blog perempuan|blog kuliner|blog review|blog fashion|blogger bandung|blogger indonesia

4 Apr 2021

Merawat Tanaman Hias Begonia Agar Tumbuh Subur


Merawat Tanaman Hias Begonia Agar Tumbuh Subur  Sekarang gara-gara tanaman jadi suka ngobrol dengan tetangga, baik ibu-ibu atau bapak-bapak.  Dulu saya termasuk jarang bergaul karena asyik di luar atau keasyikan di dalam rumah dengan laptop atau hape.  Tapi sekarang saya sering di luar juga terus mereka menyapa, banyak yang bertanya pakai pupuk apa....

Agak bingung juga kalau ditanya soal pupuk, karena pupuk saya standar saja sama dengan orang lain. Saya punya NPK, B1 dan selebihnya pakai air bekas cuci beras dan kadang menggunakan mecin.  hobi merawat tanaman  hias ini belum sampai setahunan.  

Saat  awal pandemi saya masih senang ke beres-beres rumah, baru setelah beberapa bulan pandemi fokus ke tanaman itu pun ke kaktus dan sukulen.  Oya  tentang kaktus dan sukulen saya pernah menulis di blog Cerita Ida ini. 

Agar Tanaman Hias Tumbuh Subur


Hal yang Penting yang Harus Diperhatikan dalam Mengurus Tanaman Hias

Setelah kurang lebih 8 bulanan hobi merawat tanaman hias, saya jadi mulai tahu  hal-hal penting  yang harus diperhatikan dalam tanaman itu.  Walaupun memang masih banyak yang belum saya ketahui, dan masih harus belajar banyak tapi saat tetangga melihat pekarangan rumah banyak pohon yang  tumbuh subur ya karena saya memperhatikan beberapa hal yang penting ini.  Apa saja kah itu..?

Nama Tanaman

Dengan mengetahui nama tanaman saya jadi lebih banyak tahu dengan mencari informasi tentang tanaman itu.  Bagaimana cara merawatnya pokoknya hal-hal yang penting  tentang Do dan Don't  perlakuan kita terhadap tanaman ini.  Saya jadi banyak mencari tahu lewat internet atau bisa juga bertanya kepada teman-teman yang sudah lebih lama mendalami tentang pertanaman hiasan ini..

Media Tanam yang Tepat (Metan)

Setelah mengetahui nama tanaman dan kemudian saya mencari tahu karakteristik tanaman itu seperti apa,  misalnya ada yang butuh banyak air atau tak perlu banyak air.  Dari sini kita bisa menentukan metannya itu harus poros atau tidak.

Sinar Matahari (Simat)

Nah ini juga penting sekali, karena pengalaman menanam pohon yang sama disimpan di tempat yang berbeda ternyata hasilnya berbeda.  Sinar matahari juga sangat penting dalam mempengaruhi pertumbuhan tanaman.  Ada tanaman yang tidak mau kena simat langsung, tapi ada yang kebalikannya.  Di sini juga kita jadi bisa menentukan tanaman ini cocok atau tidak menjadi tanaman indoor.  

Intensitas Air

Supaya tanaman dapat tumbuh dengan baik tanaman juga harus disiram sedikitnya seminggu sekali, usahakan kita bisa teratur menyiramnya.  Saat menyiram tanaman juga yang harus kita perhatikan adalah intensitas air.  Tanaman akan kekeringan dan layu kalau kurang air tetapi kalau terlalu banyak air juga bisa menyebabkan busuk akar. 

Perhatikan Sirkulasi  dan Kelembaban Udara

Tanaman di dalam rumah harus sering dikeluarkan bukan tentang kebutuhan akan simat saja tapi juga tentang kebutuhannya terhadap sirkulasi udara.  Sirkulasi udara dan kelembaban udara berpengaruh penting terhadap tanaman terlebih untuk tanaman tertentu yang lebih peka terhadap suhu ini.  

