blog perempuan|blog kuliner|blog review|blog fashion|blogger bandung|blogger indonesia

31 Mei 2016

#BahagiadiRumah: Tak Perlu Jauh Mencari

   #BahagiadiRumah: Tak Perlu Jauh Mencari

Saya masih bertekad untuk bahagia dan ceria di segala situasi, karena saya telah belajar dari pengalaman bahwa kebahagiaan atau kesedihan kita, sebagian besar ditentukan oleh sikap kita sendiri dan bukan oleh situasi atau kondisi.  (MarthaWashington)

Yup, saya setuju dengan pernyataan Martha Washington di atas, kebahagiaan atau kesedihan kita sebagian besar ditentukan oleh sikap kita sendiri atas sebuah kejadian yang menimpa kita.  Peristiwa atau kejadiannya sendiri bersifat netral, sikap kita dalam menerima peristiwa itulah yang menentukan kebahagiaan kita.


Menjadi ibu rumah tangga yang baik itu adalah cita-cita saya, jauh sebelum menikah dulu, saat saya masih semangat-semangatnya mencari ilmu di bangku kuliah.  Alhamdulillah, Allah SWT kemudian menghadirkan kebahagiaan yang saya idam-idamkan itu.  Dihadirkannya pasangan yang menggenapkan dienku, kemudian hadir pulalah satu demi satu buah hati yang menjadi pelengkap kebahagiaan.

Menjalani pernikahan memang tidak selalu seindah yang dibayangkan sebelum menjalaninya dulu.  Bak sebuah perahu yang sedang berlayar mengarungi samudra yang sangat luas, terkadang tenang menghanyutkan dan melenakan namun terkadang ada riak-riak kecil yang membuat warna-warni perjalanan, bahkan mungkin terkadang ada gelombang besar yang menghatam perahu kita, hingga terancam karam. Itulah romantika berumah tangga, romantika kehidupan...

Menurut pendapat saya, seorang perempuan ketika memutuskan menikah, berarti ia telah memilih sebuah jalan kehidupannya.  Karena di sanalah ia akhirnya melabuhkan segenap hati, cinta dan citanya. Apabila rumah tangganya bahagia maka ini artinya hidupnya pun bahagia, tapi ketika rumah tangganya mengalami kegetiran, getir pulalah kehidupannya, kecuali ia berani memutuskan untuk melepasnya dan memilih kebahagiaanya sendiri.

Menjadi bahagia adalah pilihan,  hampir semua peristiwa bersifat netral,  sikap kitalah yang menentukan peristiwa itu membuat kita bahagia, sedih, kecewa atau berlapang dada.  Hati kita bisa menjadi seperti segelas air, yang ketika diberi sesendok garam menjadi asin, atau menjadi seluas danau yang bila diberi seember garam pun tak membuatnya menjadi asin.

Dua hal lah yang membuat kita bahagia menjalani kehidupan ini yaitu sabar dan syukur.  Selalu bersyukur atas apapun yang Allah SWT berikan kepada kita, serta bersabar dalam menjalani kehidupan yang fana ini.

Banyak hal yang bisa membuat saya menjadi #bahagidirumah,  Ada beberapa hal kecil yang bisa saya sebutkan di sini yang membuat saya bahagia ...

Semoga selalu menjadi team yang kompak :D

1. #Bahagidirumah Saat Kami Menjadi Tim yang Kompak  

Sungguh merupakan suatu hal yang membahagiakan saat kita sekeluarga bisa menjadi sebuah tim yang kompak, my Family my team.  Bahu-membahu, tolong-menolong saling bekerja sama.  Tak selamanya bisa seperti ini, karena tiap orang memiliki ego masing-masing.  Tapi ketika ini terjadi, inilah salah satu saat yang paling membahagiakan dan selalu dirindukan.

2. #Bahagiadirumah Saat Anak-Anak Menjadi Anak-Anak yang Sholih dan Sholihat

Ketika anak-anak sudah bisa menjalankan sholat, terlebih ketika sudah tak perlu diingatkan kembali, rajin membaca al qur'an, rajin puasa baik wajib dan sunat, menjadi anak-anak yang santun dan baik budi adalah sebuah kebahagiaan yang tak dapat kami lukiskan dengan kata-kata.


