa menghasilkan rupiah yang lumayan, asal kita nya mau telaten ngurusinnya.  Ibarat pepatah sunda mengatakan lamun keyeng tangtu pareng...Kalau sungguh-sungguh pasti berhasil. Man jadda Wa Jadda. Kepo sama KUDO ? Yuuk pantengin aja deh twitternya  #KudoBox. Kemudian ada lagi sharing dari seorang blogger yang asalnya seorang wartawan namun kemudian dia insyaf dan bertranformasi menjadi blogger sejati...hahaha...kok bisa...?

Penampakan makhluk keren yang lagi saya kepoin hihi..

Bagaimana ceritanya tentang Kelas Blogger 3 ini..? .Terutama tentu saja cerita ilmu apa saja yang didapat dari Sang Dosen Galau ini?. Nantikan ditulisanku selanjutnya ya... Duh maaf jadi nyambung... prolognya dulu niih, soale nanti kepanjangan ..^_^

31 Jan 2015

Talk Show Bincang Keluarga Hebat : Integrated Learning For Family Integrity (Sessi 1)

Sudah siapkah orangtua menjadi fasilitator utama pendidikan keluarga?
Sudah tepatkah strategi orang tua dalam mencukupi bekal dunia akhirat keluarga?


Alhamdulillah bersyukur sekali berkesempatan bisa mengikuti acara talk show Bincang Keluarga Hebat ini.  Biar ilmunya tidak menguap begitu saja dan bisa berguna untuk banyak orang aku share saja ya di blog ini, mudah-mudahan tidak banyak yang tereleminirnya ya....
 
Acara yang digagas oleh Komunitas Home Schooling Muslim Nusantara ini bertajuk Integrated Learning For Family Integrity diadakan pada hari Ahad 25 Januari 2015 di Gedung Wakaf 99 Jalan Sidomukti 99 Sukaluyu Bandung.  Acara terdiri dari dua sessi dengan menampilkan pembicara Febiola Aryanti (Islamic Financial Planner) dan Muri Handayani owner Hijab Radza dan Sekolah Bisnis Online pada sessi pertama dan Irwati Istadi Penulis Buku Parenting Best Seller "Mendidik dengan Cinta" dan pembicara kedua Ikhsanun Kamil - Foezi Citra Cuaca Elmart pasangan Marriage Counsellor dan juga penulis buku Jodoh Dunia Akhirat.



Acara dimulai dengan sambutan dari ketua Home Schooling Muslim Nusantara yaitu teh Ida Nur'aeni yang memaparkan tentang sejarah berdiri dan perkembangan HSMN.  Dilanjut dengan pembicara sessi pertama Febiola Aryanti.  Sebagai Islamic Financial Planner tentu saja beliau berbicara dengan sudut pandang Islam.  Apa sih bedanya Manajemen Keluarga dari sudut pandang Islam?  

Mba Febi memaparkan di dalam Islam ada perbedaan besar dengan paradima manajemen keuangan konvensional. Yang pertama di dalam Islam kepemilikan harta adalah mutlak milik Allah, kita hanya dititipkan saja.  Kemudian darimana uang diperoleh, kemana uang dibelanjakan serta menyadari adanya hisab. Penekanan itulah yang menjadi perbedaan besarnya.  Intinya di dalam Islam Allah always keep Allah in mind sehingga selalu terdorong untuk bertanya bagaimana mengelola uang sebaik mungkin terdorong untuk merencanakan sebaik mungkin agar kita menjadi insan yang amanah.  Selalu ada potensi amal di dalam harta kita yang berguna bagi kehidupan tidak hanya di dunia tetapi juga di akhirat. Kita pun harus memahami karakteristik harta sebagai cobaan bagi manusia.

Jadi Rencana Tujuan Keuangan dalam Islam harus di dasarkan selalu pada Allah in mind, kemudian harus bisa meningkatkan keimanan kita kepada Allah SWT serta untuk mewujudkan keturunan yang kuat.

Sementara untuk pengaturan keuangan penekanannya pada suami sebagai penanggung jawab pemenuhan nafkah, istri sebagai pengatur keuangan serta keluarga yang solid.  Komunikasi keuangan di dalam keluarga dilakukan dengan meningkatkan rasa saling percaya, pencatatan keuangan yang jelas serta dilakukan pada waktu yang tepat.

