blog perempuan|blog kuliner|blog review|blog fashion|blogger bandung|blogger indonesia

16 Feb 2021

Green Jobs untuk Masa Depanmu



Hati mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya itu teriris saat mendengar kisah gadis mungil Khaerunisa yang meninggal dunia di dalam gerobak sampah ayahnya.  Penyakit diare  berkelanjutan telah merenggut nyawa gadis kecil yang malang itu.  Miris, karena ia meninggal tanpa diobati.  Ayahnya yang seorang pemulung hanya memiliki pendapatan Rp10.000,00 sehari, tidak memiliki biaya untuk pengobatan gadis malang itu.


Yang Muda yang Mendunia Berkat Sampah

Kisah gadis mungil malang itu telah menginspirasi sang pemuda untuk mengembangkan gerakan klinik asuransi sampah.  Sebuah solusi inspiratif dihasilkannya, hingga dua permasalahan besar masyarakat yaitu sampah dan kesehatan berhasil ia reduksi.  

Masyarakat tinggal mengumpulkan sampah senilai Rp10.000 setiap bulannya sebagai balasannya mereka mendapat asuransi kesehatan untuk mendapat jaminan pelayanan kesehatan dan mendapatkan peningkatan kesehatan saat mereka sehat.  Sampah-sampah itu kemudian dikelola menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat.

Dialah Gamal Albinsaid, sampah telah membawanya jauh melangkah menembus batas lautan bahkan benua.  Tak kurang dari 50 penghargaan ia raih baik nasional maupun internasional. Salah satunya adalah sebagai satu-satunya orang Asia yang pernah mendapat penghargaan kehormatan HRH The Prince of Wales Sustainbality Entrepreneur Award dari Kerajaan Inggris yang diserahkan langsung oleh Pangeran Charles.

Gamal Albinsaid kini telah menjadi seorang dokter, inovator kesehatan, wirausahawan sosial, motivator yang telah berbicara di 17 negara juga inspirator kebanggaan Indonesia.  Sungguh sosok yang sangat menginspirasi.... Sebab sampah ia menjadi sosok yang muda yang mendunia.

Koaksi dan Diskusi Memahami Green Jobs dan Peluangnya di Indonesia

Sosok dr Gamal lah yang pertama berkelebat dalam bayangan saat saya mengikuti diskusi secara daring tentang "Memahami Green Jobs dan Peluangnya di Indonesia" yang diadakan oleh Koaksi beberapa waktu yang lalu.

Koaksi  merupakan sebuah organisasi nirlaba yang memiliki peran sebagai simpul jejaring dan simpul pembelajaran ide-ide inovatif untuk berkontribusi pada program-program pembangunan berkelanjutan di seluruh nusantara.  

Organisasi ini memberikan solusi dan aksi konkrit dalam rangka percepatan pengembangan energi terbarukan yang bekerja sama dengan multi-pihak seperti pemerintah, sektor swasta, lembaga riset dan pendidikan, organisasi masyarakat sipil, komunitas serta para penggerak muda.  Kelak sektor ini akan menjadi pendorong inisiatif perubahan di sektor-sektor lain seperti transportasi berkelanjutan dan pangan.

Sebuah acara diskusi yang menarik dan banyak memberi insight baru untuk para peserta.  Bagaimana tidak?  Kondisi pandemi covid-19 telah memporak-prandakan ekonomi sebab banyak orang yang kehilangan pekerjaan karena melambatnya sektor industri.  Tujuan acara ini memberi wawasan dan inspirasi tentang tren green jobs sebagai pilihan utama bagi generasi muda Indonesia.  

Pembahasan mengenai energi terbarukan menjadi isu yang sungguh menarik dalam diskusi ini.  Sektor industri terbarukan ini dianggap memiliki potensi yang sangat besar untuk mempercepat pemulihan ekonomi dan masalah sosial.  Pengembangan energi terbarukan di seluruh Indonesia akan mampu membuka banyak peluang pekerjaan dan pengembangan perekonomian yang sempat terpuruk karena pandemi.

