**/ Cerita Ida : AJTCogTest Cara Tepat Mengenal Profil Kecerdasan Anak

blog perempuan|blog kuliner|blog review|blog fashion|blogger bandung|blogger indonesia

30 Apr 2019

AJTCogTest Cara Tepat Mengenal Profil Kecerdasan Anak

Kecerdasan Anak

AJTCogTest Cara Tepat Mengenal Profil Kecerdasan Anak   Memiliki lima anak sangat memberi pelajaran berharga untuk kehidupanku.  Memberikan bukti bahwa setiap anak itu unik, setiap anak adalah juara.  Belajar dari kehidupan masa lalu, dmana banyak teman-teman yang dulunya selalu juara di kelas ternyata tidak sesukses teman-teman yang di kelasnya biasa saja, bahkan anak yang dulunya di cap 'bodoh' bisa jauh lebih sukses.


Kecerdasan memang penting, tapi jauh lebih penting lagi adalah anak-anak enjpy dalam proses belajarnya.  Tidak setiap anak harus dipaksa pintar semua mata pelajaran, karena setiap anak memiliki kelebihan dan kekurangan.  Di sinilah orang tua dituntut untuk tahu dan mengenal potensi kecerdasan anak  yang dimiliki oleh anak-anaknya.  Meski semua anak cerdas tapi kecerdasan anak ternyata berbeda-beda.

Memaksa anak untuk bisa dan pintar di satu bidang yang ia lemah di dalamnya seperti memaksa burung harus bisa berenang dan ikan harus belajar terbang.  Prinsp saya lihat potensinya, kembangkan itu, optimalkan itu dan kelemahannya kita kubur saja lupakan karena dia punya potensi di bidang lain.  Jangan fokus pada kelemahannya karena itu akan membebani anak-anak kita, ingatlah selalu bahwa kecerdasan anak itu berbeda-beda.

Seperti si sulung Ka Azizah secara kognitif dia tergolong anak jenius dengan IQ di atas 140, tapi kenapa ia lemah di pelajaran kimia, di sinilah terlihat kecerdasan anak berbeda-beda.  Waktu masih di SMA saat pelajaran kimia ia selalu tertidur pulas di kelas.  Sampai guru kimianya pun hapal, untungnya beliau bijak tak pernah memarahi Kaka walau tidak memperhatikan pelajarannya.  Saat wisudaan sekolah guru kimianya malah ketawa dan meminta kaka untuk semangat belajar. 

Untungnya Kaka memiliki kemampuan membaca dan menulis yang menonjol, sehingga saya bisa lebih fokus di sana.  Alhamdullillah meski lemah di pelajaran kimia, itu tidak menjadikannya menjadi anak yang gagal dalam hidupnya.   Ketika kita fokus di kelebihannya akhirnya dia bisa menemukan branding dirinya.  Oh iya aku ini jago di sini, aku suka mengerjakannya akhirnya ia tahu mau jadi apa dia nantinya.  Kaka kini bisa kuliah di luar negeri dengan beasiswa full dan sesuai dengan passionnya, hingga bisa enjoy menjalaninya.  Alhamdulillah.  See.., kecerdasan anak berbeda-beda tidak usah jago di semua bidang.


Kecerdasan Anak

Lain si sulung lain pula dengan si bungsu Maghfira, saya agak kesulitan melihat kelebihannya.  Awalnya dia tidak suka matematika eh sekarang malah berubah menjadi suka nilainya pun beranjak naik terus alhamdulillah.  Saya jadi paham dengan guru yang berbeda anak bisa mendapatkan hasil yang berbeda.  Mengapa ?  Karena cara mengajar guru yang berbeda.  Saat anak tidak mampu dan tidak suka suatu pelajaran, hal itu terjadi karena cara mengajar guru tersebut tidak cocok dengan cara belajar si anak.  Saya jadi paham kenapa Kaka  yang secara kognitifnya bagus kok benci pelajaran Kimia.  Ini terjadi karena metode mengajar tidak cocok dengan cara belajar Kaka. Idealnya sih setiap pengajar harus tau tipe kecerdasan anak yang dia ajari.