Beliau juga memaparkan tentang jurus dasar keuangan :

1. IKF (Indikator Kecerdasan Finansial)  = Penghasilan : Pengeluaran > 1

Artinya bahwa keuangan tidak boleh defisit

2. Catatan Keuangan
Wajib mencatat keuangan keluarga, agar mudah mengevaluasi dan tidak merasa uang hilang begitu saja.  Apa saja yang harus dicatat? Arus Cash (Keluar masuk uang), asset serta kewajiban

3. Nabung Gaya Baru
Nabung bukan dari sisa belanja tetapi harus disisihkan dari awal

4.Bertahan Sederhana.
Sederhana dalam keterbatasan itu wajar tetapi sederhana ketika berlebih itu yang hebat.

Itu inti dari pemaparan Mba Febi sementara Teh Muri Handayani sebagai pembicara kedua berbicara tentang Bisnis dalam keluarga.  Teh Hani -begitu biasanya beliau disapa- berbagi pengalaman tentang perjalanan maju mundur usahanya.  Menurut Teh Hani kegagalan itu baik. Jangan merasa bisnis kita berhasil kalau belum pernah gagal.  Di dalam kegagalan kita akan banyak belajar.  Sebelum bisa seperti sekarang  ini beberapa kali Teh Hani mengalami kegagalan sampai harus mem PHK sembilan karyawannya.  Kini pemilik Sekolah Bisnis Online dan Gerai Radza ini telah menemukan kesuksesannya.  Tentu saja hasil dari belajar pada kegagalan.

Okeh deh cukup sessi satu dulu ya nanti disambung sessi keduanya ......  ^_^


24 Okt 2014

Menjadi Anak-Anak Kembali

Cimahi, 24 Oktober 2014

Bismillah,

 Ada satu pesan yang saya ingat pada acara parenting yang diadakan di Sekolah Interaktif Gemilang Mutafanin sekolah  anakku yang keempat Mushab yaitu selalu mengingat masa-masa ketika kita menjadi anak-anak.  Karena kita sudah berpengalaman menjadi anak-anak sementara anak-anak kita belum pernah menjadi dewasa.

Parenting yang diisi oleh penulis cerita anak, pendongeng sekaligus owner penerbit yg menerbitkan buku-bukunya (Rumah Pensil Publish) ini, Kak Eka Wardana diadakan pada hari Sabtu tanggal 18 Oktober 2014. Acara parenting kali ini mengangkat tema tentang Parenting in Gadget Era.

Terus terang bagiku hal yang cukup sulit untuk mengingat kembali masa kanak-kanakku.  Rentang usia yang begitu panjang (lebih dari 40 tahunan) juga terlebih aku tipe orang yang paling cepat lupa pada masa-masa yang telah lalu.  Khusus mengenai hal ini aku pernah bertanya pada seorang psikolog di sebuah acara parenting yang ku ikuti.  Jawabannya tipe-tipe orang berbeda-beda ada yang seperti kertas berminyak yang ketika sesuatu menempel pada kertas itu maka akan bertahan lama menempel di kertas itu dan ada pula yang sebaliknya. Diambil hikmahnya saja, hal-hal yang menyedihkan dan tidak mengenakan hati mudah hilang dalam ingatanku hahaha.... meureun.

Kembali ke acara parenting tadi Ka Eka mengingatkan agar kita selalu teringat apa yang kita sukai ketika kita masih anak-anak. Apa coba?  Bermain, bernyanyi, mendengarkan cerita apa lagi ya.... Ya anak-anak paling suka bermain bukan?  Jadi kesimpulannya adalah sering bermainlah dengan anak-anak kita.Itu akan mendekatkan diri kita dengan anak-anak.  Mendongenglah untuk anak-anak kita, itu akan sangat berkesan bagi anak-anak kita. Bernyanyilah bersama dan untuk anak-anak kita, itu akan menyenangkannya.



Pada kesempatan itu juga kami diajak untuk bernyanyi dan menari.  Bermain tebak-tebakkan, kak Eka memberi contoh cara mendongeng yang baik.  Tentang gadget, hasil penelitian di luar negeri menyebutkan bahwa 9 jam dalam sehari digunakan untuk menggunakan gadget.  3.5 jam hiburan, 2,5 jam berita, 2 jam medsos dan 1 jam untuk game.

