blog perempuan|blog kuliner|blog review|blog fashion|blogger bandung|blogger indonesia

21 Okt 2019

Pesona Garut Sepanjang Masa


Pesona Garut Sepanjang Masa  Semenjak si tengah Fathya duduk di kelas satu SMA kami memiliki ritual baru, yaitu jadi sering pulang pergi Tasikmalaya.  Yup, ini karena Fathya memilih sekolah sambil mesantren di Tasikmalaya.   Seneng juga sih, jadinya bisa sambil nengok kakek dan neneknya anak-anak yang tinggal di Singaparna Tasikmalaya.


Garut, Sebuah Kenangan Masa Kecil


Etapi Cerita Ida kali ini bukan ingin bercerita tentang Tasikmalaya ya... tapi Cerita Ida kali ini ingin bercerita tentang suatu tempat yang biasa kami lewati saat pergi ke Tasikmalaya.  Suatu tempat yang biasa kami jadikan tempat rehat atau sholat shubuh bila pergi dini hari atau sholat maghrib dan isya bila pergi malam hari.  Tempat itu bernama Garut, sebuah nama yang begitu lekat dengan Ida kecil dulu.  Ya, leluhur kami dulu banyak yang tinggal di Garut, jadi waktu kecil sering mendengar kata Garut dan mendapat kiriman Jeruk Garut yang dari zaman dahulu sudah sangat terkenal.

Tidak menyangka kalau akhirnya kini setelah memiliki anak-anak beranjak remaja, akan kembali lekat dengan tempat bernama Garut ini,  Sepulang dari menengok Fathya kadang kami menyempatkan diri muter-muter di sekitar kota Garut, terkadang  bukan karena kesengajaan, karena kadang itu terjadi saat kami mencoba jalan baru atau malah lupa jalan.. hahaha.... Tapi kami sering menyengaja mampir di beberapa tempat kuliner Garut.  Selain belanja Dodol Garut atau kerupuk kulit kami juga terkadang mampir di Baso Aci Garut yang kini sudah mulai terkenal.


Baso Aci Garut


Julukan Kota Garut


Garut merupakan salah satu daerah tingkat dua di provinsi Jawa Barat yang terkenal dengan alamnya yang indah.  Selain itu juga Kota Garut terkenal dengan makanan dan kerajinan kulit dombanya.  Oya teman-teman, apa yang terbesit di benak teman-teman ketika mendengar kata Garut ? Domba Garut? Dodol Garut ? atau mungkin Kota Intan ?  Kalau ada pertanyaan tentang Kota Garut ini di kuis Famili 100  mungkin survey membuktikan tiga sebutan itu yang menduduki julukan teratas ya..? hahaha...Garut memang terkenal dengan dombanya yang khas dan memiliki kualitas yang bagus, domba yang berasal dari Limbangan Garut ini sudah sangat terkenal dan sudah tersebar ke berbagai daerah.

Julukan Kota Dodol juga banyak disematkan untuk Garut, karena memang banyak sekali yang menyukai dodol dari Garut ini karena rasanya yang khas berbeda dari dodol dari daerah lainnya.  Di sepanjang jalan Kota Garut terutama di jalan-jalan yang dijadikan  pintu gerbang menuju daerah lain di sekitar Kota Garut banyak sekali toko atau warung yang menjual Dodol Garut ini.

Belakangan Dodol Garut ini bertransformasi menghasilkan makanan baru yang juga menjadi terkenal dan menjadi makanan khas Garut. Mungkin juga karena rasanya yang memang enak ya ? hehe... Inovasi hasil kreativitas  Kiki Gumilar ini bernama Chocodot, merupakan paduan antara dodol Garut dengan coklat yang banyak dihasilkan kota ini.  Daerah Garut ini  ternyata cocok untuk budi daya tanaman coklat sehingga banyak penduduk Garut yang menanami lahannya dengan tanaman coklat.

Sedangkan julukan Kota Intan merupakan restu dari Presiden Soekarno saat berkunjung ke Garut sekitar tahun 1950 an.  Kota Intan juga dapat diartikan sebagai Kota Indah, Tertib. Aman dan Nyaman.  Julukan Kota Intan ini bukan tanpa alasan karena Kota Garut saat itu sangat bersih dan asri bahkan konon katanya termasuk kota terbersih di Indonesia.

Garut dan Pesona Alamnya


Garut memang terkenal dengan keindahan alam yang berpadu dengan kekayaan produk budaya masyarakatnya.  Garis pantai yang terpanjang di Jawa Barat melengkapi rangkaian pegunungannya.  Kota yang terletak sekitar 250 m dari Jakarta dan sekitar 64 km di sebelah tenggara Bandung ini berada pada ketinggian 0 m sampai dengan 2800 meter.