Untuk tanaman yang membutuhkan kelembaban udara yang tinggi kita bisa memberi piring berisi air di bawah pot, sementara untuk tanaman yang membutuhkan banyak sirkulasi udara cocok ditempatkan di tempat yang terbuka.

Mengganti Pot Secara Berkala 

Karena tanaman itu tumbuh membesar kita perlu menggantinya secara berkala agar tanaman bisa terus berkembang dengan lebih baik.

Kecukupan Nutrisi

Beri tanaman hias pupuk secara berkala untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya agar bisa tumbuh dengan optimal.


Begonia dan Perawatannya

Dari beberapa tanaman yang saya rawat, ada tanaman yang cukup ribet dalam perawatannya seperti misalnya Begonia varian tertentu.  Begonia jenis tanaman yang kini ikut naik daun dan memiliki harga yang cukup mahal untuk varian tertentu.

Dari 1500 spesies Begonia yang diketahui saya hanya pernah  memiliki 12 macam Begonia, yang kini masih bisa tersisa dan bertahan tumbuh sekitar 9 jenis.  Dua mati karena busuk akar dan satu lagi dijadikan hadiah untuk teman.  Di Indonesia sendiri konon katanya ada sekitar 200 jenis Begonia yang hidup tersebar di seluruh pelosok Indonesia.

Habitat Begonia awalnya tumbuh di daerah hutan basah serta tempat-tempat yang lembab.  Tanaman hias yang satu ini memiliki bentuk, corak dan warna yang sangat bervariasi.   

Dari pengamalaman merawat Begonia, ternyata Begonia ini terbagi dua jenis yaitu Begonia yang sangat mudah perawatannya.  Begonia seperti ini sering disebut Begonia 'bandel' karena bisa tumbuh subur tanpa perawatan yang intens. 

Begonia Karang dan Begonia Lilin, dua Begonia 'bandel' dan murah meriah

Saya punya jenis Begonia  yang bandel seperti ini bahkan dulu saat belum suka tanaman, pohon ini tumbuh subur dengan tanpa pernah saya siram dan sama sekali tidak diperhatikan.  Sempat saya buang saat saya membersihkan halaman karena begonia ini banyak sekali.  Beruntung waktu itu sempat saya selamatkan sebagian dan saya simpan di pot bunga.  Jadi sampai sekarang saya masih memiliki Begonia jenis Begonia Karang ini.

Begonia Lilin juga termasuk mudah pertumbuhannya, berkembang dengan cepat tanpa perlu perawatan khusus.  Tidak heran kalau Begonia jenis Begonia Karang dan Begonia Lilin harganya murah.  Saya membeli Begonia Lilin ini di pot 10 cm seharga Rp10.000,-


Begonia Silver, Begonia Bandel Murah Meriah

Sementara itu ada juga Begonia yang agak sulit perawatannya jadi kalau terlalu basah tanaman ini akan busuk akar, dan bila kekeringan daunnya mengering.  Ini yang terjadi di dua Begonia yang saya miliki.

Jadi yang terpenting untuk tanaman hias Begonia ini adalah kita memahami karakteristiknya terlebih dahulu, apakah termasuk tanaman bandel atau termasuk tanaman 'ribet'.  Bila agak ribet butuh penanganan khusus baik itu tentang metan, simat atau air serta kelembabannya.  

Biasanya yang agak ribet ini tumbuh agak susah hingga harganya cukup mahal, mengenai harga ini didukung pula oleh penampakannya yang memang sangat cantik.  Begonia Tapak Macam adalah salah satunya.  Begonia ini banyak yang mencarinya, tetangga terhalang beberapa rumah pernah kehilangan tanaman Begonia jenis ini.  

Untuk merawat Begonia dengan optimal terlebih dahulu kita harus mengetahui karakteristik masing-masing Begonia . Jadi agar tumbuh subur yang perlu diperhatikan di dalam merawat Begonia adalah memahami karakteristik kemudian menyesuaikan perawatan sesuai dengan karakteristiknya.  Kita bisa menyesuaikan metan, simat, kelembaban, nutrisi, air, pot sesuai dengan karakteristik Begonia yang kita miliki.  

