Niche Blogging VS General Blogging Ala Myra Anastasia

niche blogging vs general blogging

Niche Blogging VS General Blogging Ala Myra Anastasia Myra Anatasia, namanya sudah tidak asing lagi di kalangan blogger.  Mahmud cantik, ibu dari dua anak yang kini sudah mulai beranjak besar.  Untuk blogger yang ingin belajar konsisten tidak salah kalau berguru pada sosok yang  biasa dipanggil dan menyebut dirinya Chi ini.  Bagaimana tidak sejak Bulan Desember 2007 Myra aktif menulis blog hingga saat ini.  Tak heran kalau sekarang Myra bisa memetik hasilnya.

Ketika membaca Niche Blogging vs General Blogging di blognya Myra ini saya langsung tertarik, karena memang hal ini yang membuat saya kagum dengan Myra ini, yaitu konsistensi.  Melihat Myra yang konsisten menulis tentang parenting di blog www.kekenaima.com yang kemudian melebarkan sayapnya dengan menulis tentang hobi keluarga mereka di www.jalanjalankenai.com. Kekonsistenan ini pula lah yang mengantarkannya pernah menjadi narsum tentang Niche Blog di #BPTalk.

Wasting Time



Cimahi, 18 Februari 2012

Bismillah,

Baiklah, saya mulai saja, setelah lebih setengah jam berselancar kesana kemari tak jua ku temui sesuatu. Memulai tanpa ada sesuatu pun yang ingin aku sampaikan. Akhirnya menjadi tak tentu arah. Kebingungan pun melanda, diam terpaku dan.... stagnan !!!

Seperti itulah hidup.... !!!  Ketika tak ada target tak ada arah tujuan, akhirnya diam terpaku, Wasting Time..... tidak produktif !.... stagnan ! Hidup terasa hampa dan tak terarah. Karena tujuan dan target hidup bagaikan sebuah peta yang mengarahkan kemana jalan yang harus ditempuh.

Waktu yang dimiliki oleh setiap manusia yang tinggal di bumi ini tentulah sama. 24 jam!. Tapi dengan waktu yang sama pencapaian yang dimiliki setiap orang pasti berbeda-beda. 

Ada yang dalam rentang waktu 24 jam, sebagian orang mampu mengurusi dunia, ada yang mampu mengelola sebuah negara, mengelola perusahaan besar dan sukses, ada yang hanya mampu mengurusi perusahaan kecil, ada yang hanya mampu mengurusi satu bagian di perusahaan, ada yang satu unit saja, bahkan ada yang tidak mampu mengurusi dirinya sendiri.

4 Tips Membeli Rumah di Kompleks Perumahan


Spanish-Colonial-Revival-Architecture

4 Tips Membeli Rumah di Kompleks Perumahan  Akhir-akhir ini semakin banyak orang yang tertarik untuk membeli rumah di area kompleks perumahan. Biasanya, para pembeli tertarik membeli rumah di kompleks perumahan karena kondisi bangunannya yang siap huni atau fasilitas-fasilitas menarik yang ditawarkan. Untuk membeli rumah dalam kompleks perumahan, teman-teman  bisa menggunakan beberapa cara, misalnya mencicil pembayarannya setiap bulan atau membayarnya secara tunai.

Banyak orang yang bilang bahwa membeli rumah memang cocok-cocokan. Artinya, setiap individu yang ingin membeli rumah harus cocok dengan kondisi, lingkungan, fasilitas, dan berbagai aspek lainya. Tidak ada patokan yang mutlak, semua kembali kepada keinginan pembeli. Harga jual rumah di kompleks perumahan pun cukup variatif mulai dari kisaran 300 juta hingga 500 juta, tergantung pada letak, ukuran, dan fasilitas yang ditawarkan. Nah, agar tidak menyesal nantinya, 4 tips ini sebaiknya teman-teman perhatikan sebelum membeli rumah di kompleks perumahan:

3 Hotel Menarik di Thamrin Jakarta yang Bisa Jadi Pilihan Utama

3 Hotel Menarik di Thamrin Jakarta yang Bisa Jadi Pilihan Utama

Hai teman-teman adakah yang mempunyai agenda ke Jakarta dalam waktu dekat ini ?  Mungkin untuk urusan bisnis atau pun kunjungan wisata di Jakarta.  Jangan bingung untuk menentukan tempat penginapan atau hotelnya ya. Kali ini teman-teman bisa cek tiga rekomendasi utama hotel di Jakarta dengan katagori low budget tapi tetap dengan fasilitas yang lengkap.  Let's check it out...


Amaris Hotel Thamrin City

Amaris Hotel Thamrin City memiliki banyak keunggulan, salah satunya adalah lokasinya yang cukup strategis di pusat bisnis dan ekonomi Kota Jakarta.  Amaris Hotel ini ada di Gedung Thamrin di lantai 6 Blok HT, tepatnya di Jalan Thamrin Boulevard, Jakarta.