Garut berbatasan langsung dengan beberapa daerah, di sebelah Utara dengan Kabupaten Bandung dan Kabupaten Sumedang.  Di sebelah Timur dengan Kabupaten Tasikmalaya di sebelah selatan dengan Samudra Indonesia dan di sebelah Barat dengan Kabupaten Bandung dan Kabupaten Cianjur.

Letak geografis yang tidak terlalu jauh dari Kota Bandung serta kontur yang eksotis dilengkapi dengan udara yang sejuk dan bersih menjadikan Garut menjadi daerah yang memiliki banyak tempat wisata yang menarik.  Pada era 20 an Garut dikenal sebagai Swiss van Java karena pesona alamnya yang menyegarkan.

5 Tempat Wisata Terkenal di Garut


Ada banyak tempat wisata di Garut, kali ini saya akan membahas 5 tempat wisata terkenal di Garut, kelima tempat wisata itu adalah:


1. Tempat Pemandian Cipanas Garut


Tempat Pemandian Cipanas Garut, merupakan tempat yang nyaman untuk keluarga bersantai dan berendam air panas.  Lokasinya mudah dicari di daerah Tarogong Garut.  Berada di kaki Gunung Guntur yang memiliki beberapa sumber air panas yang kemudian dikelola dengan mendirikan beberapa pemandian air panas. Tempat pemandiannya banyak pilihan dengan berbagai varian harga tiket.  Kita bisa memilih yang sesuai dengan budget kita.

Selain di pemandian umum, kebanyakan hotel atau resort di daerah Cipanas Garut ini sudah dilengkapi dengan kolam renang air panas atau kolam rendam air panas bahkan dilengkapi juga dengan beragam permainan anak-anak.  Di beberapa tempat bahkan ada yang menawarkan beberapa kolam air panas dengan suhu yang berbeda-beda.

2. Kawasan Darajat Garut


Kawasan Darajat Garut merupakan sebuah objek wisata yang terletak di Desa Padawaas Kecamatan Pasirwangi Kabupaten Garut Jawa Barat.  Bagi yang ingin menikmati sensasi suasana indah dengan udara yang sejuk khas pegunungan tempat ini merupakan tempat yang cocok.  Akses menuju tempat ini pun cukup mudah bahkan bisa dilalui oleh bis besar karena memiliki jalan yang cukup baik walau menanjak dan agak sempit.  Dari Alun-Alun Garut menuju ke tempat ini membutuhkan waktu sekitar 60 menit dengan jarak sekitar 20 kilometer.

Kawah Darajat dan Darajar Pass, dua dari beberapa tempat wisata di Kawasan Darajat


Ada beberapa tempat wisata di Kawasan Darajat ini yang dilengkapi oleh fasilitas penginapan, fasilitas kolam renang air panas dan fasilitas bermain anak.  Sebelum ke tempat ini, sebaiknya kita mengetahui detail tiap tempatnya sehingga kita bisa memilih tempat wisata yang cocok dengan keinginan kita.  Tempat pemandian air panas di Kawasan Darajat buka 24 jam dengan harga tiket masuk mulai Rp 25.000,- per orang.

Kawasan Darajat Garut ini dikenal sebagai salah satu lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) di Jawa Barat.  Salah satu hasil panas bumi di sini adalah banyaknya sumber air panas alami.  Hal inilah yang kemudian dimanfaatkan sebagai salah satu daya tarik wisata wilayah Darajat Garut.  Berbeda dengan Pemandian Cipanas Garut, Kawasan Darajat ini terletak di dataran tinggi hingga udaranya lebih dingin dengan hembusan angin cukup kencang.  Di sini para wisatawan bisa menikmati pemandangan gunung sambil berendam air panas.

3. Candi Cangkuang


Candi Cangkuang merupakan salah satu tempat wisata yang terkenal di Garut.  Candi Cangkuang tepatnya terletak di Dukuh Pulo, Kelurahan Cangkuang, Kecamatan Leles Kabupaten Garut.  Komplek Candi Cangkuang ini terletak di tengah Situ Cangkuang.  Untuk mencapai candi ini kita bisa menggunakan jasa penyebrangan rakit yang dapat menampung banyak penumpang.



Candi Cangkuang yang diperkirakan dibangun pada abad ke 8 Masehi ini merupakan satu-satunya candi dengan corak Hindu yang ditemukan di Tatar Sunda. Uniknya di samping Candi Cangkuang terdapat makam kuno dari leluhur penduduk desa tersebut yang merupakan salah satu penyebar agama Islam di Jawa Barat yaitu makan Mbah Dalem Arif Muhammad.  Penduduk di sana beranggapan bahwa mereka merupakan keturunan langsung dari Mbah Dalem Arif Muhammad.

Selain menikmati keindahan alam sekitar Candi Cangkuang yang cukup asri, kita pun dapat berkunjung ke Kampung Adat Pulo yang terletak persis di pinggir Candi Cangkuang.  Konon katanya  penduduk Kampung Pulo ini dibatasi hanya beberapa orang saja.