Ketika mereka memiliki basic pemahaman agama yang baik, kami sebagai orang tua tak terlalu khawatir ketika harus melepas mereka keluar.  Dengan pemahaman yang baik kami percaya dimana pun mereka berada, mereka akan bertanggung jawab pada dirinya dan Tuhannya. Mereka akan selalu merasa dilihat dan diawasi oleh Sang Maha Melihat. 

3. #Bahagiadirumah Saat Anak-Anak Menemukan Minat dan Bakatnya Sejak Kecil

Alangkah bahagianya kita sebagai orang tua, kala menemukan minat dan potensi anak-anak sejak dini. Bagi saya, merupakan kebahagiaan yang sangat besar saat si sulung yang waktu itu masih duduk di SD kelas tiga, tiba-tiba saja mengabarkan kalau tulisannya dimuat di koran. Menulis dan mengirim via email tanpa bantuan kami orang tua di usia semuda itu membuat keharuan tersendiri.
 

Kebahagiaan kami bertambah saat di kelas IV tiba-tiba saja minta di printkan satu naskah novel untuk dikirimkan ke penerbit dan akhirnya menjadi novel pertamanya.  Kini di usianya yang ke tujuh belas, si sulung sudah berhasil menerbitkan enam buah buku (solo dan antalogi).  Kesenangan menulis ini diikuti oleh adiknya, putri tengah kami yang juga sudah menerbitkan buku antalogi serta karya-karyanya sudah banyak dimuat di koran.

4.#Bahagiadirumah Saat Anak-Anak Memanfaatkan Waktunya untuk Hal yang Bermanfaat



Seringkali tiba-tiba saja anak-anak berinisiatif membuat hal-hal yang mereka inginkan.  Memasak bersama, membuat kerajinan tangan dan lain sebagainya. Sebagai orang tua tentu saja saya merasa bahagia, karena mereka sudah mampu memanfaatkan waktunya untuk meningkatkan kemampuan dan kreativitas mereka. 
 
5. #Bahagidirumah Saat Kejutan-Kejutan Kecil Tercipta


Kami memang tidak membiasakan perayaan ulang tahun secara khsusus, tetapi dengan inisiatif anak-anak terkadang mereka membuat kejutan kecil untuk yang sedang berulang tahun.  

Mengumpulkan uang kemudian memberikan kado atau kue ulang tahun sederhana adalah kejutan-kejutan kecil yang membahagiakan karena itu membuktikan mereka perhatian dan peduli pada anggota keluarganya.  

6. #Bahagiadirumah Saat Anak-Anak Memberikan Hiburan-Hiburan Kecil.



Bermain piano adalah hobi si sulung saat masih belum terlalu sibuk di sekolahnya.  Kini hal itu ia lakukan sesekali saja, mendengarkan permainan pianonya adalah hal yang menyenangkan bagi kami semua, membuat suasana rumah bertambah ceria. 

Nyanyian si tengah, ocehan si bungsu adalah hiburan-hiburan kecil yang membahagiakan.  Juga tak lupa si nomor empat yang ulet mengutak atik rumus rubik hingga permainan rubiknya makin bertambah kecepatannya adalah hiburan tersendiri yang membuat suasana di rumah semakin membahagiakan.

7. #Bahagiadirumah Saat Bisa Merencanakan Piknik Bersama


Anak-anak sudah ada yang besar, terkadang waktunya sudah banyak di luar, ketika bisa mengagendakan dan merencanakan piknik bersama itu adalah sebuah hal yang luar biasa bagi kami.  

Hal ini mengingat kesibukan kami masing-masing.  Bahkan pernah kami terpaksa harus berwisata tanpa abinya anak-anak atau tanpa salah satu dari anak kami.  Jadi saat di rumah bisa merencanakan piknik dan akhirnya bisa pergi piknik bersama merupakan kebahagiaan yang luar biasa bagi saya sekeluarga.

