blog perempuan|blog kuliner|blog review|blog fashion|blogger bandung|blogger indonesia

26 Sep 2020

Raih Manfaat Membaca Buku dengan Aplikasi Let's Read

Aplikasi Lets Read!


Raih Manfaat Membaca Buku dengan Aplikasi Let's Read!  Semua orang tua dimana pun berada pasti selalu ingin memberikan yang terbaik untuk anak-anaknya.  Demikian pula dengan kami waktu itu, sebagai sepasang suami istri kami kompak saling mendukung mempersiapkan diri menjadi ibu dan ayah yang baik.

Salah satu yang kami lakukan saat itu adalah banyak membeli buku-buku parenting.  Suamiku sering mengantarku membeli buku-buku di sebuah toko buku besar di Bandung. Untungnya budaya membaca sudah terpartri dalam diri suamiku. Jadinya dengan senang hati beliau mengantarkanku belanja buku-buku parenting.  

Menciptakan Budaya Membaca (Terinspirasi Buku Membuat Anak Gila Membaca)


Salah satu buku yang kubaca waktu itu  adalah buku karya Mohammad Fauzil Adhim yang berjudul Membuat Anak Gila Membaca. Mendidik anak dengan budaya membaca pun saya mulai dengan semangat dari buku ini.  

Saya terinspirasi dengan buku itu, karena diingatkan juga bahwa ayat pertama yang diturunkan Allah SWT adalah perintah Iqra yang artinya membaca. Akhirnya saya pun berangan-angan untuk memiliki anak yang gila membaca.  Saya ingin budaya membaca menjadi kebiasaan dalam keluargaku.

Membanjiri Anak dengan Buku


Mulai saat itu saya membeli buku-buku bacaan anak, dan membaca buku dengan suara keras supaya terdengar oleh bayi yang waktu itu masih dalam rahim.  Setelah anak pertama ini lahir, saya pun mulai rutin membacakan buku-buku cerita anak.

Usia setahun mainan anak saya adalah buku-buku dari kain atau buku buku dengan kertas tebal atau dikenal dengan nama board book.  Beranjak sedikit besar kebanyakan mainannya selain lego block ya buku-buku yang ditumpuk-tumpuk menjadi menara, rel kereta api dan lain sebagainya.

Saya juga membeli buku-buku pop up, yang rutin saya bacakan dengan memainkan pop up itu dan dengan berbagai suara yang saya ubah semampunya.  Pokoknya dimirip-miripkan dengan tukang dongeng yang sering saya dengar waktu kecil.

Karena anak pertama, belum banyak kebutuhan lain, si sulung betul-betul saya banjiri dengan buku buku.  Dimana-mana saya simpan buku, kalau jalan-jalan ya ke toko buku... hahaha.  Kalau pergi mainan yang dibawa buku-buku kecil lucu yang saya beli per set.  Pokoknya tekad saya adalah menjadikan anak saya kutu buku.  Budaya membaca haruslah tertanam dalam jiwanya.

Alhasil, budaya membaca menjadi kebiasaan si sulung.  Setelah bisa membaca sendiri dia jadi sering ingin dibelikan buku.  Kalau belum dibelikan buku baru, buku yang sudah pernah dibaca, ia baca berulang.  Menurut pengakuannya dulu sih, dia pernah membaca buku yang sama sampai tujuh kali.

Berpetualang karena Hobi Membaca


Kecintaannya kepada membaca akhirnya membuat Kaka -demikian kami memanggilnya- memiliki banyak kosa kata, yang kemudian ia tuangkan dalam bentuk tulisan.  Tulisan pertamanya dimuat saat ia duduk di kelas dua sekolah dasar tanpa sepengetahuan kami, umi dan abinya.

Saya masih ingat teriakan gembiranya di malam hari menjelang tidur, mengabarkan tulisannya ada di koran terbesar di Jawa Barat waktu itu.  Kaka melihat versi onlinenya di internet, keesokan harinya kami membeli koran itu untuk kenang-kenangan.  Senang sekali rasanya, mengetahui kreativitas Kaka, yang tanpa sepengetahuan kami membuat tulisan dan mengirimkannya via email.

