**/ Cerita Ida : Serunya Kunjungan ke Pabrik Susu Kental Manis Frisian Flag

blog perempuan|blog kuliner|blog review|blog fashion|blogger bandung|blogger indonesia

30 Nov 2016

Serunya Kunjungan ke Pabrik Susu Kental Manis Frisian Flag



"Jangan lupa dikasih alas piring kecil dan sedikit dikasih minyak goreng ya.." Begitu pesan ibuku, selalu. Masih lekat dalam ingatan setiap membuka kaleng baru susu kental manis coklat Frisian Flag kesukaanku, ibuku selalu berpesan seperti itu. Untuk mencegah semut tentu saja.  Dari sejak saya masih kecil sekali itu yang selalu saya dengar dan lihat.  Hingga akhirnya saat ngekost masa kuliah dulu, itu pula yang saya lakukan bila membuka kaleng susu Frisian Flag baru kiriman ibu.  Tentunya itu saya lakukan setelah berpayah-payah melubangi atasnya dengan ujung gunting dan bagian pegangan gunting saya ketokin palu..hihi...perjuangan banget deh membukanya.


Itu dulu, sekarang Frisian Flag terus melakukan inovasi, tentu saja itu semua dilakukan untuk semakin meningkatkan kemudahan, kenyamanan dan kepraktisan dalam menikmati susu kental manis.  Tengok saja di ulang tahun ke 90 nya Frisian Flag meluncurkan susu kental manis kaleng yang sudah dilubangi tinggal klik tarik dan tuang.  Kemudian di upgrade lagi karena lubang dianggap kebesaran, dan memang iya waktu itu juga saya sempat berfikir sama walau tetap terbantu dengan inovasi ini karena tidak perlu gunting dan palu lagi.  Inovasi terbaru lubang dikecilkan jadi pas banget dan tersedia klip penutup yang membuat kaleng bisa ditutup rapat. Tak perlu lagi piring penghalang semut itu :) Horeee menikmati susu kental manis favorit ga pake ribet sekarang ...



Eh kenapa saya jadi cerita tentang susu kental manis Frisian Flag ya?  Hihi..tentu saja ada alasannya, karena saya lagi happy banget man teman.  Sebabnya tak lain dan tak bukan karena pada Hari Rabu tanggal 23 November 2016 kemarin saya berkesempatan untuk dapat melihat langsung proses produksi di pabriknya langsung.  Keren kan?

Tampilan lecek ga kuat dengan panasnya Jakarta :)
Saking semangatnya saya berangkat kepagian banget, selain kalau agak siangan nanti berujung anak-anak pun kesiangan sekolahnya karena suami sepertinya hari itu harus mengatar mereka ke sekolah. Alhasil saya harus menanti cukup lama di dua tempat, pertama menanti Teh Okti yang sudah janjian akan datang jam 8 an kurang sementara saya sudah datang jam 06.15.  Kedua menanti yang menjemput di Pasar Rebo lebih dari satu jam di bawah sinar mentari dan Jakarta yang panas.

Padahal saya paling gak kuat panas jadi akhirnya kami pakai payung sambil terus kipas-kipas badan, untung juga di tas selalu tersedia kipas. Kalau sudah kena panas sudah deh, wajah lecek ga karuan karena wajah penuh keringetan...Hahahaha.. Ga peduli  tatapan aneh orang, sepertinya hanya kami berdua yang saat itu menggunakan payung.  Jam 8 menjelang 9 pagi di Jakarta tidak hujan pula. Tentu pemandangan aneh melihat orang berpayung ria, sambil kipas-kipas badan,.udik banget ya..hahaha... Pengalaman yang tak terlupakan deh...

Tapi pengorbanan saya itu tidak sia-sia karena akhirnya saya bisa sampai ke pabrik susu Frisian Flag dan menambah wawasan dan pengetahuan yang luar biasa. Menyenangkan banget pokoknya, tentu saja tidak banyak yang mendapatkan kesempatan mengikuti acara ini. Kami para bloger memang diundang khusus mengikuti acara ini.  Sebagian besar adalah bloger Jakarta, tapi ada juga dari Bandung seperti saya, Cianjur dan yang terjauh dari Jogja.

Beberapa bagian dari shopper journey

Pertama kali kami datang setelah mendapat tanda masuk khusus semacam ID Card yang harus selalu digantung di leher saat berada di pabrik.  Barang-barang yang kami bawa pun harus melalui proses pemeriksaan terlebih dahulu.  Setelah proses selesai  kami berkumpul di sebuah ruangan di lantai tiga sebuah Gedung yang dinamai Ciracas Plant.

Sebuah ruangan besar dan nyaman seperti loby, berlantai karpet tebal biru dengan sofa yang ditata santai dan bernuansa keluarga.  Ruangan bernuansa biru itu dikelilingi spot-spot yang diberi nama Shopper journey.  Tata ruang mulai dari ibu hamil, ibu menyusui, sampai anak menginjak remaja disajikan lengkap di sini.  Kemudian ada juga spot display penjualan Frisian Flag di toko konvensional maupun modern.

