blog perempuan|blog kuliner|blog review|blog fashion|blogger bandung|blogger indonesia

1 Jan 2026

Harapanku di Tahun 2026

Bismillah....

Alhamdulillah bisa mengakhiri akhir tahun 2025 dengan sebuah tulisan yang berjudul Agar Hidup Lebih Bahagia di Tahun 2026.  Tentu bukan tanpa sebab saya kembali menulis lagi, banyak hal yang membuat kembali menulis.  Salah satunya adalah muncul lagi semangat untuk membuat sebuah buku.  Biarlah menulis di blog ini menjadi sarana berlatih untuk bisa mewujudkan harapanku ini.

Sebab yang lainnya adalah  karena sebetulnya menulis untuk saya pribadi memberikan kesenangan tersendiri.  Menulis juga bisa jadi sarana untuk berdakwah yang merupakan kewajiban setiap muslim.  Tentu dengan menulis kebaikan bisa menjadikan menulis sebagai sarana berdakwah juga.  Selain itu saat ini saya sudah tidak memikirkan lagi apakah hobi ini bisa menghasilkan cuan seperti dulu atau tidak.

Memulai Tahun 2026 dengan Bersyukur

Memulai tahun 2026 ini dengan nama-Mu ya Allah, semoga tetap di jalan Mu dan hanya untuk-Mu.  Semoga Engkau ridlai langkah-langkahku saat ini.  Memulai tahun ini juga dengan rasa syukur yang dalam terutama karena Allah SWT telah memberikan saya hidayah untuk bersemangat mempelajari petunjuk hidup manusia yaitu Al Qur'an yang mulia.

Dengan terus bersemangat untuk menuntut ilmu Al Qur'an, saya berharap semoga saja ini menjadi salah satu jalan bagiku untuk bisa masuk ke dalam surga-Nya yang indah.  Hal ini sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadist yang berbunyi:

"Barang siapa menempuh jalan untuk mencari ilmu maka Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga." (HR. Muslim)

Semoga saja kesibukanku nanti yang akan kembali dimulai di tanggal 5 Januari 2026 masih menyisakan waktu  untuk bisa terus menulis hal-hal yang bermanfaat.  Bisa terus mengasah kemampuanku dalam bidang menulis dengan terus berlatih, siapa tahu kelak saya bisa melahirkan buku motivasi yang bermanfaat untuk banyak orang.

Menata Waktu dengan Mengikuti Beragam Kelas Online

Kesibukan yang memang saya buat dengan sengaja, karena saya tipe orang yang kurang bisa menata waktu dengan berdisiplin menggunakan waktu untuk belajar menekuni sesuatu secara mandiri.  Jadi waktu  harus saya atur sedemikian rupa dengan 'paksaan' yang saya buat.  Jalan keluar untuk memaksakan diri yang saya lakukan adalah dengan mengikuti beragam kelas online.

Cara ini memang telah efektif membuat waktu tertata sedemikian rupa.  Tidak ada lagi waktu terbuang untuk berlama-lama online di media masa.  Insya Allah tidak ada lagi belajar sesuatu setengah-setengah, semoga semua bisa belajar sampai tuntas...tas....tas....tas...Masya Allah... Walhamdulillah.

Meja kerja yang kini menjadi meja belajar sekaligus tempat ngezoom
 

Banyak hal yang saya baru sadari ternyata selama ini saya banyak membuang waktu untuk kehidupan di dunia saja.  Usia sudah sangat matang tapi pemahamanku tentang Al Qur'an yang menjadi petunjuk kehidupan agar selamat di dunia dan akhiratku masih sangat minim.  Tilawah yang kurang, pemahaman akan isi dan maknanya yang minim serta hapalan yang sangat sedikit adalah bukti selama ini waktuku telah banyak terbuang.

Kalau boleh dibilang menyesal sebenarnya saya menyesal memulai belajar lebih dalam tentang Al Qur'an di usia yang sudah tidak lagi muda.  Kemampuan menerima informasi dan menyimpannya sudah jauh berkurang.  Tapi saya tetap bersyukur karena masih diberi waktu untuk menyadari kealpaan selama ini yang lalai untuk lebih mempelajari Al Qur'an.