Padahal waktu itu belum genap delapan tahun usianya.  Budaya membaca ternyata membuat kreativitasnya semakin terasah.  Kaka menjadi senang berpetualang di internet dan banyak belajar sesuatu secara otodidak melalui internet.  Email yang dipakai buat mengirim karyanya ternyata ia buat sendiri dengan mengikuti panduan dari internet.

Alhamdulillah, manfaat membaca selain menjadi anak yang pintar dan berwawasan luas, senang berpetualang tapi juga membuatnya bisa menguasai berbagai keterampilan yang ia pelajari sendiri seperti corel draw dan photoshop.

Akhirnya kaka jadi penulis cilik, tulisannya menjadi buku-buku yang melahirkan cukup banyak royalti. Ada 9 buku yang berhasil kakak terbitkan baik antalogi maupun novel. Beberapa kali terpilih untuk mengikuti KPCI (Konfrensi Penulis Cilik Indonesia) di Jakarta dan juga acara Akademi Remaja Kreatif Indonesia (ARKI).

Buku karya karya kaka


Di acara ARKI dan KPCI ini pun kaka mendapat banyak pengalaman seru, berpetualang ke beberapa tempat yang belum pernah disinggahi sebelumnya. Oya karena buku-buku tulisannya juga lah kaka bisa beli buku-buku sendiri, baju bahkan karyawisata sekolahnya yang biayanya sampai enam digit juga dibayar sendiri.  Alhamdulillah…

Karena wawasannya luas sejak kecil kaka sudah ingin berpetualang ke negara lain.  Mungkin juga terinspirasi dari buku-buku yang dibacanya.  Kaka kemudian menempelkan peta dunia di kamarnya.  Ditandainya tempat-tempat yang ingin ditujunya.  Alhamdulillah ternyata satu demi satu negara yang ingin ditujunya mulai ditapaki.

Beasiswa kuliah di Turki membawanya menjelajah ke beberapa negara. Semua informasi ia cari sendiri di internet lho... Beberapa bulan lalu Kaka lulus pertukaran mahasiswa.  Alhamdulillah Februari nanti akan mulai kuliah di Belgia dan salah satu mata kuliahnya adalah Journeys to London. Kesempatan mengelilingi benua Eropa pun terbuka lebar di sana.

Petualangan sesungguhnya akan dimulai, mewujudkan impian Kaka untuk berpetualang seperti cerita-cerita yang pernah Kaka baca. Semoga saja rencana ini berjalan dengan lancar sesuai dengan rencana. Aamiin Allohumma Aamiin.



Ternyata banyak sekali manfaat membaca itu ya… :D

Jadi untuk para ibu muda dan calon ibu saya sarankan mulai sejak dini anak-anak diperkenalkan pada budaya membaca ini.  Tentu saja dengan membuatnya senang membaca tanpa dipaksa paksa.

Dari pengalaman mendidik si sulung menjadi kutu buku seperti sekarang ini saya ingin sedikit berbagi tips membuat anak senang membaca berdasarkan pengalaman yang pernah saya lakukan.

Tips Membuat Anak Senang Membaca


  • Rutin membaca dengan suara nyaring saat anak masih dalam kandungan
  • Rutin membacakan cerita dimulai sejak anak lahir ke bumi
  • Sejak dini perkenalkan pada buku-buku, sesuaikan dengan usianya, misalnya kalau masih setahun berilah buku yang terbuat dari kain, beranjak besar sedikit berilah anak-anak buku dari kertas tebal.
  • Simpan buku-buku di setiap ruangan. Jadi saat di rumah di ruang mana pun anak berada, ia melihat buku.
  • Sering membawa anak ke toko buku besar, hingga sejauh mata memandang, yang dilihatnya adalah buku-buku.
  • Simpan juga buku anak kita dalam rak khusus miliknya dengan display yang menarik dan mudah dijangkau.
  • Sering memberikan buku sebagai hadiah
  • Berlangganan majalah anak (sekarang bisa online)
  • Berilah contoh kepada anak, biarkan dia melihat orangtuanya sering melakukan aktivitas membaca
  • Bukalah taman bacaan, agar kebiasaan membaca buku menular pada anak-anak tetangga kita hingga ia memiliki teman yang senang membaca buku juga
  • Ajarilah anak mencintai buku dengan mengajari anak merawat buku-bukunya. Namun demikian tetap ajarkan kepada anak untuk berbagi, meminjamkan buku pada teman-temannya
  • Bawalah buku atau bacaan kemana pun kita pergi

Tips agar anak senang membaca berdasarkan pengalaman


Membaca Online


Saat sekarang ini teknologi yang semakin canggih.  Dunia digital sudah menjadi dunia kedua para penduduk bumi ini.  Didiklah anakmu sesuai zamannya… itu yang diingatkan sahabat Rasulullah SAW,  Sayidina Ali RA. Saat ini pun budaya membaca sedikit demi sedikit bergeser kepada budaya membaca online.