Asyik menyimak

Sesaat setelah istirahat, foto-foto dan makan snack yang disajikan acara pun dimulai oleh MC cantik Tyas Putri yang ternyata sangat komunikatif dan cukup menghibur selama acara disajikan. Satu demi satu pembicara pun bergantian memberikan informasi seputar proses produksi susu, inovasi serta kandungan gizi yang terkandung di dalam susu kental manis Frisian Flag.  Sungguh pengetahuan saya pun bertambah luas jadinya.  Terlebih setelah itu kami pun melakukan kunjungan ke tempat produksinya secara langsung.

SEKILAS TENTANG SUSU KENTAL MANIS FRISIAN FLAG

Seperti menjawab kepenasaran saya tentang tulisan Friesland Campina yang ada di pintu masuk, Bapak Andrew F Saputro Affairs Director PT Frisian Flag yang tampil sebagai pembicara pertama mengungkapkan bahwa meskipun ada embel-embel Campina nya Frisian Flag Indonesia tidak ada hubungannya dengan sebuah perusahaan es krim.


Lebih jauh Pa Andrew mengungkapkan bahwa  Frisian Flag sudah ada di Indonesia sejak tahun 1922, hampir mendekati angka 95 tahun.  PT Frisian Flag Indonesia merupakan bagian dari Friesland Campina yaitu sebuah koperasi peternak sapi perah terbesar di dunia yang memiliki pusat di negara Balanda.  Koperasi ini beranggotakan 19.006 peternak sapi perah yang tersebar di Belanda, Jerman serta Belgia.

Frisian Flag merupakan perusahaan susu tertua di Indonesia, dari sejak awal berdiri yaitu 1922 sudah memproduksi susu kental manis.  Produk ini diterima hangat oleh masyarakat Indonesia yang menyebutnya dengan sebutan "soesoetjap bandera"  yang sampai kini menjadi satu ikon yang yang dikenal luas.  Yup susu ini menjadi susu yang paling banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia dan dikenal hingga kini sebagai "Susu Bendera"


Pembicara kedua Bu Tanti selaku Marketing Manager PT Frisian Flag ditampilan awalnya langsung memperdengarkan sebuah lagu yang membuat ingatan saya melayang-layang,eh  ternyata anak-anak saya pun mengenal lagu ini... berarti lagu ini legendaris deh..

Aku suka susunya... hingga tetes terakhir.  Aku suka cokelatnya ..hingga tetes terakhir
Susu bendera cokelat nikmat hingga tetes terakhir.  Susu Bendera coklaaat nikmaaaaat....
Hingga tetes terakhir.....Susu Saya Susu Bendera.

Bu Tanti pada kesempatan itu memaparkan tentang berbagai inovasi yang telah dikembangkan oleh Frisian Flag.  Menurutnya inovasi selalu dilakukan untuk menjawab kebutuhan masyarakat agar Frisian Flag memiliki fleksibilitas dalam penyajiannya.  Produk terbaru hasil inovasi Frisian Flag adalah Coconut Delight yaitu susu sterilisasi dengan rasa kelapa muda.

Selain itu juga dalam hal kemasan seperti yang sudah saya paparkan di awal Frisian Flag terus menerus melakukan inovasi.  Kemasan value pack untuk susu kental manis adalah salah satunya.  Selain tentu saja peluncuran kemasan kaleng dengan lubang inovasinya.  Terbaru adalah tutup klip yang dapat menutup kembali kaleng dengan rapat sehingga mencegah susu tumpah.


Pembicara ketiga Pak Aryono B Ardhyo selaku Corporate R&D Manager PT Frisian Flag memaparkan tentang proses pembuatan susu kental manis Frisian Flag, daya tahan dan kandungan yang ada di dalam susu kental manis.

Menjawab berbagai pertanyaan bloger yang bertanya tentang kandungan susu kental manis, Pak Aryo menjawab bahwa pembuatan susu kental manis  melalui proses pasteurisasi yang lama agar susu mengental.  Gula adalah bahan pengawet alami, sebagai pengawet gula berfungsi mengikat air agar mikroba tidak bisa hidup di dalam susu.  Dengan proses seperti ini susu kental manis bisa bertahan selama 1 tahun.  Sementara itu susu pasteurisasi bisa bertahan 11 hari dan susu kemasan cotton pack bertahan selama 6 minggu.

Sebelum mengakhiri paparannya Pak Aryo memanggil dua karyawan Frisian Flag untuk mendemokan cara menggunakan pakaian khusus menuju pabrik.  Yup... kami semua akan diajak berkelililng pabrik untuk mengikuti prosesnya secara langsung.  Dan ternyata untuk memasuki pabrik kami harus menggunakan pakaian khusus berupa baju lab putih, penutup kepala, masker, penutup telinga karena di dalam terdapat area yang cukup bising.  Terakhir kami pun harus menggunakan sepatu dan kaos kaki khusus.

