14 Mei 2017

Mengembangkan Keterampilan Sosial Anak

Mengembangkan Keterampilan Sosial Anak  Memiliki lima anak yang sudah mulai beranjak besar,  yang bungsu saja sudah menginjak kelas empat SD membuat saya memahami betul pentingnya orang tua yang  memiliki pemahaman tentang pendidikan anak.  Dulu tidak ada sekolahnya untuk menjadi orang tua yang berkualitas sehingga wajar saya banyak trial dan error nya dalam mendidik anak. Berbeda dengan sekarang meski belum ada yang formal tetapi pendidikan parenting cukup marak dimana-mana.

Oleh sebab itu saya sangat mendukung dan menyambut gembira dengan adanya kegiatan yang diadakan oleh SGM Eksplor.  Yup SGM Eksplor mengadakan rangkaian kegiatan edukasi Parenting Seminar di beberapa kota besar di Indonesia.  Menurut Marketing Manager SGM Eksplor Astrid Prasetyo kegiatan ini merupakan salah satu bentuk dukungan SGM Eksplor kepada para orang tua untuk bisa mendampingi si kecil dengan pola asuh dan pemenuhan nutrisi yang tepat agar mereka mampu bersosialisasi dengan baik, tumbuh menjadi Anak Generasi Maju yang super kreatif dan mandiri.

Terus terang saja yang saya rasakan bukan hal yang mudah untuk bisa membentuk anak yang mampu bersosialisasi dengan baik serta tumbuh menjadi generasi yang super kreatif dan mandiri itu.  Banyak kendala di dalam prosesnya, termasuk adalah bekal pendidikan yang dimiliki orang tua, pemahaman, sifat,  karakter ortu dan lain sebagainya.

Ketika saya berkesempatan untuk mengikuti salah satu rangkaian kegiatan SGM Eksplor yang kebetulan diadakan di Bandung tepatnya di Harris Convention Hotel tanggal 06 Mei 2017 yang baru lalu, saya sempat terpukau dengan antusias para orang tua yang didominasi oleh ibu-ibu muda untuk mengikuti acara ini.  O ya acara di kota Bandung ini merupakan rangkaian kegiatan yang kedua, setelah sebelumnya edukasi Seminar Parenting ini diadakan di Kota Padang tanggal 29 April 2017.

Bertema SGM Eksplore Dukung Orangtua Kembangkan Keterampilan Sosial "Anak Generasi Maju" acara di kota Bandung  ini di isi oleh seorang psikolog anak dan keluarga cantik yaitu Ibu Anna Surti Ariani, S.Psi.  M.Si, Psi.  Tampil begitu energik Anna Surti membawakan materi dengan begitu menarik.  Para peserta yang didominasi kaum ibu ini jadi tidak merasa sedang belajar, tetapi asyik karena diajak untuk interaktif di setiap sessonnya.  Terlebih lagi Cici Panda sang MC juga moderator acara membawakan acara cukup kocak.

Menurut Anna orang tua memiliki peranan penting dalam pembentukan karakter dan kepribadian anak termasuk di dalamnya dalam hal keterampilan anak bersosialisasi.  Hal yang mendasar yang  harus diperhatikan agar anak mampu bersosialisasi dengan baik adalah:

Tubuh yang Sehat
Memiliki tubuh yang sehat penting sekali untuk menunjang keterampilan sosial anak, bisa dibayangkan bila anak kita sakit-sakitan ia akan jarang bisa bermain dengan teman-temannya.  Tubuhnya pun ringkih mudah capek, lelah akhirnya sakit, jadi kesempatan bermainnya pun berkurang hingga kemampuan sosialisasinya pun terhambat.  Agar tubuhnya sehat kebutuhan nutrisi anak harus terpenuhi

Cerdas
Kecerdasan juga berpengaruh banyak dalam kemampuannya bersosialisasi.  Anak yang cerdas ia memiliki imajinasi yang tinggi.  Asahlah kemampuan kecerdasan anak dalam semua lingkup kecerdasannya termasuk kecerdasan bersosialisasi dengan teman-temannya.

Emosi yang Baik
Anak yang memiliki emosi yang baik ia kan menjadi anak yang mandiri.  Dengan bekal emosinya yang baik ia akan mampu bersosialisasi dengan teman-temannya. Emosi yang baik membuat ia disukai teman-temannya.

Ketiga hal di atas harus dipenuhi oleh si kecil, orang tua harus mampu membangun dan mengembangkannya dari sejak dini.  Karena karakter adalah pembiasaan yang dimulai dari sejak kecil.

Selanjutnya Anna menjelaskan satu persatu tentang pentingnya anak mengenali emosinya sendiri, orang tua harus mempunyai pengetahuan tentang tahapan anak dalam mengenal emosinya.  Umur satu tahun harus paham emosi apa, dua tahun begitu seterusnya hingga anak emosi anak bisa dilatih sesuai dengan usianya.


Memperkenalkan emosi pada anak bisa dengan cara:

Menyebutkan emosinya ketika ia sedang mengalami: Misalnya: "Wah kamu lagi senang ya.."
Menyebutkan emosi yang dirasakan oleh kita sebagai.bundanya
Ajak si kecil memperhatikan emosi orang lain
Bermain boneka dengan menyebutkan emosinya
Ajak si kecil menebak emosi yang ada di dalam gambar atau foto

Selain itu juga kedekatan ibu dan anak harus terus dijaga, kedekatan yang berkualitas tentu saja.  Jangan sampai kita ada di dekat anak, tetapi hati dan pikiran kita jauh melanglang buana. karena asyik bermedsoso ria misalnya.

Tahapan kemandirian anak juga ternyata ada indikator yang disesuaikan dengan usianya.  Memang betul ternyata untuk memiliki anak yang berkualitas, orangtuanya harus mempunyai pengetahuan dan terus belajar tentang parenting.  Dengan pengetahuan yang dimiliki orangtua, ia akan mampu mengoptimalkan tubuh kembang anak dengan baik.

Acara yang luar biasa, tentu saja orangtua yang hadir merasa beruntung bisa mengikuti acara ini, karena pengetahuan tentang keparentingannya bertambah.  Semoga saja bisa diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.  Semoga tulisan Mengembangkan Keterampilan Sosial Anak ini bermanfaat.




6 komentar :

  1. Terimakasih infonya mbak. Ternyata anak juga harus diperhatikan emosinya ya. Salam kenal mbak, blogwalking

    BalasHapus
  2. Seminar kayak gini nih yang paling nyenengin, ketemu temen - temen plus upgrade ilmu juga, alhamdulillah

    BalasHapus
  3. memang benar ya ketrampialn sosial anak perlu dikembangkan agar anak mampu beradaptasi di lingkungannya

    BalasHapus
  4. Wah thanks banget sharingnya, saya rasa kita memang harus terbiasa mengucapkan emosi, agar tidak banyak tanda tanya.. XD

    BalasHapus
  5. Makasih sharing infonya mbak, anak saya nih perlu mengembangkan ketramilan sosial dan pengendalian emsoinya

    BalasHapus
  6. Bagus ini acaranya, upgrade ilmu...

    BalasHapus

Terima kasih telah mampir dan silakan tinggalkan jejak ^_^