Inovasi-inovasi seperti yang dilakukan dr Gamal inilah yang kini kita butuhkan.   Membuka peluang lapangan kerja baru yang berkontribusi dalam melestarikan alam.  Green Jobs yang sustain untuk menggantikan pekerjaan yang hilang.  Pekerjaan yang berdampak sosial lebih baik karena bersikap inklusif, dapat dikembangkan secara lokal, lebih sehat serta mengurangi tekanan buruk pada alam. 

Permasalahan Lingkungan di Indonesia

Terlebih lagi bila kita ingat bagaimana alam Indonesa yang mengalami banyak permasalahan, salah satunya adalah permasalahan tentang pengelolaan sampah. Indonesia menempati rangking kedua sebagai negara terbanyak memproduksi sampah plastik. 


Permasalahan lainnya adalah pencemaran udara, banjir, kerusakan hutan, abrasi, berkurangnya keberagaman hayati akibat kebakaran hutan, pemanasan global, tercemarnya air tanah, kurangnya daerah resapan air, rusaknya ekosistem laut, bangunan-bangunan liar dan kumuh dan lain sebagainya.

Banyaknya permasalahan lingkungan di Indonesia ini seharusnya membuat kita semua tergugah untuk lebih peduli kepada lingkungan ini.  Green Jobs menjadi sebuah solusi yang tepat terlebih untuk Indonesia karena merupakan negara yang memiliki banyak sumber energi seperti tenaga surya, air, angin, panas bumi, bioenergi dan lain sebagainya. 

Green Jobs dan Potensinya di Indonesia

Potensi green jobs di Indonesia semakin besar karena adanya kebijakan low carbon dalam program pembangunan.  Kebijakan ini mencakup 

  • Komitmen Indonesia untuk mengurangi emisi GHG menjadi 26-41% pada tahun 2025
  • Penetapan target untuk mencapai 23% energi terbarukan dalam campuran energi utama pada tahun 2025 dan 31% pada tahun 2050
  • Adanya pembangunan bekelanjutan sesuai dengan ketentuan SDG No 7 tentang akses energi modern.

Adanya komitmen dan kebijakan low carbon ini membuat pekerjaan green jobs dalam berbagai bidang akan semakin banyak tersedia.  Bidang-bidang itu antara lain adalah industri manufakur mulai dari hulu sampai ke hilir serta di bidang pertanian. 

Green Jobs merupakan istilah diberikan ILO untuk jenis pekerjaan yang terkait dengan agenda pembangunan berkelanjutan dan rendah emisi.  Bekerja sama dengan Kementrian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Kementrian Lingkungan Hidup serta Asosiasi Pengusaha, ILO membuat proyek Green Jobs di Asia.


Harapan yang ingin dicapai dari kerja sama ini adalah pengembangan koherensi kebijakan di tingkat nasional, dapat menghasilkan lapangan pekerjaan berwawasan lingkungan, pembangunan ramah lingkungan rendah karbon dan ketahanan iklim.

Beberapa Contoh Peluang Green Jobs

Secara luas green jobs adalah semua jenis pekerjaan yang berbasis pada pemanfaatan teknologi ramah lingkungan di berbagai sektor seperti industri jasa, keuangan kontruksi, manufaktur, infrastruktur, utilitas, teknologi informasi, transportasi dan lain sebagainya. 

Beberapa contoh green jobs di bawah ini mungkin bisa jadi inspirasi bagi kita untuk membuka peluang kerja di bidang green jobs ini.

Green Jobs:  Pemasangan Instalasi Listrik Energi Matahari

Dengan adanya kebijakan dan komitmen pemerintah ini maka lahirlah berbagai perusahaan yang mendukung komitmen kebijakan low carbon ini.  Misalnya saja  perusahaan klien digital marketing yang sedang suami saya tangani sebuah perusahaan instalasi pengganti listrik dengan energi matahari.  

Energi listrik yang sekarang masih kita gunakan masih berbentuk energi fosil yang menyebabkan dampak polusi dan pemanasan global karena menghasilkan emisi CO2.  Selain itu juga fosil diambil dari dalam bumi yang tentu saja lama kelamaan akan habis padahal proses untuk menciptakannya kembali membutuhkan waktu jutaan tahun lamanya.   

