blog perempuan|blog kuliner|blog review|blog fashion|blogger bandung|blogger indonesia

28 Agu 2016

Perkembangan Janin Trimester Pertama


Perkembangan Janin Trimester Pertama  Masih ingat dulu awal menikah, setiap ketemu orang suka pada nanya "Sudah isi belum...?" Hihi... ngapain ya pada kepo begitu, etapi memang suka spontan kita bertanya kepada orang tentang ini itu ya, tanpa kita perhitungkan orang itu senang engga dengan pertanyaan kita. Tapi memang sih setelah menikah rata-rata yang ditunggu pasti telat bulan alias positif.  "Alhamdulillah akhirnya aku bakal jadi ibu..." hehe...

Kehamilan yang kita tunggu dan akhirnya datang juga, harus kita syukuri dengan menjaga dan merawatnya dengan optimal.  Agar janin kita tumbuh sehat kuat dan cerdas, optimal dalam segala aspek perkembangannya.  Untuk itu seorang ibu harus menjaganya dari sejak perkembangan janin trimester pertama.

Sebetulnya perkembangan janin di dalam rahim itu dibagi ke dalam tiga fase yaitu  trimester pertama yaitu bulan ke 0-3, trimester kedua dari usia janin 4 - 6 bulan serta trimester ketiga 7-9 bulan.  Trimester pertama  adalah masa perkembangan yang paling krusial.  Mengapa ? Janin di trimester pertama masih sangat sensitif harus disikapi dengan lebih hati-hati karena memang rawan keguguran.


Pada trimester pertama juga merupakan masa yang sangat penting karena pada saat inilah mulai tumbuh organ janin yang akan berkembang dan terbentuk dengan sempurna.  Sistem saraf, jantung dan otak jani pada masa ini berkembang dengan pesat. Pada masa ini pula tubuh ibu akan mengalami perubahan fisik dan hormonal.  Biasanya ibu akan mengalami gangguan emosi, pusing, mual dan berbagai ketidaknyamanan lainnya.  Pada saat inilah ibu harus melakukan penyesuaian dan merawat kesehatannya selama masa kehamilan. Ibu hamil harus mengetahui cara terbaik untuk merawat kehamilannya.

sumber:sehatfres.com

Hal lain yang harus diperhatikan oleh ibu hamil pada semester pertama adalah kecukupan nutrisi.  Karena pada trimester pertama adalah masa pertumbuhan organ yang berkembang sempurna maka nutrisi atau gizi yang dibutuhkan pada masa ini harus terpenuhi.  Masalahnya pada saat trimester pertama ini sang ibu mengalami berbagai ketidaknyamanan termasuk dalam hal mengkonsumsi makanan yang biasa dikenal dengan morning sickness.

Ibu hamil harus berusaha menghadapi masa-masa ketidaknyamanan itu dengan tetap berusaha mencukupi kebutuhan nutrisi yang dibutuhkan oleh janin.  Pada masa itu nutrisi yang dibutuhkan adalah makanan yang banyak mengandung protein, asam folat, zat besi, kalsium dan vitamin.  Kecukupan nutrisi ini penting agar janin berkembang dengan baik dan nanti akan tumbuh sehat dan pintar.

Selain itu pada masa adaptasi ini ibu hamil harus mampu mengelola emosinya dengan baik.  Perubahan hormonal yang disebabkan mulai tumbuhnya benda asing di dalam perutnya sering kali membuat emosi ibu hamil menjadi lebih sensitif, mudah tersinggung, cepat sedih, mudah marah dan sebagainya.  Penting bagi ibu hamil untuk bisa mengelola emosinya dengan baik karena stress dan emosi labil dapat juga menyebabkan aliran oksigen menuju rahim menjadi terhambat yang akan mengganggu perkembangan janin.

Seorang ibu yang sedang hamil harus tetap penuh semangat dan tidak bermalas-malasan tentu saja aktivitas fisik yang dilakukan harus aman, tidak boleh terlalu berat.  Pengalaman hamil beberapa kali ternyata aktivitas ibu ketika hamil berpengaruh pada perkembangan bayi lho.  Bila ibu hamil malas maka anak yang terlahir akan terbawa malas pula.  Aneh ya, tapi memang itu kenyataannya yang terjadi.

Itulah masa perkembangan anin trimester pertama yang harus kita perhatikan dengan betul-betul bila kita menginginkan bayi yang lahir nanti, sehat kuat dan cerdas.




7 komentar:

  1. Agak sulit memang mengontrol emosi saat tri semester pertama. Segala rasa yang ada ditambah dengan kewajiban yang harus tetap ibu jalani, benar2 sesuatu ya teh :D

    BalasHapus
  2. noted. ilmu dan informasinya sudah cukup tinggal prakteknya aja

    BalasHapus
  3. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  4. Hamil di trimester pertama harus hati2 ya mbak, kalo saya malah di trimester terakhir yg agak naik tensi karena kemrungsung nunggu lairan

    BalasHapus
  5. sensitif banget kalau aku, males iya jadi suka greget sama diri sendiri karena males gak mau ngapa2in

    BalasHapus
  6. Aku pas tau begitu hamil udah aware, makan2an yg mengandung msg, kopi dan sejenisnya di blacklist

    BalasHapus
  7. Very interesting article. It is interesting how the pregnancy is not only in the body change women, but also as a life growing inside.

    BalasHapus

Terima kasih telah mampir dan silakan tinggalkan jejak ^_^