Dari contoh kasus dua anak saya di atas, saya menarik kesimpulan bahwa sebagai orang tua kita harus memahami dan mengetahui apa kelebihan anak, di bidang apa kecerdasan anak kita.  Selain itu sebagai orang tua kita harus mengetahui cara belajar anak agar bisa optimal di dalam proses pembelajaran.  Jadi bisa tahu mengapa meski secara kognitif anak kita pintar misalnya tetapi kok susah memahami apa yang dia pelajari.

Kemampuan kognitif merupakan kemampuan cara berpikir seseorang berkaitan dengan proses pengolahan informasi di otak.  Kemampuan kognitif juga berarti kemampuan untuk mengembangkan kemampuan rasional atau akal yang terdiri dari beberapa tahapan yaitu: pengetahuan, pemahaman, penerapan, analisa sintesa dan evaluasi.

Susah kah? Ribet kah?  Untuk mengetahui kedua hal itu memang cukup sulit ya, apalagi kalau anak kita tidak memiliki kemampuan yang menonjol dan kita tipe ibu yang sibuk yang tidak bisa selalu memperhatikan anak setiap saat.  Tetapi tak perlu khawatir karena kini saya tau ada sebuah metode tes potensi kecerdasan anak yang keren namanya AJT CogTest.  Apa itu AJT CogTest, apakah AJT CogTest bisa menjawab dua hal di atas yang harus diketahui orang tua tentang anaknya?

Kecerdasan Anak

AJT CogTest merupakan alat test kecerdasan anak yang dipersembahkan oleh PT Melintas Cakrawala Indonesia (PT MCI).  Sebuah alat test yang dikembangkan sesuai dengan norma Indonesia. Terstandarisasi berdasarkan karakteristik bahasa serta budaya Indonesia. Wah asyik nih, Indonesia banget jadi bisa pas untuk anak-anak kita. Dengan rekomendasi hasil tes dari AJT CogTest orang tua akan lebih mudah mengarahkan dan mengembangkan potensi anak dan kecerdasan anak karena jadi tahu profil kecerdasan anak hingga sebagi orang tua bisa membantu dan memahami bagaimana mereka dapat belajar sebaik mungkin. 

AJT CogTest dirancang khusus untuk anak Indonesia yang berusia 5 tahun hingga 18 tahun, Test AJT CogTest ini merupakan hasil penelitian yang dilakukan oleh 250 psikolog Indonesia selama lebih dari 4 tahun terhadap hampir 5.000 siswa dari 6 propinsi di Pulau Jawa.  Landasan teori yang digunakan pun merupakan teori paling mutakhir dan komprehensif di dunia saat ini.

Berbeda dengan alat test kecerdasan anak lainnya atau yang sering kita kenal dengan tes IQ, AJTCogTest memberikan hasil yang komprehensif dari 8 bidang kecerdasan anak.  Dengan melakukan tes IQ menggunakan AJT CogTest diharapkan orang tua dan guru dapat memahami cara belajar yang terbaik untuk anak berdasar domain kognitif serta mengoptimalkan potensi yang dimiiki anak.

Memahami betul bahwa setiap anak memiliki profil kecerdasan anak dan potensi yang unik, peranan kita sebagai orang tua sangat penting untuk bisa mengidentifikasikan  potensi ini hingga bisa mengoptimalkan potensi yang dimiliki anak. Oya bagi yang penasaran dengan biaya AJT CogTest ini ternyata ada dua macam

Jenis paket Tes Kognitif AJT ada 2:
1. AJT CogTest Full Scale. Mengidentifikasi 8 kemampuan kognitif lengkap
yang menampilkan profil lengkap kekuatan dan kebutuhan belajar anak.

