Alhamdulillah, hari ini Cerita Ida bisa menulis tulisan yang berjudul "Menjadi Sebaik-baiknya Manusia ala Para Penggerak Ekonomi Sirkular Indonesia ". Sebuah tulisan yang saya harap memiliki manfaat yang banyak untuk diri saya dan siapa pun yang membacanya.
Ya siapa pun yang memahami makna hidup sebenarnya pasti menginginkan setiap waktunya, setiap karyanya memiliki manfaat yang banyak dan luas sehingga kelak akan menjadi pemberat timbangan kebaikan di yaumul hisab. Bukankah dalam sebuah hadist riwayat Ahmad, Rasulullah SAW bersabda, "Sebaik-baiknya manusia adalah yang paling banyak manfaatnya untuk orang lain ?"
Hadist yang terekam kuat dalam benak yang selalu mengingatkan untuk menjadi pribadi yang memiliki kepedulian yang tinggi pada lingkungan sekitar. Itulah yang dicontohkan Rasulullah SAW dalam hidupnya, dan seperti itulah seharusnya kita menjalani kehidupan ini. Menjauhkan diri dari sifat egois yang hanya sibuk dengan urusan diri sendiri.
Beberapa bulan tidak menulis karena kesibukan, kemudian tertarik menulis tulisan ini karena tulisan ini berkaitan dengan masalah persampahan yang menurut saya penting sekali untuk dibahas. Islam adalah agama yang mengajarkan tentang kebersihan bahkan Rasulullah SAW menyebutkan kebersihan adalah sebagian dari keimanan.
Dalam pandangan Islam pengelolaan sampah ini berkaitan dengan iman bahkan dengan akhlak serta peran kita manusia sebagai penjaga bumi. Masyarakat Indonesia mayoritas beragama Islam tetapi ironisnya menurut data kementerian Dalam Negeri Indonesia dan beberapa lembaga internasional Indonesia berada di peringkat kedua dunia untuk pencemaran sampah plastik di laut, dan peringkat kelima penghasil dan penyumbang volume sampah terbesar di dunia.
Saat nilai-nilai Islam dilaksanakan maka kita telah melakukan terbaik untuk bumi ini. Saat ajaran Islam dilaksanakan, Islam sudah sangat terbukti memiliki peran besar mengubah bangsa Arab yang tertinggal dan terpecah sebagai suku nomaden menjadi peradaban maju yang memimpin dunia dalam berbagai bidang seperti ilmu pengetahuan, sains serta tata kelola pemerintahan saat di era kejayaan Islam.
Sayangnya nilai-nilai Islam belum banyak kita terapkan. Tentang masalah persampahan ini saya pun belum optimal dalam pengelolaannya. Saya hanya melakukan pemisahan sampah organik dan an organik, memisahkan sampah plastik untuk diberikan ke pemulung serta sempat beberapa waktu mengelola sampah organik menjadi pupuk. Namun karena berbagai hal akhirnya pengelolaan sampah ini tidak bisa optimal.
Padahal permasalahan sampah di Indonesia itu berakal dari paradigma lama yaitu kumpul, angkut buang, minimnya pemilahan dari rumah tangga sampai over kapasitas di Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA).
Sempat berupaya melakukan edukasi melalui sebuah talkshow dengan menghadirkan pakar pengelolaan sampah di Kota Bandung saat menjadi Ketua Bidang Kajian Anak dan Perempuan sebuah lembaga dan mengundang seorang praktisi di live Instagram Cerita Ida dan beberapa kali menulis tentang permasalahan sampah di Indonesia. Hanya itu.
Sesungguhnya pengelolaan sampah yang tepat yang dimulai dengan pemilahan yang tepat di rumah dapat menjadi sumber ekonomi sirkular yang menghasilkan uang. Sampah organik dapat kita olah menjadi kompos atau pakan maggot. sementara itu sampah an organik diubah menjadi bahan daur ulang, kerajinan tangan atau dijual ke bank sampah.
Para Penggerak Ekonomi Sirkular Indonesia: Bank Sampah Induk Bersinar
Berbicara tentang Bank Sampah, saat ini ada juga orang-orang yang berjuang di ranah ini, sehingga memberi kebermanfaatan yang besar dan memberikan solusi pada permasalahan sampah di Indonesia. Itulah mengapa saya pun membuat judul tulisan ini "Menjadi Sebaik-baiknya Manusia ala Para Penggerak Ekonomi Sirkular Indonesia.
Ekonomi Sirkular Indonesia adalah sebuah model ekonomi yang bertujuan menghilangkan limbah dan polusi dengan cara menjaga produk dan materialnya selama mungkin bisa digunakan. Sebuah model yang menggunakan konsep mengubah sistem linear "ambil-buat-buang" menjadi siklus berkelanjutan melalui perbaikan, penggunaan ulang serta daur ulang.