Dengan energi listrik tenaga matahari ini memberikan alternatif sumber energi yang bersih, ramah dan tidak berpolusi.  Dari perusahaan pemasangan instalasi listrik dengan energi matahari ini saja banyak peluang tenaga kerja tercipta.  Mulai dari bagian teknik instlasi, marketing, reseler, keuangan, manajemen sampai ke administrasi.  Apalagi kalau Indonesia sudah mampu memproduksi sendiri alat pengganti listrik tenaga matahari ini tentulah akan banyak menyerap tenaga kerja.

Green Jobs:  Perusahaan Alat Sensor Air Limbah Pabrik

Kini juga hadir perusahaan yang bergerak di bidang integrasi sistem berbasis teknologi sensor.  Perusahaan yang memberikan solusi kemudahan dalam melakukan integrasi sistem teknologi digital menjawab kebutuhan  akan hidup lebih baik.  Misalnya saja produk sensor terhadap kualitas air yang dipakai untuk merespon peraturan pemerintah terkait kualitas pembuangan limbah cair pabrik. Dimana pemerintah dapat memantau secara real time dan online kualitas limbah air tersebut.

Pupuk cair home industry Teh Hani  Sumber: Fesbuk Teh Hani

Green Jobs:  UMKM Pupuk Cair dari Sampah Organik

Berbagai inovasi bisa dilakukan asalkan kita memiliki kreativitas dan fokus terhadap green jobs ini.  Beberapa UMKM kini tercipta dari pengolahan sampah, seperti usaha yang dilakukan seorang teman, beliau ibu rumah tangga lulusan sebuah universitas di Prancis.  Karena mengalami pemutusan hubungan kerja akhirnya ia berwirausaha memproduksi pupuk cair yang ia buat dari sampah.

Dengan maraknya hobi menanam tanaman hias, usaha pengelolaan sampah menjadi pupuk cair ini berkembang dengan cukup pesat.  Hidupnya  menjadi lebih sejahtera dan juga yang lebih penting bermanfaat untuk sekitar karena bisa membuka lapangan kerja dan membantu permasalahan pengelolaan sampah yang terus menumpuk.

Green Jobs: Bio Gas

Dengan semakin berkurangnya cadangan minyak serta penghapusan subsidi BBM yang diterapkan pemerintah  menyebabkan harga minyak labil.  Pengembangan dan penyebaran teknologi energi non BBM yang ramah lingkungan pun sangat perlu dilakukan.  Terutama untuk keluarga miskin yang sangat terdampak dengan kenaikan BBM.  

Salah satu teknologi yang berhasil diciptakan adalah teknologi biogas.  Biogas ini dihasilkan dari pengolahan limbah rumah tangga dan buangan air sisa kotoran ternak.  Dengan bahan baku yang mudah didapat di sekitar kita biogas memiliki peluang yang besar untuk dikembangkan dan menjadi peluang usaha dan lapangan kerja.

Green Jobs:  Kampung Wisata Biopori

Kampung Glintung di Malang menjadi kampung yang cukup dikenal karena merupakan sebuah perkampungan yang unik.  Dulu kampung ini merupakan kampung yang selalu dilanda banjir kala musim hujan datang.  Berkat inovasi yang dilakukan sang Ketua RW yang didukung masyarakat sekitarnya kini kampung ini  bertransformasi menjadi kampung wisata biopori yang ramai dikunjungi oleh para wisatawan terutama wisatawan yang peduli dengan kelestarian lingkungan. 

Berawal dari inovasi sang Ketua RW yang memberi syarat warganya yang mengurusi keperluan administrasi seperti KTP, Surat Nikah dan lainnya. Setiap cap yang dibutuhkan dibayar dengan menanam dua pohon, bila warga tidak memiliki uang pihak RW menyediakan pohon itu dengan syarat warga harus merawatnya.   Gerakan yang  Ir H  Bambang Irianto -nama sang Ketua RW- lakukan dinamai Glintung Go Green (3G).


Sumber video net Tv
Tak hanya itu karena banjir terus melanda walaupun sudah dilakukan penghijauan maka dibuatlah gerakan menabung air.  Gerakan ini dilakukan dengan pembuatan sumur biopori dan sumur injeksi berukuran super jumbo dengan diameter satu meter dan kedalaman sepuluh meter.  Jalan kampung dibongkar dan dibuatlah biopori dan sumur injeksi.  Sejak itu banjir berkurang karena satu sumur injeksi bisa menampung 10.000 liter air setiap hujan turun.