Jadi, tak heran kalau banyak wisatawan, khususnya pedagang dari luar Jakarta yang menginap di tempat ini.  Kenyamanan kamar juga menjadi pertimbangan utama.  Apalagi dengan nilai plus, budget minimal namun tetap dengan pelayanan maksimal.

Ada beberapa pilihan tipe kamar yang bisa teman-teman pilih.  Kamarnya menggunakan desain modern minimalis dengan pemilihan warna putih yang cukup mendominasi, pokoknya jadi terlihat bersih.  Meski terkesan simple namun tetap nice :) Suasananya nyaman dan tenang langsung akan terasa sesaat memasuki kamarnya.

Sumber: Traveloka

Kampung Daun Tempat Kuliner yang Asyik dan Eksotik

Kampung Daun

Bandung tuh syurganya kuliner memang iyes deh, beberapa waktu lalu terpukau dengan Dusun Bambu, yang memiliki view yang bagus,  Tiga hari yang lalu, saya kulineran lagi, kali ini tempatnya masih daerah Bandung Utara.  Daerah Cihideung, Cisarua pokoknya seputaran menuju Lembang, di sana memang banyak tempat kuliner yang asyik dan eksotik.

Datang kepagian jam 10 lebih dikit, ternyata baru buka jam 11.00.  Harus menanti selama hampir satu jam,  jenuh dong..? Oh ternyata tidak, waktu satu jam dipakai buat jalan-jalan di Kampung Daun engga membosankan kok.  Karena suasana pedesaan yang begitu fresh dan alami, jadi jalan-jalan menyusuri Kampung Daun betah aja. Yang ada punya banyak kesempatan buat selfi xixixi.  Pas banget lah membuat perut biar lapar dulu.  Secara sarapan di rumah agak terlalu banyak..hihi.. *ketahuandoyanmakan

Mentalitas Pecundang




Cimahi, 8 Januari 2012

Bismillah,

Visi tanpa eksekusi adalah lamunan. Eksekusi tanpa visi adalah mimpi buruk.
Vision without execution is a daydream. Execution without vision is a nightmare.
~ Japanese Proverb
Kenapa ceramahnya Aa Gym banyak yang menggemarinya ya? Jadi ingat tahun 90 an sering ke DT. Dulu kalau Hari Minggu tidak ke DT serasa seperti sebuah hape belum di charge deh... hihi.  
Menjawab pertanyaan di atas berdasarkan pengalaman sih karena ceramahnya menyentuh, pas kena di hati. Aa ceramahnya sesuatu yang aplikatif, sederhana, mudah dicerna, mengenai kehidupan keseharian manusia pada umumnya.

Menanti yang Sedang Berhaji Tidak Seperti Dulu Lagi

Berhaji
Gambar Mekah diambil dari youtube.com

Pernah mendengar hadist rasulullah SAW tentang berhaji ini ?  Membuat ngiri ya, semoga mereka yang sedang berhaji diberi kemudahan di sana dan menjadi haji yang mabrur.  Aamiin Allohumma Aamiin.

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ditanya, “Amalan apa yang paling afdhol?” Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menjwaab, “Beriman kepada Allah dan Rasul-Nya.” Ada yang bertanya lagi, “Kemudian apa lagi?” Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Jihad di jalan Allah.” Ada yang bertanya kembali, “Kemudian apa lagi?” “Haji mabrur”, jawab Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.” (HR. Bukhari no. 1519)

Sungguh berbahagia orang-orang yang saat ini sedang melaksanakan ibadah haji, mereka adalah orang-orang yang dipanggil dan terpilih.  Dari milyaran kaum muslimin di dunia ini hanya ada jutaan orang yang terpilih.  Dari seratus juta lebih penduduk muslim Indonesia, hanya seratus lima puluh ribuan yang bisa berhaji dalam satu tahunnya.

Tersentil Taare Zameen Par


Berbicara tentang pendidikan di Indonesia sebetulnya saya sudah sedikit menyinggungnya di sini.  Sedikit keluh kesah seorang emak tentang pendidikan Indonesia, tidak menyalahkan satu pihak dan mengangkat pihak lain karena memang kesalahannya bersifat sistematis. Sambung menyambung menjadi satu..itulah Indonesia #eh.  Sambung menyambung, merangkai sebuah sebab yang berpadu dengan akibat.  Terinspirasi tulisannya Mak Inne Ria   jadi ingin nulis lagi tentang pendidikan ini.

Jadi ingat film Taare Zameen Par, sebuah film favorit di keluarga saya.  Pertama kali menontonnya sudah bertahun yang lalu tapi sesekali masih suka menontonnya kembali, anak-anak pun menyukainya. Kadang suka malu kalau habis nonton film itu, karena selalu saja berakhir dengan tangisan.  Jadi kalau nonton itu untuk kesekian kalinya tak pernah fokus lagi karena takut nyurucud cisoca :D