blog perempuan|blog kuliner|blog review|blog fashion|blogger bandung|blogger indonesia

8 Jul 2019

Manajemen Diri : Kunci Kesuksesan Dimulai dari Hal Satu Ini

Manajemen Diri

Manajemen Diri : Kunci Kesuksesan Dimulai dari Hal Satu Ini.  Sering mendengar ceramah Aa Gym yang isinya tentang 3M yaitu mulai dari diri sendiri, mulai dari yang kecil dan mulai saat ini.  3 M yang berlaku tentu saja untuk memulai kebaikan.  Mengingat resolusi tahun 2019 ini yang masih belum banyak saya realisasikan, saya jadi banyak berpikir tentang 3 M.  Teringat bahwa saya tipe yang sangat moody, akhirnya jadinya harus ada motivasi dari diri untuk banyak memaksakan diri.


Arti Manajemen Diri


Manajemen Diri itu inti dari 3M ceramah Aa Gym, itu kesimpulan saya pada akhirnya.  Ceramah yang sering diulang-ulang di radio ini membuat saya hapal dan selalu diingatkan.  Meski pada tataran realisasinya masih sangat tertatih tatih.  Namun setidaknya ketika mendengarnya kembali jadi diingatkan kembali pada goal yang sudah saya tetapkan, tentang resolusi 2019 ini terutama poin perbaikan diri ke arah yang lebih baik.  Dan pada akhirnya saya jadi menulis tentang Manajemen Diri : Kunci Kesuksesan Dimulai dari Hal Satu Ini .

Manajemen Diri adalah merupakan sebuah proses melakukan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengontrolan terhadap sumber daya untuk mencapai suatu keadaan yang ideal.  Intinya adalah segala proses yang berhubungan dengan tercapainya goal yang sudah kita tetapkan.

Bagaimana Cara Manajemen Diri yang Baik?


Manajemen Diri yang intinya berawal dari lmu manajemen secara umum yang sering disingkat POAC, alias Planning, Organizing, Actuating dan Controlling ini harus bisa kita lakukan secara kontinyu dengan komitmen yang tinggi.  Hal itu bukanlah hal yang mudah, terlebih manajem diri butuh effort luar biasa karena semua dilakukan oleh diri kita sendiri. Tak ada orang lain yang akan memberikan punishment dan reward, semua berawal dari diri kita sendiri.

Baru-baru ini saya tercerahkan oleh sebuah pengalaman ruhiyah paska ramadhan yang baru saja berlalu.  Betulah kalau ada hadist yang mengatakan bahwa kalau sering berada di majelis ilmu maka keimanan pun akan meningkat.  Tidak secara langsung menghadiri majelis ilmu juga bisa dalam hal ini mendengarkan via youtube misalnya, yang ternyata memberikan pengalaman ruhiyah luar biasa. Saya yakin bila terus dilakukan dengan istiqomah alias komitmen tinggi hasil akhirnya adalah proses perubahan diri menuju lebih baik.  Sayang saya belum bisa istiqomah melakukannya.

Sholat sebagai Tonggak Perubahan


Pengalaman ruhiyah itu didapat dari sholat-sholat yang kita lakukan.  Saya pernah menulis tentang 5 Hal Luar Biasa yang Akan Didapat oleh Orang yang Benar dalam Sholatnya di sini. Dan ketika ramadhan berakhir kemudian syawal pun tiba saya menikmati proses perubahan dari sholat itu.  Sayangnya kemudian saya harus off sholat, dan tidak menjaga kondisi ruhiyah dengan baik.  Alhasil suasana menikmati asyiknya berhalwat dengan Allah SWT pun mulai memudar.  Ketenangan dan kedamaian luar biasa pun berangsur tereduksi ....