4. Gunung Papandayan


Bagi mereka pecinta tracking ataupun mendaki gunung berwisata ke Gunung Papandayan di akhir pekan merupakan pilihan yang tepat. Topografi jalur pendakiannya sungguh bersahabat sehingga tidak terlalu melelahkan untuk yang terbiasa mendaki juga untuk para pendaki pemula.  Bahkan karena mudahnya anak-anak dan lansia juga bisa turut mendaki Gunung Papandayan ini.

Gunung Papandayan merupakan gunung api strato, terletak di Kecamatan Cisurupan Kabupaten Garut. Gunung yang terletk sekitar 70 km sebelah tenggara Kota Bandung ini memiliki ketinggian 2665 meter di atas permukaan laut.

Hutan Mati merupakan ciri khas keindahan Gunung Papandayan.  Hutan Mati ini terbentuk dari pohon - pohon cantigi yang sudah mati yang tersisa hanyalah batang-batang keringnya saja.  Pohon-pohon tandu ini ternyata memberikan keindahan tersendiri.  Letak Hutan Mati ini terletak di kawah utama Gunung Papandayan.  Hutan Mati juga menjadi spot paling favorit bagi para pendaki untuk berfoto ria.

Gunung Papandayan    Credit: Asri


Terdapat empat kawah menarik di Gunung Papandayan ini yaitu Kawah Mas, Kawah Baru, Kawah Nanglak dan Kawah Manuk.  Oya sisa letusan pada November 2002 di dinding Kawah Nanglak merupakan penampakan alam yang indah menawan lho...

Gunung Papandayan pun terkenal dengan Padang Edelweisnya.  Ada pesona  Edelweis seluas 35 hektar di Tegal Alun  yang terdapat di Puncak Papandayan.  Sayangnya arena ini merupakan kawasan terlarang didatangi dengan alasan keselamatan.  Memasuki kawasan ini harus memiliki surat izin masuk kawasan konservasi (SIMAKSI) dari BBKSDA Jawa Barat.  Tapi tak perlu khawatir kita masih bisa melihat Edelweis di antara Pondok Saladah dan Hutan Mati.

Pantai Santolo   Sumber: wikipedia

5. Pantai Santolo


Pantai Selatan di Kabupaten Garut selalu menjadi primadona bagi para wisatawan.  Banyak pantai yang bisa jadi tujuan para wisatawan di sini, akan tetapi Pantai Santolo masih merupakan pantai  yang menjadi tujuan utama para wisatawan datang ke pantai selatan ini.

Pantai Santolo terletak di Kecamatan Cikelet kurang lebih 88 km arah sebelah selatan pusat Kota Garut. Jarak tempuh dari pusat kota Garut ke pantai ini kurang lebih 3,5 jam.  Dari Kota Bandung lebih jauh lagi yaitu sekitar 150 km.

Pantai Santolo memiliki bentang pantai yang cukup panjang, dengan pasir putih kecoklatan yang halus dan masih sangat terjaga kebersihannya.  Suasana di pantai ini belum terlalu ramai karena belum banyak yang mengetahui keindahan Pantai Santolo.  Selain tempat wisata Pantai Santolo merupakan dermaga bagi para nelayan yang mengadu nasib di lautan lepas untuk mencari ikan.

Di Pantai Santolo kita bisa melihat kumpulan batu-batu besar, biota laut serta luasnya lautan biru.  Kita juga bisa menikmati ombak pantai selatan yang cukup menantang dengan menyewa perahu yang telah disediakan oleh para nelayan.

Selain itu juga kita dapat menikmati hidangan makanan laut yang segar dengan sajian yang sederhana.  Para wisatawan pun dapat bermalam di sekitar Pantai Santolo, karena di sini banyak tersedia penginapan yang dapat dipesan dengan harga sewa yang cukup terjangkau.

Itulah 5 Tempat Wisata Terkenal di Kota Garut, sungguh tempat wisata yang luar biasa bukan?  Mudah-mudahan suatu saat nanti bisa traveling ke tempat-tempat wisata di Garut ini ya...  Nah teman-teman cukup sekian ya tulisan Pesona Garut Sepanjang Masa ini.  Semoga bisa memberi insight baru tentang Kota Garut.


Sumber:
Wikipedia.id
Detik travel
Tipadvisor

3 komentar :

  1. Wah ternyata banyak banget wisata Garut yang menarik ya mbak. Jadi pengen main ke Garut dan menikmati wisata pemandian air panasnya nih.

    BalasHapus
  2. Baso aciiii, kangen rasanya :D

    BalasHapus
  3. wah aku juga sudah pernah ke garut beberapa kali menginap di cipanasnya. alamnya indah juga

    BalasHapus

Terima kasih telah mampir dan silakan tinggalkan jejak ^_^