**/ Cerita Ida : Romantika Anak Kost

blog perempuan|blog kuliner|blog review|blog fashion|blogger bandung|blogger indonesia

10 Jul 2015

Romantika Anak Kost

Cimahi, 26 Januari 2012


Credit: 108jakarta.com
Bismillah,

Dulu sewaktu belum buka bisnis loundry, saya jarang mengamati fonomena ini. Namun kini mau tidak mau saya melihat dengan jelas karena tampak di depan mata. Awalnya merasa miris, namun dua tahun berjalan seiring dengan usaha bisnis ini, membuat saya terbiasa dan kurang peka, seolah menjadi tak peduli melihat realita yang menyesakkan ini.

Saya tinggal di daerah kost-kost an. Ada banyak perguruan tinggi di sekitarku. Ada Unjani, STIKES, STKIP Siliwangi, AKFIS dan AKPER. Hampir empat belas tahun tinggal disini, baru dua tahun ini mengamati gaya hidup mahasiswa mahasiswi yang ngekost. Sebelumnya, dekat tetapi tak terlihat.

Background mahasiswa yang kuliah di perguruan tinggi di cimahi ini rata-rata berasal dari luar Cimahi dan Bandung. Mayoritas dari pelosok Jawa Barat seperti Tasikmalaya, Majalengka, Sukabumi, Cirebon, Ciamis, Majalaya, Kuningan, Tanggerang, Bekasi. Kemudian dari luar jawa ada yang dari pulau Sumatera, Kalimantan dan cukup banyak juga mahasiswa Papua yang dikuliahkan  di perguruan tinggi di Cimahi ini atas biaya pemerintah daerah setempat.

Jauh dari orang tua dengan penanaman dasar agama yang minim, membuat banyak yang terjerumus dalam pergaulan bebas. Saya tidak pernah melakukan survey, sehingga tidak mempunyai data yang valid tentang ini. Meski masih banyak yang masih lurus-lurus. Serius belajar, bertanggung jawab kepada Tuhan nya dan kedua orang tuanya. Tapi cukup banyak juga yang telah terjerumus.

Saya menerima banyak informasi dari para pembantu yang bekerja membersihkan tempat kost-kost an tentang gaya hidup mereka ini. Mulai dari berserakannya alat kontasepsi di kamar-kamar mahasiswa sampai ditiupnya alat-alat itu oleh anak-anak yang mengira itu sebuah balon. Miris !!

Gaya hidup mereka juga bisa dilihat dari cucian yang mereka loundry di tempatku. Mulai dari baju-baju pesta buat dugem, baju-baju yang super mini sampai dicampurnya baju mereka dengan baju temannya yang berlawanan jenis. Walau belum bisa dipastikan bahwa dengan dicampurnya baju mereka berarti mereka sudah bergaul bebas memang. Tapi saya melihat ada beberapa dari mereka memang sudah hidup sekamar tanpa ada ikatan pernikahan.

Beberapa kejadian memperlihatkan kebenaran fenomena ini. Baik itu MBA (Married by Accident) atau penemuan mayat bayi tak berdosa yang dimasukkan ke dalam keresek. Putri seorang tetangga saya pun pernah dikabarkan hilang selama tiga hari. Ternyata akhirnya ditemukan ada di kost an pria seberang rumahnya. Terkurung selama tiga hari disana, ia mengaku dipaksa. Tak ada bukti pemaksaan, akhirnya mereka pun segera dinikahkan. Walau akhirnya kembali sendiri karena menurut kabar sang mahasiswa meninggal di daerah asalnya, luar pulau jawa.

Beberapa kali suami juga melihat seorang mahasiwa yang keluar malam. Dijemput oleh seorang pria dan kembali lagi shubuh atau pagi hari. Pegawai saya pun beberapa kali menemukan alat kontrasepsi dalam cucian yang mereka loundry, beberapa kali melihat pakaian dalam pria yang ada noda darah, seperti yang baru saja dikenakan perempuan yang sedang haidl.

Sebuah fenomena yang menyesakkan dada. Dekat namun tak begitu kentara. Sebuah pembelajaran bagi kita orang tua untuk selalu berhati-hati menjaga buah hatinya. Menanamkan aqidah yang kuat di dalam dadanya dari semenjak usia dini adalah hal yang sangat penting. Hingga dimana pun mereka berada walau jauh dari kita orang tuanya, mereka tetap berpegang teguh pada agamanya. Karena mereka memahami tanggung jawab mereka hanya pada Tuhan nya, Alloh SWT.

4 komentar :

  1. Lha itu aku jumpalitan sendirian krn suami sdg tugas. Tadi saking ngantuknya nggak lihat ada tonjolan bangunan waktu mau parkir, akhirnya bemper belakang somplak. Kalau lihat realita anak kos begitu miris bgt apalagi anakku perempuan semua, maunya aku antar jemput seterusnya sampai mrk siap menikah heheheee.... Mau nggak ya mereka?

    BalasHapus
  2. hahaha... anak2 pasti pada nolak ya Mak... :D

    BalasHapus
  3. ini postingan lama muncul dua tulisan pula ... aneh..mau dibuang sayang juga tulisan jadul...:D

    BalasHapus
  4. mirip banget zaman saya nge kos dulu ini di depok ui

    BalasHapus

Terima kasih telah mampir dan silakan tinggalkan jejak ^_^