 Maka setelah menggunakan pakaian khusus tersebut berkelilinglah kami dengan penuh semangat karena akan mendapat pengetahuan baru seputar proses produksi susu.  Untuk menjaga higienitas pertama kali kami memasuki area cuci tangan dulu, barulah kami masuk beriringan karena memang ada jalur khusus untuk kami lalui, jadi kami tidak boleh menyebar tetapi mengikuti alur yang sudah disediakan.

Kami berkeliling dari satu produksi ke produksi lain mulai dari tempat pembuatan kaleng kemudian pengisian, pelabelan bahkan kami pun sampai ke pendistribusian.  Di sana kami melihat tumpukan susu yang sudah di pack rapi yang siap didistribusikan.  Setiap hari 200 ton susu diolah di pabrik ini, beroperasi dalam satu tahun 365 hari tanpa ada hari libur,  tentu saja utuk pegawainya menggunakan metode kerja shift karena kekuatan manusia tidak sama dengan kekuatan mesin dong hehe...

Usai berkeliling pabrik, kami pun beristirahat dengan melakukan makan bersama-sama.  Setelah bersantap bersama kami berkesempatan menyaksikan tiga jenis minuman yang dibuat barista.  Ketiga minuman itu adalah Chocorock Frisian, Chilhood Crumbs dan Frisian Chocomint Majito.  Satu persatu kami pun diberi kesempatan untuk dibuatkan salah satu jenis dari minuman tersebut.

Acara terakhir adalah games dan doorprice, tentu saja ini acara yang sangat menyenangkan karena selain kita bergembira melupakan rutinitas sesaat, doorprice pun bertaburan diberikan kepada para peserta yang beruntung.  Yang tidak kebagian pun tetap merasa senang kami tetap membawa hadiah-hadiah menarik yang banyak sekali.

credit: Mba Katerina (travelerien.com)

Sungguh sebuah pengalaman yang menarik sekali, tak akan mudah kami lupakan begitu saja.  Kebersamaan, keceriaan yang juga sangat memperluas wawasan.... :)

Untuk Informasi lebih jauh tentang Frisian Flag bisa kunjungi ke:

Website :  www.frisianflag.com
Facebook : frisian flag indonesia
Twitter  :  susu_bendera
Instagram : susu.frisianflag

13 komentar :

  1. Pengalaman yang luar biasa ya Mbk Ida bisa berkunjung ke pabrik Frisian Flag Indonesia.

    Makin cinta deh sama susu Frisian Flag, Semoga nanti ada event selanjutnya :)

    BalasHapus
  2. Frisian flag milik perusahaan Jepang ya mba? dilihat dari seragam kerjanya..

    BalasHapus
  3. Saya baru tau kalau kemasan baru susu kental manis pakai klip, jadi praktis nih, kalau dulu kan repot mesti pakai alat khusus pembuka kaleng

    BalasHapus
  4. jingle ituh... juaraaaa... bacanya sambil nyanyii... hihiii...
    Suka kemasan yang baru. Lebih praktis

    BalasHapus
  5. Disini adaaa...aku suka banget pake susu condense milk buat campuran kolak sama bubur kacang ijo

    BalasHapus
  6. Ahhh seru banget yaa,,aku jga pernah kesana MC nya lucuuuu.

    BalasHapus
  7. Mbak Ida, seneng banget bisa ketemu dirimu. Seru ya acaranya kemaren.

    BalasHapus
  8. Lupa mau minta klipnya. Bta, itu klip kaleng belinya dimana ya? Saya blm punya nih...

    BalasHapus
  9. Wuih seru. Tahu Teh Ida ikut mah, aku juga daftar ikutan. Asyik banget bisa lihat pabrik susu favvorit keluarga saya. :)

    BalasHapus
  10. Inovasi tutupnya bagus tuh.

    Kalo jaman dulu, ibu saya selalu punya pembuka kaleng susu macam Frisian Flag ini, Mbak. Alatnya sekaligus berupa alat pembuka botol macam botol sirup ABC itu.

    BalasHapus
  11. Sebagai penyuka susu jenis apa pun, rasanya happy banget deh kalo bisa mampir ke sana. Liat semua aktifitas di sana, cerita menyenangkan mbak.

    Salam,
    Syanu.

    BalasHapus
  12. bagaimana caranya boleh berkunjung ke pabriknya...ada syarat dan ketentuankah...pengen banget..biar bisa nambah wawasan buat emak emak

    BalasHapus
  13. Untuk siswa SD juga bisa kunjungan kah?

    BalasHapus

Terima kasih telah mampir dan silakan tinggalkan jejak ^_^