2. AJT CogTest Comprehensive. Diperuntukkan ketika seorang anak
memerlukan data lebih terperinci

AJT CogTest bisa menjadi solusi jitu untuk kita para orang tua dalam memahami dan mengetahui profil kecerdasan anak kita.  Dengan demikian kita bisa membantu dan memahami bagaimana anak kita belajar sebaik mungkin dan mengoptimalkan potensi yang dimiliki oleh anak kita.  Oleh karena itu #YukKenaliAnakKita dengan #AJTCogTest.

Oya untuk biayanya di AJT CogTest terdapat dua pilihan paket yaitu:

1. AJT CogTest Full Scale
Test ini dapat mengidentifikasikan 8 kemampuan kognitif lengkap yang menampilkan profil lengkap kekuatan dan kebutuhan belajar anak.  Biaya untuk AJT CogTest Full Scale adalah sebesar Rp 760.000,-

2. AJT CogTest Comprehensive
Test dini diperuntukan bagi anak yang memerlukan data lebih terperinci untuk adianalisis.  Psikolog akan memberi rekomendasi tambahan tes.  Untuk test ini biayanya sebesar Rp 1.200.000,-


Untuk informasi lebih lanjut teman-teman bisa mampir ke AJTCogTest di

Instagram   : @melintasrackrawalaid
Website      :  www.melintascakrawala.id
WhatsApp  :  087883258354

Ok cukup sekian dulu tulisan Cerita Ida yang berjudul AJTCogTest Cara Tepat Mengenal Profil Kecerdasan Anak ini ya teman-teman..... Semoga bermanfaat :)

60 komentar :

  1. Wah sebagai Ibu teh Ida banyak pengalaman ya tentang tumbuh kembang anak, sekarang gak ragu lagi karena ada tes ini yang memudahkan bimbingan untuk si kecil, tfs ya

    BalasHapus
  2. Wah Teh Azizah keren banget IQ Jenius dan toss aku juga dulu ga suka kimia hahaha pusing soalnya padahal dulu pengennya masuk tekim wkwkwk

    alhamdulilah ya teh tidak memaksakan anak jadi anak2 bisa menggali kelebihannya. MasyaAllah keren buat teh Ida dan anak2nya semoga sehat sll aamiin

    BalasHapus
  3. Baca cerita ka azizah, saya jd senyum2 sendiri, soalnya waktu sma saya jg suka tidur kalau pelajaran kimia, bahkan pernah dapat nilai ulangan kimia -1 ((minus)) hihihi...

    BalasHapus
  4. Pengen juga nih ikutan AJT CogTest buat Akmal yang sebentar lagi mau masuk SD

    BalasHapus
  5. Pernah baper sama si teteh yang melenceng dari perkiraan Walopun akhirnya bersyukur karena ternyata cocok dengan dia, jadinya parno sama si aa dan adik2nya. Kepengen deh ikutkan anak-anak tes ini. Biar bisa dimaksimalkan sejak sekarang.

    BalasHapus
  6. Noted teh, baru tahu ada alat AJT CogTest. Karena belum punya anak, bisa nih aku rekomendasiin ke temen-temenku yang ingin tau profil kognitif anak-anaknya.

    BalasHapus
  7. Pengen deh nanti tes Alfatih pakai AJT CogTest. Insha Allah jika umur 5 tahun

    BalasHapus
  8. Setiap anak punya keunikan sendiri2, tugas orangtua mengarahkan ya kak.

    BalasHapus
  9. Jadi inget saya dulu juga ga suka Matematika karena gaya guru ngajar yg terekam menyeramkan alhasil nilai mtk anjlok. Ternyata kesukaan pelajaran ngaruh banget dari guru ya teh.

    Wah test AJT Cogtest bagus yaa bisa tau kelebihan anak. Jadi pengen coba buat Aska 😍

    BalasHapus
  10. Keren sekali tulisan ini, Mbak ida.
    Setiap anak itu unik dan juara.