Seperti misalnya Bank Sampah Induk Bersinar yang menargetkan pengembangan 1000 Bank Sampah Unit yang bertujuan mulia yaitu untuk mendukung ekonomi sirkular Indonesia. Yayasan Solusi Bersinar Indonesia (YBSI) bersama Bank Sampah Induk Bersinar merupakan organisasi sosial yang didirikan oleh Ibu Fifie Rahardja. Sejak tahun 2014 Bank Sampah Induk Bersinar ini terus bergerak dan berjuang mengembangkan pengelolaan sampah berbasis masyarakat.
Sekolah Menjadi Bagian Penting Gerakan
Bank Sampah Induk Bersinar berkembang menjadi salah satu jaringan pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang aktif melakukan edukasi, pendampingan, dan pemberdayaan warga. Sebagai bagian dari strategi jangka panjang Bank Sampah Induk Bersinar mulai memperluas program edukasi lingkungan ke sekolah-sekolah.
Melalui program ini para siswa diperkenalkan pada budaya memilah sampah, konsep ekonomi sirkular serta pentingnya menjaga lingkungan sejak usia dini. Dalam jangka panjang, sekolah-sekolah diharapkan dapat membentuk Bank Sampah Unit Sekolah sebagai pusat edukasi sekaligus contoh pengelolaan sampah untuk masyarakat sekitar.
Di pertengahan tahun 2026 telah bergabung sebanyak 547 Bank Sampah Unit (BSU), sementara target pengembangan adalah sebanyak 1000 BSU aktif. Diharapkan 1.000 BSU aktif ini menjadi jaringan kolaboratif aktif yang dapat memperkuat budaya memilah sampah sejak dari sumbernya sekaligus sebuah upaya untuk penguatan gerakan ekonomi sirkular berbasis masyarakat.
Living Laboratory Ekonomi Sirkular Indonesia
Program 1000 Bank Sampah Unit ini merupakan fondasi pembangunan Living Laboratory Ekonomi Sirkular Indonesia yang rencananya akan dikembangkan di kawasan Oxbow Kabupaten Bandung. Kawasan Oxbow ini dirancang sebagai sebuah model pemberdayaan masyarakat, tempat pengembangan ekonomi lokal dalam satu kawasan terpadu.
Mulai dari tempat pengelolaan sampah, pendidikan, lingkungan, ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat. Program ini menjadi salah satu program strategis YSBI dalam membangun model ekonomi sirkular yang dapat dipelajari dan direplikasi oleh berbagai daerah di Indonesia.
Master Plan kawasan ini akan menghadirkan fasilitas pengelolaan sampah terpadu mulai dari area penerimaan, penimbangan, pemilahan, penyimpanan hingga pengolahan sampah dengan menggunakan berbagai teknologi pendukung.
Kawasan ini juga akan dilengkapi dengan pusat edukasi, area demonstrasi, ruang kolaborasi, laboratorium, pembelajaran serta fasilitas yang juga dapat dimanfaatkan oleh pemerintah, perguruan tinggi, sekolah, dunia usaha, komunitas dan masyarakat umum. Masya Allah Keren ya konsep dan idenya....
Indari Mastuti ketua Yayasan Solusi Bersinar Indonesia mengungkapkan harapannya menjadikan Bank Sampah Induk Bersinar menjadi pusat perubahan. Sampah bukan lagi dipandang menjadi masalah, tetapi menjadi sumber daya yang mampu menggerakkan ekonomi, pendidikan, ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat.
YSBI meyakini persoalan lingkungan tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja. Sebab itu YSBI menginisiasi Pentahelix Indonesia Bersinar, yaitu sebuah gerakan kolaboratif yang mempertemukan unsur pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas dan media untuk bersama-sama membangun solusi nyata di bidang lingkungan pendidikan dan pemberdayaan masyarakat.
Ke depan YSBI juga membuka peluang bekerja sama dengan berbagai pihak yang memiliki visi yang sama dalam membangun Indonesia yang lebih bersih, sehat dan berkelanjutan. Sebuah gerakan yang merupakan bagian dari upaya membangun Ekonomi Sirkular Indoesia melalui Pentahelix Indonesia Bersinar.
Masya Allah ya teman-teman sebuah perjuangan yang luar biasa dalam upaya memberi kontribusi dan solusi dalam permasalahan sampah di Indonesia. Semoga perjuangannya menjadi amal jariah yang akan memberikan kebermanfaatan tidak saja di dunia tapi juga di akhirat kelak. Aamiin Allohumma Aamiin.
Semoga tulisan Cerita Ida kali ini yang berjudul Menjadi Sebaik-baiknya Manusia ala Para Penggerak Ekonomi Sirkular Indonesia ini bermanfaat ya teman-teman... Salam.

.png)



Tidak ada komentar :
Posting Komentar
Terima kasih telah mampir dan silakan tinggalkan jejak ^_^