Selain mencegah banjir keberadaan sumur injeksi ini juga mengatasi kekeringan di musim kemarau.  Biopori juga berfungsi sebagai tempat fermentasi pembusukan sampah organik menjadi pupuk kompos yang kemudian dibagikan kepada masyarakat setempat atau dijual.  Kini uang kas Kampung Glitung bisa mencapai Rp700 juta.  

Gerakan ini juga membuka lapangan kerja karena penduduk di sana menjadi petani tanaman hias dan tanaman sayuran yang dijual kepada para wisatawan yang datang.  

Masih banyak lagi hal lainnya yang bisa dilakukan,  peluang green jobs di Indonesia cukup besar mengingat kondisi negara kita yang kaya dengan sumber daya alam.  Hal paling utama adalah adanya kemauan, kegigihan, kreativitas, kejujuran  dan fokus terhadap bidang yang kita tekuni.

Selain itu juga dalam kehidupan keseharian kita banyak yang bisa kita lakukan untuk mendukung upaya kelestarian alam ini.  Dalam berbagai lini usaha green jobs bisa diterapkan asalkan berorientasi pada kelestarian lingkungan hidup.  Hal-hal yang bisa kita lakukan di dalam usaha kita atau kehidupan sehari-hari antara lain adalah:


  • Menghemat penggunaan listrik dalam kehidupan kita sehari-hari.  Misalnya saja dengan mencabut kabel dari colokan bila tidak digunakan.  Tidak menyalakan lampu di siang hari, memilih peralatan  atau perabotan rumah tangga yang ada label atau tanda hemat energi, memilih menggunakan lampu LED, tidur dalam keadaan lampu dimatikan dan masih banyak yang lainnya. Tentang ini saya pernah menulisnya di sini.
  • Tidak membuang sampah sembarangan, memilah sampah menjadi sampah organik dan non organik.
  • Membawa tumbler air minum bila berpergian, mengurangi konsumsi air dalam kemasan.
  • Membawa tas sendiri saat berbelanja.
  • Mendaur ulang barang yang sudah tidak bermanfaat.
  • Mengurangi penggunaan kertas.
  • Menghemat penggunaan air, memanfaatkan air tadah hujan untuk kegiatan mencuci kendaraan misalnya.
  • Menanam dan merawat tanaman di lingkungan sekitar kita.

Menanan tanaman di lingkungan sekitar kita sebagai salah satu bentuk kepedulian pada lingkungan

Masih banyak hal lain yang bisa kita lakukan prinsip utamanya adalah semua hal berorientasi untuk mendukung kelestarian alam minimal di lingkungan sekitar kita.  Negara kita memiliki bonus demografi sehingga generasi muda kita di usia kerja berjumlah sangat banyak, semoga saja mereka dapat menangkap dan mengembangkan peluang ini.

Itulah teman-teman tulisan Cerita Ida kali ini yang berjudul Green Jobs untuk Masa Depanmu semoga tulisan ini bermanfaat mengingatkan kita semua untuk lebih peduli lagi pada kelestarian lingkungan di sekitar kita.

47 komentar :

  1. aku malah baru tau teh tentang green jobs ini, tapi memang sudah waktunya kita lebih concern sama bumi kita biar anak cucu kita bisa menempati bumi yang sama indahnya dengan bumi yang kita rasakan dulu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya ya Mba... banyak juga yg baru tahu..sosialisasinya harus makin ditingkatkan sepertinya...

      Hapus
  2. aku sih mendukung banget dengan konsep green jobs ini mbak, meski baru aja tahu.
    tapi memang Indonesia parah banget sampahnya kok. Sedih rasanya belum ada perbaikan menyeluruh.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mba aku pun sedih, terlebih kalau inget Indonesia juara 2 produksi sampah plastik terbesar di dunia...

      Hapus
  3. Bersyukur adanya green jobs ini semoga diikuti oleh lainnya ya jadi biar lebih sadar lingkungan juga. Green jobs mengajarkan kita juga sih untuk tida egois karena memikirkan lingkungan juga.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya Mba karena kelestarian alam itu nanti buat kita juga dampaknya ya...