    Dan memang, Mbak. Saya mengalami sendiri. Banyak teman saya yang dulunya di kelas tidak menonjol, sekarang malah sukses. Bahkan dulu ada yang tidak lulus dan harus mengulang, malah sukses juga.

    BalasHapus
  11. Wah rekomen nih untuk mengenal kecerdasan anak.

    BalasHapus
  12. Kecerdasan biasanya sebanding Deng kesuksesan ya mba anak cerdas pasti sukses anak pintar belum tentu, karena cerdas lbih berkreasi

    BalasHapus
  13. Memiliki anak membuat teh ida hapal ya dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing anak, seneng deh anak-anak teh ida cerdas, iQ tinggi dan berprestasi

    BalasHapus
  14. Pas banget mba aku lagi cari tes untuk tahu kecerdasan anak. Dan kayaknya aku mau mencoba ah ajtcogtest ini :)

    BalasHapus
  15. masyaallah. berarti parameter tes IQ selama ini agak berat sebelah ya, mbak. karena menurutku kalau pelajaran kimia itu ya bakal mudah bagi anak jenius.

    BalasHapus
  16. Dengan AJT Cogtest orangtua pasti terbantu untuk mengetahui ke arah mana anak harus diarahkan sesuai potensi yang dimilikinya.

    BalasHapus
  17. Di zaman now mah enak ya segala ara alatnya. Keur baheula mah boro-boro. Ortulah yg harus jeli mencamati dan mencermati kira2 kemana arah bakat sang nuah hati. Cuvu2 bunda udah pada gede jadi langnsug aja keliatan kemana arah bakatnya.

    BalasHapus
  18. beda anak beda pintar, ini aku terapkan ke anakku sekarang, si sulung keliatan bgt dominan kinestetik sedangkan si tengah visuao anaknya

    BalasHapus
  19. Wah bagus ya, tes ini. Apakah bisa diakses di semua psikolog anak atau hanya pada lembaga tertentu / di kota tertentu?

    BalasHapus
  20. Sekarang ada berbagai cara ya untuk mengetahui kecenderungan kecerdasan anak, pastinya memudahkan orang tua untuk mengarahkan anak mengasah bakat dan minatnya

    BalasHapus
  21. Iya Teh, memang harus disesuaikan dengan minatnya yah Teh supaya anak gak mudah stres. Wah pengen nyoba juga nih test-nya buat Kayla dan Fathir biar ketahuan minat dan bakatnya nih.

    BalasHapus
  22. Ikut tes psikologi memang diperlukan untuk mengetahui potensi terbaik anak ya, Teh. Kita jadi bisa ngarahin ke potensi itu.

    BalasHapus
  23. Pingin banget daftarin anakku yg full scale, moga-moga bisa jadi panduanku dalam membimbing anakku sesuai minat dan bakatnya

    BalasHapus
  24. Jadi pengen nih anak saya di tes IQ nya, selama ini hanya mendengar saja tentang test IQ.

    BalasHapus
  25. Sejak lama saya sudah berniat mengikutkan Lintang untuk tes psikologi, tapi masih pilih2 tempat tes. Tulisan ini menambah referensi saya. Ada harganya pula. Makasih Teh ��

    BalasHapus
  26. 760000 juga kemungkinan udah cukup, ya. Kecuali ada rekomendasi dari psikolog untuk ikut tahapan lanjutan.

    BalasHapus
  27. Jadi pengen ikutin anakku tes ajtcog ini biar ketahuan minat dan bakatnya :)

    BalasHapus
  28. Seandainya bisa bawa anak ikut test ini ke Jakarta ya mbak, pengen banget si sulung saya ikut test ini. Semoga ada buka di Medan.