Dari pengalaman itu, dalam upaya manajemen diri ini terutama untuk menggoalkan apa yang sudah saya resolusikan di tahun 2019 untuk menjadi pribadi yang lebih baik, saya akan mulai dari sholat saya dulu.   Karena saya yakin Allah SWT selalu menepati janji-janji Nya dan betapa janji Allah itu luar biasa kalau kita melaksanakan sholat dengan baik, maka kita akan :


  • Akan diberi kemudahan dalam hidup
  • Ketenangan di dalam hati
  • Do'anya akan cepat terkabul
  • Akan mendapat jaminan kebahagiaan dan kesuksesan dalam akivitas hidupnya
  • Orang yang sholat sudah pasti akan menjadi orang yang baik

Credit: Myhara.com


Penjelasan tentang kelima hal itu ada ditulisan saya tentang sholat tersebut ya teman-teman.  Intinya di dalam sholat tercakup semua hal yang mendekatkan kita kepada Allah.  Ada takbir membesarkan Allah, ada do'a, ada membaca al qur'an ada istighfar.  Saat kita melaksanakan sholat dengan benar, dalam arti tepat waktu, fokus sambil mengartikan isi bacaan di dalam sholat, dan ihsan seolah-olah kita sedang dilihat Allah SWT maka sholat itu akan berdampak pada perubahan diri.

Memperbaiki Sholat, Skill yang Ingin Saya Tingkatkan Saat Ini


Jadi bila ada yang bertanya apa yang akan saya lakukan saat ini, skill apa yang ingin saya latih saat ini adalah memperbaiki sholat-sholat saya.  Karena inti dari manajemen diri menurut saya sekarang ini dimulai dari sholat yang benar.  Allah SWT menciptakan kewajiban sholat itu demi kebaikan kita, seluruh makhluk di dunia ini tidak sholat Allah SWT tidak akan rugi.  Jadi sholat untuk kebaikan makhluknya.  Hal ini dicontohkan oleh para sahabat Rasulullah SAW yang mengalami perubahan yang revolusioner setelah melaksanakan sholat dengan baik.

Jadi Manajemen Diri ala-ala Cerita Ida baru bisa dilakukan dengan baik, bila hubungan kita dengan Sang Pencipta sudah diperbaiki, sudah semakin baik.  Dan ini sebuah proses yang tidak mudah, karena butuh banyak pengorbanan waktu dan tenaga.  Misalnya saja harus menambah pengetahuan tentang sholat, menghapal arti bacaan-bacaan sholat, fokus, komitmen untuk terus belajar memperbaiki sholat dan menjaga kedekatan kita dengan Allah SWT.  Insya Allah bila ini sudah bisa kita lakukan, sholat kita sudah menjadi lebih baik maka akan berimbas pada aplikasi manajemen diri dalam kehidupan sehari-hari.

Hasil dari Manajemen Diri


Bila sudah komitmen dengan inti dari Manajemen Diri yaitu POAC maka hasil yang akan kita dapatkan adalah :


  • Memudahkan kita untuk memenej waktu dengan baik.  Persis apa yang diajarkan dalam sholat tentang disiplin waktu.
  • Memudahkan tujuan kita tercapai, karena kita selalu fokus terhadap goal kita.  Di dalam sholat kita juga diajarkan untuk selalu fokus.
  • Bekerja dengan lebih rileks karena hati tenang, tentram dan damai.  Manusia hanya berusaha Allah SWT lah yang menentukan hasilnya.  Walau ada ungkapan usaha tidak mengkhianati hasil tapi dengan bertawakal kepada Allah, kita tahu bahwa Allah  selalu memberi kepada kita yang terbaik.  Proses dan niat yang ada, akan menjadi pahala yang akan kita petik hasilnya di akhirat nanti. Sholat pun membuat kita tenang karena FirmanNya mengungkapkan bahwa Ingatlah Allah niscaya hati kita akan tenang.
  • Memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya karena kita paham bahwa hidup manusia hanya sebentar. Dan di tiap detiknya ada pertanggung jawabannya kepada Allah SWT.


Manajemen Diri yang dimulai dengan memperbaiki hubungan kita dengan Maha Pencipta akan menghasilkan kesuksesan yang hakiki.  Artinya kita tidak hanya sukses dalam ukuran duniawi tetapi selain dari materi yang cukup, kesuksesan pun dinilai lebih kepada kehidupan yang tumaninah, tenang, tentram, bahagia, selalu merasa cukup dan merasa dekat dengan Allah SWT.  Kalau sudah bisa seperti itu tidak ada lagi yang membuat kita resah di dalam hidup di dunia ini.  Kita menjadi sukses lahir dan batin.