      Hapus
  4. Bersyukur ada green jobs ya mbak. Untuk wilayah Bali sendiri saat ini sudah mengurangi penggunaan kantong plastik di toko atau minimarket. Sayapun jadi terbiasa membawa kantong belanja sendiri dan membawa tumbler kemanapun pergi. Semoga kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian alam makin tinggi, dan bumi kita akan lestari dengan lingkungan yang sehat.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin .. semoga ya Mba, iya harus dimulai dari diri sendiri, mulai saat ini dan mulai dari yg kecil ya...

      Hapus
  5. Green Jobs bisa jadi peluang lapangan kerja baru yang lebih sehat dan ramah lingkungan ya d

    BalasHapus
    Balasan
    1. sepaham mbak.. membuka lapanagn kerja baru setelah pandemi.. selain memberikan manfaat bagi orang lain juga berkontribusi untuk lingkungan

      Hapus
  6. Sebenarnya masyarakat kita juga sudah banyak yg beralih ke pekerjaan yg lebih peduli lingkungan ya mbak, hanya saja masih blm terlalu masif dikampanyekan mengenai green jobs ini.. Semoga bisa terlaksana ya mba.

    BalasHapus
  7. masa depan akan membutuhkan banyak generasi yang aware dan paham dengan urgensi menyelamatkan bumi ya mba. Makin banyak pilihan green jobs yang kita miliki sekarang

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya betul mba... mengingat bumi sudah semakin tua dan rusak,namun tidak ada kata terlambat utk memulai...

      Hapus
  8. Pekerjaan yang peduli lingkungan semakin marak akhir-akhir ini. Semoga ke depannya makin banyak badan usaha yang go green dengan tetap memperhatikan kesejahteraan pekerjanya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin Allohumma Aamiin... semoga ya Mba..

      Hapus
  9. makin kesini lingkungan maki memburuk, kalau bukan kita siapa lagi yang akan peduli sama lingkungan? dan adanya green jobs ini bisa jadi salah satu solutif untuk memperbaiki lingkungan yang mulai rusaak inii huhuhu

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mba... kita semua harus berperan serta terus mensosialisasikannya juga ya...

      Hapus
  10. Keren banget bisa membuat solusi penanganan dan pengelolaan sampah, dengan istilah asuransi sampah.

    Gak pernah kebayang akan melakukan hal tersebut Mbak, sukses selalu semoga program asuransi sampahnya dapat dilihat dan di laksanakan oleh orang lain

    Sehingga bumi yang hijau dan langit biru dapat dinikmati oleh anak-anakd dari cucu-cucu kita nantinya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya dr Gamal inovasinya memang keren nih.. Aamiin Allohumma Aamiin..

      Hapus
  11. semenjak tahu mengenai greenjobs ini aku lebih banyak dapat inspirasi apa yang harus dikerjakan di masa depan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah ya Mba.. jadi banyak terinspirasi..yuks go green...:D

      Hapus
  12. Contoh banget untuk generasi muda yang idenya meletup-letup.
    Green Jobs bisa menjadi pilihan pekerjaan yang menjanjikan sekaligus mulia.

    BalasHapus
  13. Wah, bener banget greenjobs bisa mengarah kemana aja asal berorientasi terhadap menjaga lingkungan.

    BalasHapus
  14. Saya sudah pernah baca nih di blog lain, semoga green jobs semakin diminati oleh anak-anak generasi muda yang ingin mencari pekerjaan serta bermanfaat untuk memulihkan lingkungan menjadi lebih baik

    BalasHapus
  15. wah makin besar harapan semoga green jobs berkembang di indonesia, selain banyak manfaatnya juga bisa membantu perekonomian negera kita disegala golongan masyarakat ya

    BalasHapus
  16. klo byk org2 yg menyaadari pentingnya pelestarian lingkungan, mungkin green jobs akan banyak dikemudian hari.Anak-anak mudalah ya..

    BalasHapus
  17. Banyak peluang bagi para milenial untuk terjun dalam lapangan kerja Green Jobs, ayo gunakan kesempatan ini.

    BalasHapus
  18. green job tak hanya perusahaan yah. kitabyg dirumah pun harus bisa melakukan konsep hidup berkelanjutan dengan bertanggunh jawab atas sampah yg kita hasilkan

    BalasHapus
  19. Ternyata saya sudah menerapkan beberapa perilaku green jobs yang dituliskan di sini. Semisal bawa tumbler ke mana-mana, dan bawa tas belanja sendiri.