    BalasHapus
  29. Menarik ya. Biasanya pengukuran kecerdasan spesifik, hanya mengukur sedikit bagian dari kecerdasan anak .Tapi AJTCogtest ini mengukur pada 8 bidang kecerdasan, ya. Jadi penasaran apakah ada di Kota Makassar pelaksanaannya?

    BalasHapus
  30. Aku sering dengar mengenai tes tes kayak ini, tapi baru denger tentang AJT CogTest. Tes ini berlaku hingga anak usia berapa ya Mba. Kalo mau tes buat anak di atas 12 tahun masih bisa ya?

    BalasHapus
  31. Setiap anak unik ya teh. Yang satu manis banget yang satu ceriwis banget hahaha, anak2ku kalo itu

    BalasHapus
  32. Duuuhhh Dik Azizah kaya akuuuu hihihi.... IQ tinggi tapi bisa drop di mata pelajaran yang nggak disuka ya.... Semangaaat!

    BalasHapus
  33. Mba Ida aku pengen deh karna aku pikir metode belajar anak memang harus disesuaikan dengan dia condongnya kemana ya, mulai usia berapa bisa dites?

    BalasHapus
  34. Kita memang sering bingung ya kadang mengetahui potensi kecerdasan anak ini di bidang apa. Syukur kalau ada solusi dari AJT Cogtest ini. Yang membantu orang tua dalam memahami dan mengetahui profil kognitif anak kita. Dengan demikian ortu bisa memahami bagaimana anak kita belajar sebaik mungkin dan mengoptimalkan potensi yang dimiliki oleh anak kita.

    BalasHapus
  35. Iya teh anak2 gak perlu hebat di semua hal, yg penting dia ada yg disukai, kalau fokus insyaAllah jd potensi ya.
    Dengan tes kyk gini malah makin bikin ortu tau kelebihan anak di bidang apa jd bisa dibantu diarahkan fokus ke sana.

    BalasHapus
  36. Bener banget Mba, cara mengajar guru juga mempengaruhi banget loh pencapaian hasil belajar. Guru juga harus tau cara menyampaikan belajar dengan sistem tertentu agar anak didik memahaminya dengan benar.

    BalasHapus
  37. Makin high tech di semuanya ya, juga buat education, klo udah ada ini, anak2 indonesia semoga semakin gemilang

    BalasHapus
  38. Andaikan semua orangtua bisa menerima keadaan anaknya dengan sellow kaya teteh yaa...
    Damai dunia parenting.

    Aku termasuk orangtua yang mudah gupuh kalau anak belum mampu melakukan sesuatu seperti teman-temannya.
    Harusnya ikutan AJTCog Test yaa...agar lebih tenang dalam menyikapi gaya belajar anak hingga tipikalnya.

    BalasHapus
  39. Pas bnget, ananakku baru usia 5 tahun. Memang aku juga lagi cari metode untuk mengetahui tingkat kecerdasn anak.

    BalasHapus
  40. wah baru tahu klo ada banyak test untuk mengetahui profil kecerdasan anak. zamanku dulu belum ada test begini

    BalasHapus
  41. Belajar kalo nggak sesuai dengan minat itu emang bikin anak gamoang stress jadinya. Bakat aja bisa dikesampingkan tapi minat kayaknya harus deh

    BalasHapus
  42. Masya Allah, IQ si Sulung tinggi bangettt, Mbak. Dan benar, ngga ngebayangin anak ngga suka hitung2an tapi orang tua mengharuskan bisa. Tertekan pasti.

    BalasHapus
  43. ponakanku rata2 yang anak kedua beda banget sama anak pertama. anak pertama pinter2. tapi giliran anak kedua emaknya pada ngeluh sama anak kedua. emang sih masing anak punya kepintaran tersendiri. tapi ga bisa di paksakan harus pinter kaya anak pertama.

    kayanya boleh nih coba AJT Cogtest ini. biar emak bapaknya ga galau hadapi anaknya yang kurang pinter kaya anak pertama mereka.