Padahal dulu saya merasa telah berupaya untuk memanfaatkan waktu untuk hal-hal yang bermanfaat.  Tapi ternyata baru saya sadari bahwa waktu yang saya miliki banyak diinvestasikan untuk hal-hal berbau duniawi.  Padahal dunia ini hanya setetes air di jari kita sementara akhirat seluas lautan, tapi selama ini  kebanyakan waktuku lebih didekasikan untuk kepentingan duniawi saja.

Baru terasa ternyata benar adanya,  ungkapan yang mengatakan bahwa saat seorang perempuan tidak disibukkan dengan amal atau ilmu maka ia akan disibukkan dengan perasaannya.  Setelah banyak belajar di kelas online insya Allah saya tidak banyak lagi memikirkan sesuatu yang tidak bermanfaat.  Karena waktu habis untuk mengerjakan tugas-tugas yang memang menumpuk.

Alhamdulillah jadinya kini saya lebih banyak disibukkan untuk belajar dan mengajar, mengejar semua ketertinggalan selama ini.  Jadilah saya mengisi hari demi hari dengan banyak kelas online.  Beruntungnya anak-anak sudah besar semua, suami juga mendukung penuh, alhamdulillah.  Setiap saya meminta ikut kelas online pasti selalu diizinkannya.  Alhamdulillah.

Berharap Tetap Bisa Konsisten Menulis

Dengan sekian banyak kelas online yang saya ikuti kesempatan untuk menulis memang sangat sedikit.  Belum lagi tugas-tugas yang menggunung yang membutuhkan fokus dalam pengerjaannya.  Alhamdulillah selama ini saya begitu menikmati.  Ternyata saya memang menyukai ilmu-ilmu yang berhubungan dengan Al Qur'an ini. Alhamdulillah.  Bergelut dengan kitab jurumiyah, amtsilatu tashrifiyah, buku-buku tamyiz  belajar nahwu, sharaf, irob, tarkib, hapalan, bahasa Arab, tahsin, tajwid dan lainnya.

Saya tetap berharap semoga saja masih ada waktu tersisa untuk menulis, sekedar untuk melatih dan meningkatkan kemampuan menulis.  Sekedar untuk mengungkapkan perasaan yang mungkin ingin saya tumpahkan biar tidak jadi jerawat...hehe... Eh jadi teringat perasaan sudah lama sekali saya tidak punya jerawat, apa ini pertanda usia sudah semakin menua ya....

"Sesungguhnya Allah mempunyai keluarga di antara manusia." Para sahabat bertanya, "Siapakah mereka ya Rasulullah?" Beliau menjawab, "Para ahli Al-Qur'an. Merekalah keluarga Allah dan orang-orang pilihan-Nya." (HR. Ahmad & Ibnu Majah)

Berharap Menjadi Ahli Al Qur'an 

Dengan bismillah saya memulai tahun 2026 ini dengan, bismillah saya memulai melukis asa agar 2026 menjadi sebuah lukisan indah penuh warna - warni kebahagiaan.  Semoga Allah SWT mudahkan semuanya.  Semoga cita-cita menjadi ahli al Qur'an bisa terwujud hingga Al Qur'an kelak bisa menjadi penolongku di keabadian.

Semoga juga di tahun 2026 saya bisa terus menulis mengasah kemampuan hingga kelak cita-cita membuat buku motivasi yang bermanfaat bisa terwujud.  Buku solo pertama saya yang berjudul Ibu Smart Anak Hebat semoga tidak menjadi satu-satunya buku solo  yang saya lahirkan.  Semoga akan lahir buku-buku selanjutnya.  Semoga semua harapan dan do'a-do'aku selama ini Allah SWT kabulkan.  Aamiin Allohumma Aamiin.

Teman-teman semoga tulisan pertamaku di tahun 2026 ini yang berjudul Harapanku di Tahun 2026 ini bermanfaat.  Semoga juga setelahnya akan lahir tulisan-tulisan lain yang lebih bermanfaat untuk semuanya. Selamat datang tahun 2026, selamat tinggal tahun 2025.  

Semoga hari-hari kita selalu lebih baik.... Aamiin Allohumma Aamiin 

Salam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih telah mampir dan silakan tinggalkan jejak ^_^