    BalasHapus
  20. Teh Ida juga mulai merintis green jobs tuh,

    menanam tanaman hias, membudidayakannya kemudian menjual

    semoga semakin banyak yang tertular semangat green jobsnya.

    Sukses dan berkah ya teh Ida

    BalasHapus
  21. Meski di rumah saja,meski tidak terlihat, kita semu bisa kok ikut mendukung program green jobs ini. Memilah dan mengolah sampah rumah aja dulu. Salah satunya...

    BalasHapus
  22. Semoga kedepannya Green Jobs makin umum ya, Mbak. Jadi bumi kita juga terselamatkan untuk anak cucu kita nanti. Miris banget sih melihat sampah plastik dimana-mana.

    BalasHapus
  23. pasti akan lebih menyenangkan jika Green Jobs ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh anak muda Indonesia ya mbak
    Sebab Green Jobs ini adalah pekerjaan yang layak dan juga membantu melestarikan lingkungan

    BalasHapus
  24. Dimulai dari hal terkecil dan kita lakukan sendiri ya Teh Ida, insyaallah keluarga mengikuti, lalu lingkungan sekitar. Dan yg utama adalah kita berbuat sekarang juga

    BalasHapus
  25. Saya baru tau kalau kampung gelinting jadi kampung wisata biopori, udah lama gak mudik ke kota Malang selama pandemi ini, jadi pengen kesana suatu saat nanti untuk melihat manfaat dari biopori yang sudah berhasil diterapkan di kampung ini

    BalasHapus
  26. eco design arsitec salah satu job yang diraih sama temanku mbak, jadi termasuk green jobs ya. dan dia sampai bisa direkrut ke belanda oh, artinya peluang green job ini besar bgt ya mbak ida

    BalasHapus
  27. Inisiatif pak RW di kampung Glintunf ini keren bangeeet Mba ida. Semoga makin banyak pemimpin daerah yg punya ide2 seperti itu ya. Dengan keadaan iklim yg semakin buruk, memang sudah saarnyabkits bergerak memperluas lingkup go green yaa. Semoga makin bnyk yg peduli pada green job ini

    BalasHapus
  28. Perlu ditiru nih konsep Kampung Wisata Biopori Glintung Malang, supaya bencana banjir bisa dikurangi.
    Salut sama komitmen pak RW yang bisa menggerakkan warga supaya dengan menanam pohon, membuat sumur biopori dan injeksi.

    Kudunya developer sekarang harus meniru konsep ini, supaya hunian bebas banjir.

    BalasHapus
  29. Saya mencoba untuk hidup green job. Awalnya cukup berat, ya maklum untuk berubah ke hal yang baik tentunya juga butuh proses ya teh. Harapannya progam baik ini lebih gencar lagi sampai ke seluruh masyarakat ya teh.

    BalasHapus
  30. We need more green jobs yaa for better world, jadi butuh banget nih anak muda yang inovatif dan orang-orang yang peduli sama lingkungan

    BalasHapus
  31. Cerita Ida sungguh menginspirasi. Ternyata banyak implementasi Green Jobs yang sudah dilakukan di Indonesia. Semoga saja bisa dilakukan secara berkelanjutan sehingga masa depan lingkungan Indonesia dapat lebih sehat!

    BalasHapus
  32. Semoga gerakan green jobs ini bisa membuat negara kita jauh jadi lebih bersih dan indah

    BalasHapus
  33. Aku baru tau prestasinya Gamal lho. Kok keren bgt ya Alloh. Semoga ada banyak pemuda Indonesia yg mengikuti jejaknya.

    BalasHapus
  34. Ih kereen ya :) semoga semua pemuda bisa ikut sadar akan issue lingkungan demi bumi yang sehat :)

    BalasHapus
  35. Nah ternyata ada banyak juga yaa peluang usaha dan kerja yg berkaitan dengan isu lingkungan ini. Semoga banyak anak muda millenial yang tertarik bekerja di bidang ini

    BalasHapus

Terima kasih telah mampir dan silakan tinggalkan jejak ^_^