    BalasHapus
  44. Setuju bgt anak yg enjoy belajarnya, sangat penting juga buat aku sebagai Ibu dan tugasku mencari tau cara yang tepat buatnya dengan melihat kelebuhan dan kelemahannya untuk kesuksesannya di masa depan

    BalasHapus
  45. Bener banget nih Mbak. Sebagai ibu kita harus tahu kelebihan anak2 agar bisa membantu dan mengarahkan mereka dalam mengembangkon potensi diri salam dirinya btw anak saya masih dibawah usia 5 tahun berarti belum bisa ya di test AjT Cogtest ini

    BalasHapus
  46. Bener banget nih Mbak. Sebagai ibu kita harus tahu kelebihan anak2 agar bisa membantu dan mengarahkan mereka dalam mengembangkan potensi diri dalam dirinya btw anak saya masih dibawah usia 5 tahun berarti belum bisa ya Mbak di test AjT Cogtest seperti ini.

    BalasHapus
  47. AJT Cogtest ini bermanfaat nih Bunda, karena keluarganya bisa tahu si anak seperti apa bakatnya

    BalasHapus
  48. wah thank you rekomendasinya! PR kita banget ya mba mengenal minat dan bakat anak biar mereka gak tersesat di dunia profesi yang gak mereka suka.

    BalasHapus
  49. Anak saya juga begitu mba ketika dapat guru yg tepat karena mengerti psikologi anak nilainya bagus tapi pas dpt guru yg mengajarnya gak asik nilainya anjlok

    BalasHapus
  50. Kakak Azizah pinternya Masya Allaaah, jenius ya. Aku jadi ingin tahu hasil tesnya Alfath kalau di tesy AJT Cogtest ini deh, supaya bisa lebih tahu kelebihan dan kekurangannya, dan bisa support di kelebihannya itu ya.

    BalasHapus
  51. Ikut test ini maksimal anak berapa taun ya kak.. aku tertarik

    BalasHapus
  52. Menariknya ketika ga perlu lagi bingung dengan melihat seberapa berbakatnya pada satu bidang, dengan AJT cogtest ini insya Allah solutif ya

    BalasHapus
  53. Setuju mba kita sebagai orang tua dituntut untuk tahu dan mengenal potensi kecerdasan yang dimiliki oleh anak-anak kita.

    BalasHapus
  54. Tutup mata dgn kelemahannya ya mba dgn cara bantu minimalisir disitu. Siap insya Allah.. makasih sharingnya mbaa.
    Tesnya jg menarik, aku pengiiin

    BalasHapus
  55. gak cuma test IQ ya kak ternyata test kognitif juga harus dilakukan, demi masa depan anak nih yaaa

    BalasHapus
  56. Aku tuh pengen banget ngikutin anak2ku tes ini teh. SUpaya bisa tau bakat dan potensi anak supaya gak keliru dalam mengarahkannya kelak :D

    BalasHapus
  57. Detail banget ya, harga sudah lengkap. Saya sendiri baru tahu tentang AJT CogTest. Bisa di rekomen untuk sodara juga. Keren, dan memang betul sih setiap anak punya keunikannya sendiri. Terlebih soal lebih suka mana soal pelajaran

    BalasHapus
  58. Wah lagi banyak dibicarakan nih AJCogTest mba. Btw memang penting ya mengenali bakat anak, utk dikembangkan dan jadi lahan prestasi anak

    BalasHapus
  59. Saya setuju dengan kalimat pembuka Mak Ida. Teringat Mamahku yg punya anak 6. Dulu Mamah sempat mewajibkan anak2nya harus rangking semua karena Mamah juga dulunya berprestasi di sekolah. Seiring waktu berjalan, Mamah sadar anak2nya ini beda2 minat dan bakatnya.

    BalasHapus
  60. Menarik nih, kita sebagai orangtua jadi tahu ya kecerdasan anak

    BalasHapus

Terima kasih telah mampir dan silakan tinggalkan jejak ^_^