Buku-buku saat ini sedikit demi sedikit sudah tergantikan dengan ebook.  Apalagi koran dan majalah banyak yang sudah mulai gulung tikar sekarang. Kaka juga sekarang membacanya sedikit demi sedikit sudah beralih ke digital.  Ia berlangganan perpustakaan digital, toko buku online digital.




Berpetualang dengan Let's Read


Nah untuk anak-anak kita agar budaya membaca menjadi kebiasaan yang menyenangkan kita  bisa memperkenalkan aplikasi Let’s Read.  Sebuah aplikasi yang banyak dipilih para ibu sebagai teman membaca cerita karena semua koleksi di dalam aplikasi ini bergambar dan berwarna.

Let's Read ini merupakan perpustakaan digital buku cerita anak yang dipersembahkan oleh komunitas literasi dan The Asia foundation yang mempunyai misi membudayakan kegemaran membaca pada anak Indonesia sejak dini.

Asyiknya lagi Let's Read ini multibahasa lho, termasuk juga bahasa daerah.  Jadi jika kita ingin memperkenalkan bahasa lain bisa melalui Let's Read ini.  Misalnya kita ingin mengajarkan membaca dengan bahasa Inggris, kita tinggal centang bahasa Inggris saja sebelum memulai berpetualang dengan cerita-cerita menarik, nanti akan tampil cerita-cerita berbahasa Inggris.


Mengapa Kita Harus Menggunakan Aplikasi Let's Read ?


Ada beberapa hal yang membuat saya merekomendasikan para ibu untuk menggunakan Let's Read ini. Beberapa hal itu antara lain adalah:

  • Let's Read bisa digunakan gratis
  • Multi bahasa, termasuk ada bahasa ibu
  • Menarik, karena bergambar dan berwarna
  • Mengangkat cerita lokal masyarakat setempat
  • Bisa diunduh dan dicetak oleh para pengguna offline
  • Gambar dan teks berjenjang, disortir berdasarkan kesulitan membaca
  • Teks dan gambar bisa dibesarkan
  • Berlisensi Creative Common (CC) : buku-bukunya dapat diunduh, dibaca, bebas disebar luaskan asal bukan untuk kepentingan komersil.




Budaya membaca memang harus dimulai sejak dini, diperkenalkan dengan cara yang menarik hingga membaca menjadi suatu aktivitas yang menyenangkan bagi anak-anak kita semua. Di zaman digital ini kita dimudahkan dengan adanya aplikasi Let's Read ini. Yuk download aplikasi ini di sini dan nikmati keasyikan dan kemudahan menikmati berbagai bacaan menarik untuk anak.

Nah teman-teman tulisan berbagi pengalaman dari Cerita Ida yang berjudul Raih Manfaat Membaca Buku dengan Aplikasi Let's Read ini semoga bisa bermanfaat untuk kita semua dalam mewujudkan budaya membaca di lingkungan terdekat kita.… :D

26 komentar :

  1. Keeereeen pisan Teh Ida, semoga bangsa ini gemar membaca buku

    BalasHapus
  2. Keeereeen pisan Teh Ida, semoga bangsa ini gemar membaca buku

    BalasHapus
  3. Anakku termasuk hobby baca mbak, anak yg sering baca insha Allah wawasan lebih luas dan pintar. Paling tidak lebih banyak masukan kata-kata di kepalanya dan lebih ngerti banyak hal.

    BalasHapus
  4. Intinya, memang keterlibatan orang tua dalam membiasakan anak membaca itu penting ya Mbak Ida.