Semoga tulisan Manajemen Diri : Kunci Kesuksesan Dimulai dari Hal Satu Ini bermanfaat untuk diri sendiri juga buat teman-teman pembaca Blog Cerita Ida ini... :)

36 komentar:

  1. Teeeeh saya juga ingin terus memperbaiki solat karena saya ingin memperbaiki hidupini, makasih banyak teh ini mah reminder pisan buat Tian.

    BalasHapus
  2. Wah ini nih. Saya masih kurang disiplin dalam manajemen diri
    Kadang masih ngikutin godaan untuk leyeh-leyeh manja padahal lagi ada tugas
    Makasi pengingatnya mbak

    BalasHapus
  3. Makasih banyak telah diingatkan Mbak Ida. Berasa ditampar nie. Banyak kemauan selalu menuntut Tuhan untuk mengabulkan, tapi kualitas ibadah, terutama sholat 5 waktu masih acak adut.

    BalasHapus
  4. Kapan kapan boleh bahas tentang POAC saja, kak
    Aku masih gak paham tentang itu. Maklum aku ini orangnya malesan parah

    BalasHapus
  5. Hum, begitu ternyata. Tiap individu sebaiknya memang mengelola kehidupannya dengan manajeman diri yang baik. Thank you mbak, sudah mengingatkan

    BalasHapus
  6. Bahkan terkadang, untuk urusan ibadah ini, sudah dimanajemen dengan baik, terkadang ada aja waktu naik turunnya. Harus terus dibenahi ya.
    Makasih tulisan pengingatnya ini, mba.
    Habluminallah dan hablum minannas itu harus satu paket ya, mba.

    BalasHapus
  7. masih dalam proses memperbaiki juga nih...sambil lalu ngasi contoh ke anak-anak..semoga dimudahkan dan dijauhkan dari rasa malas ya..

    BalasHapus
  8. controling, menurutku dalam memanajemen diri ini sulit. :(

    BalasHapus
  9. Insyaalloh kalau urusan sholat selalu mengusahakan ditepat waktu, alhamdulillah sih ngefek banget ke gaya hidup teh. Setuju banget ini...

    BalasHapus
  10. Sholat selalu jadi hal yang utama. Saya selalu ingin berusaha memperbaiki kualitas sholat. Terima kasih untuk pengingatnya

    BalasHapus
  11. Saya ikut belajar Teh. Seperti mendengar radio, baca tulisan ini juga saya ga bosan baca ulang ulang. Sejak kecil pantas guru ngaji menekankan akan pentingnya solat dan bersuci nya juga pastinya. Karena solat yang baik selain yg Teteh bilang itu juga ditentukan oleh bersih/suci diri, bersih /suci pakaian dan bersih/suci tempat melaksanakan.

    Nuhun Teh

    BalasHapus
  12. Kalo urusan salat memang kudu mencambuk diri. Kudu tepat waktu. Salah satunya kalo pas ada event yg menabrak waktu salat saya kudu berdiri keluar ruangan buat salat. Awalnya sih berasa aneh. Tapi sekarang teman2 blogger jadi ngerti

    BalasHapus
  13. Masya Allah pengigat diri dari artikel ini semoga tetap bisa istiqomah menjaga waktu yang sangat berharga

    BalasHapus
  14. Yap saya udah lama hapal banget nih dengan pesan 3M dari Aa Gym, mulai dari diri sendiri,dari hal yang paling kecil dan mulai sekarang juga tapi ya aplikasinya masih minim, huhu. Tulisan ini juga jadi reminder buat saya Mbak. Terutama dalam masalah shalat, karena bener banget nih, segala urusan ins yaa Allaah dipermudahkan bila shalat kita benar.

    BalasHapus
  15. Wahhh saya termasuk orang yang shalatnya masih suka telat nih, Mba. Resolusi setelah lepas masa nifas ini adalah memperbaiki shalat agar tepat waktu. Doain saya istiqomah yaa, amiiin

    BalasHapus
  16. betul sekali, sholat itu sebagai penolong kita, sholat tepat waktu dan lima waktu menjadi kunci

    BalasHapus
  17. Makasih sharingnya teh Ida, untuk managemen diri saya pun masih kejar-kejaran, dan untuk shalat saya masih belajar agar saat shalat pikiran bisa fokus nggak loncat-loncat, gangguan si monkey mind memang sungguh kuat

    BalasHapus
  18. aku pernah baca info tentang management diri tapi belum tuntas mba. Planning, Organizing, Actuating dan Controlling kalau bisa diterapkan kerasa banget deh manfaatnya ya mba.