Intinya untuk Begonia yang agak rewel seperti saya ungkapkan di atas jangan sampai terlalu basah atau terlalu kering, karena kalau terlalu basah akan mengakibatkan busuk akar dan terlalu kering membuat Begonia layu dan daunnya pun mengering.  Kita bisa mengecek kondisi metannya dengan tangan kita apakah masih basah atau sudah kering.  Jangan sampai terjadi kita menyiram Begonia yang kondisi metannya masih basah.

Demikian teman-teman tulisan Cerita Ida tentang Merawat Tanaman Hias Begonia agar Tumbuh Subur ini.  Semoga bermanfaat ya... :D

15 komentar:

  1. Mbak Ida, di atas dituliskan "kadang menggunakan mecin" ... micin = vetsin maksudnya? Ooh bisa yaa ...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ah iya...micin. Iya Mba bagus juga tuh ternyata micin buat tanaman. Asal jangan yg berwarna aja, nanti jadi banyak hijaunya hehe....

      Hapus
  2. Dulu saya punya beberapa begonia ini mba. Tapi kalau ditinggal mudik, tanaman-tanaman saya mengering semua, walau sudah dititipkan pada seseorang. Hiks.
    Membaca ini jadi ingin nanam-nanam lagi.

    BalasHapus
  3. aku juga punya deeh kayaknya di rumah nih mba. Seneeng memang yaa punya tanaman yang menyejukkan jiwa

    BalasHapus
  4. aku belum punya nih yang begonia, variannya banyak juga ya.. ada yang mirip-mirip sirih merah bentuknya..

    BalasHapus
  5. Lain tanaman, lain cara merawat, ya.
    Ada yang perlu sering disiram, ada yang suka dijemur, dan sebagainya. Selamat menghijaukan bumi, mbak. Segaaar lihat koleksi tanaman Mbak Ida

    BalasHapus
  6. Jadi ingat tanaman di depan rumah, sedang banyak ditinggal huhu. Mudah-mudahan selamat

    BalasHapus
  7. Mau ku share ke mama ini
    Soalnya di kampung beliau sedang getolnya merawat tanaman hias

    BalasHapus
  8. mbaaa aku malah salah fokus sama simbar menjangan di foto pertama mbaaaa, bagus banget besar gituuuu....

    BalasHapus
  9. Iya ya kalau tanaman hias tu mang perawatannya gampang2 susah. Udah kyk memperlakukan seperti anak sendiri aja gmn cara merawatnya supaya bisa tumbuh sehat hehe

    BalasHapus
  10. Aku juga pengen banget teh merawat tanaman karena halamannya lumayan luas tapi ga keisi hehehe baca ini jadi semakin pengen punya tanaman

    BalasHapus
  11. Masya Allah..cantik-cantik banget tanamannya mbak. Saya kalau lihat tanaman cantik gini, bawaannya pengen koleksi juga, tapi terus ku sadar diri gak telaten ngerawat tanaman. Ya udahlah, ga usah aja hahhahaha

    BalasHapus
  12. Ibuku yang telaten merawat tanaman begini Mba. Aku tiap coba gagal terus hehhee. Makasih tipsnya Mbak

    BalasHapus
  13. Saudaraku punya tanaman ini kak tp memang ya harus tau dari sifat tanaman itu sendiri jadi ada yang butuh sinar matahari langsung ada yang cuma bias2 aja ya istilahnya.

    BalasHapus
  14. Saya suka lihat tanaman hias, tapi gak bakat bertanam mbak. Pernah punya kaktus, mati, trus gak berani lagi tanam-tanam. Soalnya gak semua tanaman hias mau kena matahari

    BalasHapus

Terima kasih telah mampir dan silakan tinggalkan jejak ^_^