Ada efek positif penggunaan gadget diantaranya meransang kecerdasan anak, mengenal teknologi, mengurangi stress menambah percaya diri dll.  Tetapi efek negatifnya pun banyak diantaranya menjadi orang tua pengganti, menurunkan kualitas komunikasi dan kebersamaan, tingginya tingkat kekerasan, korban iklan, lolita efect (anak2 yang berprilaku seperti dewasa) dll.

Hasil penelitian di luar negeri  menyebutkan bahwa dalam seminggu hanya 3,5 menit yang digunakan untuk  ngobrol berkualitas antara orang tua dan anak.  Hmm sungguh tragis bukan?  Hiks.. hiks..Sementara itu The ways to managing gadget nya adalah dengan cara mencoba untuk mengerti dan memahami game dan tontonan yang dimainkan dan ditonton anak kita, awasi, buat aturan, pantau semaksimal mungkin, komunikasi dsb.

Oya seperti biasa aku selalu berusaha untuk mendapatkan oleh-oleh untuk anak-anakku.  Mereka selalu senang dengan hal ini.  Kalau mereka ikut  pasti suka mendorong-dorong aku agar aku bertanya atau menjawab pertanyaan agar mendapat doorprice. Kemudian si kecil akan pamer sama-sama temannya. (Naah suka pamer adalah salah satu sifat anak-anak,,, kalau kita suka pamer berarti..... isi sendiri saja ya hihi..)  Tak seberapa sih tapi membuat anak senang mengapa tidak?xixixi...sayang anak... sayang anak. *modus



Sudah saja sekian karena waktuku sudah habis, ga sempat edit, ga sempat baca lagi seadanya sajah langsung tayang... #emak rempong.xixixi...

8 Sep 2012

Lama Sudah....

Cimahi, 8 September 2012

Bismillah,

Berapa lama ya....? Hmmm hampir dua bulan !!  Ya virus malas menulis menyerangku... hikss.... Terakhir menulis 1 September 2012  itu pun sangat 'maksakeun'. Mudah-mudahan tulisan tentang kebaikan seseorang dan bernilai dakwah memberikan keberkahan untukku dalam urusan tulis menulis.

Terus terang saja ada rasa kangen untuk menulis. Tapi mungkin aku terlalu lelah hingga enggan untuk berpikir. Tapi itu bukan sebuah alasan tentu saja. Aku harus lebih mampu memenej diri dan waktuku lagi. Mungkin olah raga harus kutingkatkan agar aku tidak mudah lelah dan selalu fresh.

Masih punya hutang satu tulisan untuk melengkapi sebuah buku antalogi, masih harus mindahin tulisan-tulisan di multiply yang akan segera ditutup akhir tahun ini. Bener-bener multiply mau kiamat sepertinya. Blogspot sebenarnya okey juga... tapi aku nggak tahu cara berteman dengan blog yang lainnya... jadi serasa kesepian disini jauh dari tetangga..

O ya bulan Syawal ini aku banyak berkeliaran di Gedung Pakuan, rumah dinasnya pak gubernur.  Mendampingi tokoh-tokoh dari Cimahi yang ingin bersilaturahmi dengan istri gubernur. Asyik juga siih. Walau harus ngorbanin Maghfi untuk tidak bersekolah bahkan si Kaka pun sempat aku minta untuk tidak sekolah  hihi... (ibu macam apa pulak aku ini...).

Ada pengalaman yang berkesan, saat harus memberi sambutan panitia di awal acara pertemuan kedua, aku ngedadak lupa kepanjangan ibu Netty hingga aku sebut Ibu Netty Herawati.....hingga dalam ceramah beliau sedikit beliau bahas perihal nama ini... hihi... Biarlah malu sedikit engga apa-apa.....

Nyempetin mejeng dulu sama si Ibu ^_^

Tulisan ku garing ya.... yaiyalah aku betul-betul lagi malas menulis... semoga 'badai' ini cepat berlalu dan aku semangat menullis lagi. Menciptakan buku-buku best seller tentu saja.  Aamiin Allohumma Aamiin... Kabulkan ya Rabb... mudahkan perjalananku ini......