    BalasHapus
  19. MashaAllah mbak, pas banget baca tulisan ini.. Alhamdulillah saatnya tepat banget, memang ngerasa manajemen diri aku masih belum baik, dan masih menerawang apa yang kurang dan ternyata banyak faktor yang bisa memunculkan manajemen diri kita buruk, bismillah semoga bisa lebih baik lagi setiap harinya.. aamiin

    BalasHapus
  20. Barakallahu fiik~ teh Ida..
    Senantiasa diingatkan.

    Karena sholat juga ibadah yang pertama kali dihisab yaa, teh..

    BalasHapus
  21. Sholat dibikin lima waktu sebagai perputaran dalam hidup manusia ya teh. Duh aku tu kerasa banget kalau sholanta nelat mesti deh waktunya jd berantakan. Tapi kalau sholatnya tepat waktu segala aktivias jd lumayan ringan dikerjakan ....

    BalasHapus
  22. Huhuhu, aku masih kacow nih teh urusan manajemen diri. Kudu belajar banyak. Aku kadang suka gak tahu prioritas. Dan jleb banget soal ketepatan waktu solat. :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kudu belajar dari Teh Ida nih cara manajemen diri.

      Hapus
  23. Alhamdulillah ya akupun sedang belajar manajemen diri belakangan ini bagian paling sulit adalah soal self control

    BalasHapus
  24. Makasih teh sudah diingatkan , saya sadar banget rasanya sholat saya belum benar full huhu sedang belajar ini.

    BalasHapus
  25. Manajemen diri itu susah susah gampang ya mba.. yang penting niat dan disiplin. Semoga komentar ini masuk mbaa

    BalasHapus
  26. Saya juga sedang berusaha memperbaiki sholat Mbak
    Saya berusaha on time dan sedikit memperlama waktunya

    BalasHapus
  27. Ya Allah dalam bgt tulisannya,

    Duh berasa makin banyak yg harus diperbaiki...

    Makasih sharingnya mbak

    BalasHapus
  28. Doa di antara dua sujud itu... tiap hari baca, tapi sekarang jadi automewek bacanya.... :'(

    BalasHapus
  29. Betul sekali mbak. Manajemen diri menjadi kunci dalam pengembangan diri. Terima kasih atas pencerahannya.

    Salam
    Kidalnarsis.com

    BalasHapus
  30. Bener banget. Pendekatan diri kepada Tuhan adalah kunci utama. Ku juga selalubdiingetin sama ibu. Siapa saja yg dekat dengan Tuhannya, insyaAllah gampang sekabehane, berkah barokah uripe. 😊

    BalasHapus
  31. Saya juga ingin perbaiki sholat. Saya merasa selama ini sholat untuk menggugurkan kewajiban doang, tapi bukan karena merasa butuh. Harusnya sih saya sholat karena butuh ya.

    BalasHapus
  32. Ada beberapa temen yg bilang gini : aku gk mau deket sama Tuhan gara2 ada masalah. padahal loh, kita dikasih masalah biar kita lebih deket sama Tuhan, ada yang bilang : mungkin Allah sedang cemburu karena kamu terlalu mengejar dunia hingga lupa dengan pencipta dunia.

    jadi aku setuju kunci utama manajemen diri itu adalah pendekatan ke pencipta.

    BalasHapus
  33. makanya suka sedih sama acara yang kasih waktu sholat sama istirahat sebentar banget

    BalasHapus
  34. Setuju... Ada yang bilang segala sesuatu tergantung bagaimana sholat kita. Kalau sholat kita baik, maka akan baik juga semua urusan kita.. Harus introspeksi juga nih...tfs mb...

    BalasHapus
  35. Makasi banyak sharingnya. Kunci utama segala hal di dalam hidup, juga termasuk dalam meraih sukses, ternyata ya memang dari diri sendiri ya, Mbak. Mesti memulai dari manajemen diri dulu, mendekatkan diri pada Tuhan, dan nantinya hal-hal lain akan mengikuti juga jadi lebih baik.

    BalasHapus

Terima kasih telah mampir dan silakan tinggalkan jejak ^_^