    BalasHapus
  5. Waktu masih kecil, orang tua saya sering banget beliin buku. Makanya, kebiasaan itu saya bawa setela menjadi orang tua. Suka membaca buku memnag banyak manfaatnya

    BalasHapus
  6. Keponakanku belum cinta banget sama baca. Tapi sedikit demi sedikit, aku beliin dia buku, ajak cerita sama ajak ke perpustakaan. Jadi minimal dia kenal lah

    BalasHapus
  7. anakku kurang euy minat bacanya :( padahal saya sudah coba memfasilitasi dia dengan banyak buku dan menemani dia membaca, sepertinya karena jarang lihat saya dan suami membaca kali ya

    BalasHapus
  8. Wah keren nih ada aplikasi yang bisa menumbuhkan minat baca anak. Let's Read ini menarik sekali, apalagi multibahasa juga ya, jadi bisa sekaligus belajar bahasa lain selain Indonesia, seperti bhs Inggris & bhs daerah.

    BalasHapus
  9. bagus nih aplikasinya untuk mendorong minat baca anak. bisa menjalin bonding dengan ortu juga

    BalasHapus
  10. Aplikasinya recommended sangaaatt!
    Karena memang semangat membaca harus ditularkan ortu, dan didukung dgn app yg cihuy.
    Asik asiiikk

    BalasHapus
  11. Wow..keren banget si Kakak! Sangat membanggakan kelg. Dan semua berawal dari hobi membaca ya.. Bener2 bukti bahwa buku adlh jendela dunia..

    BalasHapus
  12. wah keren aku baru tau ada apps ini. semoga semakin bisa mendorong minat baca nakanak yaa mbaaa.

    BalasHapus
  13. saya baru tau aplikasi ini, mau coba install juga ah. Sekarang emang lagi butuh banyak bacaan nih

    BalasHapus
  14. Enak banget ya sekarang banyak aplikasi gratis untuk membaca, mau install juga aplikasi ini

    BalasHapus
  15. waah aku baru tau nih sama lets read ini, jadi kepo deh pengen ngepoin jugaa heheh, jaman sekarang segala sesuatunya serba praktis dan mudah yaa hehehe

    BalasHapus
  16. Bagus ya aplikasi lets read ini baik untuk org tua maupun anak, sehingga anak bisa mendapatkan sisi positif lainnya dari pengunaan gawai selain melihat video di youtube

    BalasHapus
  17. Manfaat membaca ini banyak banget ya mbak, makanya sekarang digalakkan gerakan literasi nasional agar anak indonesia menjadi anak yang gemar membaca. salah satunya bisa dengan memakai aplikasi lets read ini yaa

    BalasHapus
  18. Wah makasih mba informasinya. Senangnya ada aplikasi yang insyaLalah membantu untuk literasi membaca semakin tinggi

    BalasHapus
  19. Aku dah download lets read mba. Semua cerita asyik dan seru. Aku jadi pengen nulis anak kalau baca di aplikasinya

    BalasHapus
  20. Tahu aplikasi Let's Read ini tuh ya dari review temanteman. Eh ternyata seru dan bagusbagus yaa bacaan di sana.

    BalasHapus
  21. oke banget ya mba sekarang banyak sekali aplikasi yang bisa kita pakai untuk menikmati bacaan bermutu

    BalasHapus
  22. AKu juga baca bukunya Ustadz Fauzil Adhim , teteh...
    Buku parentingnya selalu asik untuk dibaca.
    Dan menginspirasi.

    Yang pasti ingin anaknya membaca, harus orangtuanya yang membiasakan yaa, teh..
    Syukron teh Ida....diingatkan kembali.

    BalasHapus
  23. saat ini memang banyak sekali tersedia aplikasi yang memudahkan kita kita bisa membaca dan mengakses berbagai informasi yang menarik. Tinggal pilih bacaan tentang apa maka akan muncul, tinggal bagaimana kita bisa membudayakan diri kita menjadi gemar membaca.

    BalasHapus
  24. Banyak hal yg didapat saat membaca buku apalagi si kecil yg senang dengan bacaan. Saya juga download aplikasi ini mbak.

    BalasHapus
  25. Banyak banget ya manfaat membaca anak-anak pasti senang apalagi dibacakan buku cerita setiap malam aplikasi ini emang oke banget deh

    BalasHapus
  26. Keren banget Kak Azizah, berprestasi lewat tulisan yaa

    BalasHapus

Terima kasih telah mampir dan silakan tinggalkan jejak ^_^