8.  #Bahagiadirumah Saat Saya Memiliki Me Time




Saya memiliki hobi menulis dan membaca, ada kepuasan tersendiri saat saya bisa menyelesaikan sebuah tulisan.  Memiliki me time untuk menulis, belajar hal-hal yang saya suka  seperti belajar fotografi atau infografis yang ingin saya kuasai adalah hal-hal kecil yang membahagiakan.  

Membaca majalah Nova yang tahun ini sedang merayakan NOVAVERSARY ulang tahun yang ke- 28 adalah me time yang mengasyikan dan memberi kebahagiaan tersendiri bagi saya.  Karena selain hobi saya tersalurkan, artikel di dalam tabloid Nova memberi banyak manfaat bagi ibu rumah tangga seperti saya.

9. #Bahagiadirumah Saat Anak-Anak Mampu Berbagi dan Menginspirasi 

Sesekali si sulung diundang untuk mengisi talkshow baik itu di acara pesantren kilat remaja, sekolah-sekolah atau training motivasi untuk remaja.  Tentu saja ini membahagiakan kami sebagai orang tuanya.  Harapan saya semua anak-anak bermanfaat bagi umat dan dapat menebar kebahagiaan untuk sesama.


Sebetulnya masih banyak hal-hal kecil lainnya yang bisa membuat saya bahagia di rumah, yang mungkin bagi orang lain hal yang biasa saja.  Seperti yang saya sudah ungkapkan, kebahagian tergantung pada cara kita memandang. Menjadi bahagia adalah sebuah pilihan, kebahagiaan itu tak perlu jauh dicari. Bahagia ada di dalam diri kita sendiri.  #Bahagiadirumah.




24 komentar:

  1. Teteeeeh...
    Aku setuju bahwa bahagia adalah suatu pilihan :)

    Dan Subhanallah banget ini keluarga Teh Ida memang bacanya aja udah membuat hati bahagia Teteeeh :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jadi mending milih bahagia atuh ya... :)
      Alhamdulillah kalau membuat dirimu bahagia hahaha...

      Hapus
  2. Diberi kejutan di rumah sama keluarga itu rasanya, bahagia banget

    BalasHapus
  3. Tak sedikit orang yang mencari kebahagiaan di luar rumahnya. yang di dapat malah kebangkrutan lahir batin.
    Salam hangat dari Jombang

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya betul pakde..padahal rumahku surgaku ya..

      Salam hangat dari Cimahi :)

      Hapus
  4. betul bangetttt mba. bahagia dirumah ini lebih membahagiakan. hemat murmer. buat kegiatan dirumah saya juga sampai bikin yutub kegiatan heheheee. mayan sambil isi waktu dirumah, dapat uang dari google adsense yutub hehee

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waah keren dapat uang dari google adsense yutub.. ajarin dong :)

      Hapus
  5. Bahagia itu sederhana, dan cara mendapatkannya cukup sederhana. ya kan??

    BalasHapus
  6. bahagia di rumah itu ternyata gampang ya mba... :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya tinggal memilih jadi bahagia aja ya hahaha

      Hapus
  7. Bahagia sekali melihat kehidupan keluarga, mba Ida. Aku juga senang jika anak-anak menjadi anak yang soleh-solehah. Amin

    BalasHapus
  8. Memiliki keluarga yang kompak, melakukan kegiatan bersama...sangat membahagiakan ya Mbak..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya... tapi namanya anak2 kadang2 ribut juga hehe..

      Hapus
  9. Impian aku banget nih, bahagia di rumah, punya krucil banyak biar rame qiqiqiqi :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yuup... lima aja sudah lumayan rame, tapi kalau sudah sekolah semua..sepi lagi hehe..

      Hapus
  10. Kebahagiaan dirumah bisa ditemukan dari hal-hal yang kecil ya Mbak
    Duh, kompaknya sekeluarga

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya... yg kecil2 kalau ditumpuk kan jadi besar ya ? hehe
      Alhamdulillah :)

      Hapus
  11. kereeennn mbk ida, bs kompakin kluarga kyk gt, sipsip

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tidak selamanya bisa kompak sih kadang2 juga suka garelut da hahaha....

      Hapus

Terima kasih telah mampir dan silakan tinggalkan jejak ^_^